Benarkah Rutin Berhubungan Seks Bikin Vagina Longgar? Ini Faktanya!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Senin, 14 Maret 2022 | 19:00 WIB
Benarkah Rutin Berhubungan Seks Bikin Vagina Longgar? Ini Faktanya!
Ilustrasi berhubungan seks, bercinta, masalah seksual (Unsplash/We-Vibe WOW Tech)

Suara.com - Otot-otot vagina perempuan itu sifatnya elastis, karena bisa merenggang dan kembali ke bentuk semula. Tapi, bukan berarti berhubungan seks terus-menerus bisa membuat vagina menjadi longgar. Hubungan seks tidak memberikan dampak jangka panjang pada ketegangan vagina.

Otot-otot dasar panggul yang mengelilingi vagina ini bisa melemah seiring waktu, yang bisa menyebabkan seseorang merasa vaginanya lebih longgar.

Otot dasar panggul yang lemah juga dapat menyebabkan masalah seperti inkontinensia, yang mengakibatkan kebocoran urine. Tapi, latihan dasar panggul dapat membantu memperkuat otot-otot vagina.

Selama seseorang merasakan gairah seksual, otot-otot vagina akan rileks dan ini memungkinkan hubungan seks penetrasi.

Ilustrasi berhubungan seks (Unsplash/Becca Tapert)
Ilustrasi berhubungan seks (Unsplash/Becca Tapert)

Setelah berhubungan seks, vagina kembali ke bentuk dan ketegangan yang biasa. Ada banyak mitos tentang efek penetrasi seks pada tubuh wanita. Tapi, tidak ada bukti bahwa seks menyebabkan kendurnya vagina dari waktu ke waktu.

Vagina memang lebih terbuka sebelum, selama dan setelah berhubungan seks. Karena, vagina ini mirip dengan kinerja mulut yang akan membuka atau merenggang ketika menguap atau makan, kemudian akan kembali ke bentuk semula.

Selaput dara adalah selaput tipis di sekitar vagina. Berhubungan seks penetrasi untuk pertama kalinya bisa meregangkan selaput dara, yang membuat vagina terasa lebih longgar.

Namun dilansir dari Medical News Today, melakukan posisi seks yang berbeda terkadang bisa mempengaruhi seberapa kencang atau kendurnya vagina Anda. Hal ini bisa meningkatkan kepuasan seksual Anda dan pasangan.

Jadi, berhubungan seks rutin tidak akan membuat vagina semakin longgar. Tapi, Anda juga perlu tahu bahwa tubuh memang akan berubah seiring waktu, seiring bertambahnya usia, penurunan dan penambahan berat badan, serta kondisi kesehatan.

Semua hal itu bisa mempengaruhi kehidupan seksual Anda. Hubungan seks mungkin akan terasa berbeda karena faktor-faktor tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selalu Alami Pendarahan setelah Berhubungan Seks, Apakah Perlu Khawatir?

Selalu Alami Pendarahan setelah Berhubungan Seks, Apakah Perlu Khawatir?

Health | Jum'at, 11 Maret 2022 | 18:04 WIB

Makin Menggairahkan, Coba Yuk Berhubungan Seks di Depan Kaca

Makin Menggairahkan, Coba Yuk Berhubungan Seks di Depan Kaca

Lifestyle | Jum'at, 11 Maret 2022 | 19:55 WIB

Jangan Diabaikan, Ini 5 Masalah Vagina yang Bisa Jadi Tanda Kondisi Kesehatan!

Jangan Diabaikan, Ini 5 Masalah Vagina yang Bisa Jadi Tanda Kondisi Kesehatan!

Health | Rabu, 09 Maret 2022 | 17:00 WIB

Terkini

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB