Mengenal Penyakit Tuberkulosis: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobati

Yasinta Rahmawati

Kamis, 24 Maret 2022 | 14:11 WIB
Mengenal Penyakit Tuberkulosis: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobati
Ilustrasi seorang batuk dan bersin sebagai gejala Tuberkulosis. (Foto oleh Edward Jenner dari Pexels)

Suara.com - Penyakit Tuberkulosis merupakan salah satu penyakit yang menular lewat infeksi bakteri. Penyakit yang juga dikenal dengan TB ini berbahaya, karena bisa menyerang banyak organ dalam. Untuk mengenalnya lebih jauh, mari simak penjelasan terkait tuberkulosis, gejala, penyebab, dan cara mengobatinya.

Gejala Tuberkulosis

Secara umum, penyakit akibat bakteri ini akan menunjukkan gejala dalam tempo beberapa minggu atau bahkan tahun setelah bakteri masuk ke dalam tubuh. Beberapa gejala tuberkulosis yang paling umum adalah sebagai berikut.

  • Penurunan nafsu makan yang signifikan
  • Menggigil
  • Keringat malam
  • Demam
  • Kelelahan terus menerus
  • Penurunan berat badan yang tidak disengaja
  • Nyeri di bagian dada
  • Batuk darah
  • Batuk yang dialami selama tiga minggu atau lebih

Meski gejala yang disebutkan banyak terkait pada paru-paru, namun tidak menutup kemungkinan untuk TB menginfeksi bagian lain di dalam tubuh. Ini mengapa penyakit tersebut wajib diwaspadai.

Ilustrasi batuk. [Envato/Wavebreakmedia]
Ilustrasi batuk. [Envato/Wavebreakmedia]

Apa Penyebabnya?

Sebenarnya bakteri yang masuk ke dalam tubuh umumnya bisa segera dinetralisir oleh daya tahan. Namun pada orang yang terkena TB, hal ini tidak terjadi.

TB bisa menular melalui droplet yang ada di udara. Beberapa penyebab utama selain penularan ini adalah sebagai berikut.

  • Daya tahan tubuh yang rendah
  • Penggunaan obat terlarang
  • Penggunaan tembakau
  • Kurangnya akses kesehatan yang memadai
  • Area yang ditinggali kurang ventilasi
  • Bepergian ke area yang rawan penyebaran TB

Dengan mengetahui penyebab ini, sangat diharapkan kewaspadaan bisa ditingkatkan sehingga risiko penularannya bisa benar-benar ditekan. Meski biasanya bisa ditangani dengan cukup mudah, namun saat sudah terlanjur menyebar efeknya bisa benar-benar fatal.

Pengobatan Penderita Tuberkulosis

baca juga

Sebenarnya pengobatan paling benar untuk penyakit ini adalah secara medis, dengan beberapa obat yang diresepkan oleh dokter setelah melakukan observasi mendalam. Durasi pengobatannya antara 6 bulan atau lebih, tergantung kondisi penderita TB itu sendiri.

Obat yang diresepkan juga umumnya memiliki beberapa efek samping dari ringan hingga sedang. Namun, pengobatan ini harus secara disiplin dilakukan untuk mencegah infeksi ulang bakteri penyebab TB.

Sedikit pengetahuan mengenai tuberkulosis, gejala, penyebab, dan cara pengobatannya di atas semoga bisa membantu Anda meningkatkan kewaspadaan pada penyakit ini. Semoga bermanfaat, dan selamat beraktivitas!

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Invasi Rusia ke Ukraina Menyulitkan Pengendalian Tuberkulosis, Terutama Jenis yang Resisten Obat

Invasi Rusia ke Ukraina Menyulitkan Pengendalian Tuberkulosis, Terutama Jenis yang Resisten Obat

Health | Kamis, 24 Maret 2022 | 13:50 WIB

Peringatan Hari Tuberkulosis Sedunia 24 Maret 2022 Mengambil Tema "Invest to End TB, Save Lives"

Peringatan Hari Tuberkulosis Sedunia 24 Maret 2022 Mengambil Tema "Invest to End TB, Save Lives"

Your Say | Kamis, 24 Maret 2022 | 11:30 WIB

World TB Day 2022, Upaya Eliminasi Kasus Tuberkulosis Indonesia Perlu Belajar dari Penanganan Covid-19

World TB Day 2022, Upaya Eliminasi Kasus Tuberkulosis Indonesia Perlu Belajar dari Penanganan Covid-19

Health | Rabu, 23 Maret 2022 | 17:53 WIB

Terkini

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB