Tren Pengasapan Vagina Dengan Ramuan Rempah, Amakankah? Dokter Boyke Ungkap Jawabannya

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Senin, 21 Maret 2022 | 19:30 WIB
Tren Pengasapan Vagina Dengan Ramuan Rempah, Amakankah? Dokter Boyke Ungkap Jawabannya
Ilustrasi vagina.

Suara.com -  Ratus atau pengasapan vagina merupakan salah satu jenis perawatan tradisional pada bagian intim. Biasanya perawatan dengan cara ratus ini tersedia di klinik kecantikan atau spa.

Lantas apakah ratus atau pengasarapan vagina ini aman? Dalam acara Tanya Dokter Richard, yang diunggah pada kanal YouTube dr. Richard Lee, MARS pada Minggu (27/2/2022), dr. Boyke Dina Nugaraha menjelasakan bahwa sudah ada jurnal penelitian mengenai penggunaan ratus dalam perawatan bagian intim manusia.

Bahan yang digunakan untuk perawatan dengan cara ratus atau pengasapan vagina ini dari hasil pembakaran ramuan berbagai rempah alami. Cara penggunaannya adalah dengan cara diasapkan langsung pada bagian organ intim dalam jangka waktu yang sudah ditentukan.

ilustrasi vagina. (Shutterstock)
ilustrasi vagina. (Shutterstock)

“Ada jurnalnya, di Swis atau di Prancis, mereka memang ada tempat – tempat seperti spa tapi memanggil dari Bali. Dipakai di mereka. Saya tanyakan itu, cukup mahal kan 600 euro sekali melakukan ratus. Saya tanyakan apa gunanya? Mereka sudah ada penelitiannya. Bahwa menggunakan ratus, asap mengasap daerah Miss V bisa meningkatkan imunitas dari Miss V tersebut,” katanya.

Dokter Boyke Dian Nugraha juga menambahkan bahwa, para ahli di Jerman dan Swis juga memperbolehkan penggunaan ratus untuk perawatan Miss V. 

Ia melanjutkan, pemakaian ratus ini juga bisa membuat Miss V harum yang dihasilkan dari kayu manis dan cendana. Namun, untuk manfaat yang lain – lain masih perlu dilakukan kajian ulang. Seperti ratus untuk mengencangkan dan menyempitkan vagina.

Lantas dr. Boyke Dian Nugraha menyarankan untuk menggunakan perawatan Hifu saat seorang perempuan ingin melalakukan perawatan pada bagian intimnya. Hifu sendiri adalah terapi kecantikan yang berfungsi untuk mengencangkan kulit dan mencegah munculnya keriput sebelum waktunya.

Dipercaya juga bahwa, terapi Hifu ini lebih aman dari laser. Terapi Hifu ini menggunakan alat, yang nantinya alatnya ini dimasukkan ke dalam bagian intim wanita. Saat berada di dalam, alat ini akan berputar dan mengeluarkan gelombang suara yang kemudian dindingnya itu akan terangsang kolagennya. Dalam beberapa lama daerahnya akan lebih mudah dan menyempit.

Selain menggunakan terapi Hifu, perawatan bagian intim wanita bisa menggunakan cara PRP atau Platelet Rich Plasma yaitu perawatan kulit yang menggunakan darah sendiri. Atau menggunakan hormon atau kolagen dalam memperbaiki bagian intim wanita.

Kontributor : Agung Kurniawan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Benarkah Rutin Berhubungan Seks Bikin Vagina Longgar? Ini Faktanya!

Benarkah Rutin Berhubungan Seks Bikin Vagina Longgar? Ini Faktanya!

Health | Senin, 14 Maret 2022 | 19:00 WIB

Jangan Diabaikan, Ini 5 Masalah Vagina yang Bisa Jadi Tanda Kondisi Kesehatan!

Jangan Diabaikan, Ini 5 Masalah Vagina yang Bisa Jadi Tanda Kondisi Kesehatan!

Health | Rabu, 09 Maret 2022 | 17:00 WIB

Penyebab Benjolan di Miss V dan Cara Mengatasinya

Penyebab Benjolan di Miss V dan Cara Mengatasinya

Health | Jum'at, 04 Maret 2022 | 17:45 WIB

Terkini

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 14:59 WIB

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 09:20 WIB

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB