Bukan Kopi, Asam Amino pada Daging Justru Tingkatkan Risiko Masalah Jantung!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Senin, 28 Maret 2022 | 14:47 WIB
Bukan Kopi, Asam Amino pada Daging Justru Tingkatkan Risiko Masalah Jantung!
Ilustrasi daging (pixabay) / tomwieden.

Suara.com - Tubuh membutuhkan asam amino sebagai bahan pembangun untuk membuat protein, enzim dan senyawa penting lainnya.

Tapi, data baru menunjukkan bahwa makan asam amino yang mengandung belerang, seperti yang ditemukan dalam daging dan susu bisa meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular.

Temuan studi mengenai asam amino ini dipresentasikan pada Konferensi Epidemiologi, Pencegahan, Gaya Hidup, dan Kesehatan Kardiometabolik American Heart Association.

Asam amino ini memang biasa ditemukan dalam makanan kaya protein. Tubuh membutuhkannya untuk membangun otot, memproduksi enzim, dan membuat atau memperbaiki DNA.

Asam amino tertentu juga merupakan kunci penting dalam struktur protein dan jalur pelipatan protein.

Ada 4 jenis asam amino, yakni metionin, sistein, homosistein, dan taurin yang memiliki unsur kimia disebut belerang di dalamnya.

Tubuh kita membutuhkan asam amino ini untuk alasan yang berbeda. Misalnya metionin, yang membantu mencegah gangguan pada rambut, kulit, dan kuku. Metionin ini juga bisa membantu melindungi hati dari efek racun yang terlalu banyak dalam asetaminofen.

Ilustrasi kesehatan jantung (Shutterstock).
Ilustrasi kesehatan jantung (Shutterstock).

Tapi dilansir dari Very Well Health, konsumsi asam amino yang mengandung sulfur mungkin memiliki beberapa risiko kesehatan.

Misalnya, homosistein telah dikaitkan dengan penyakit jantung. Tingkat homosistein yang tinggi juga dikaitkan dengan peningkatan risiko stroke.

baca juga

Meskipun demikian, belum banyak penelitian untuk melihat apakah konsumsi makanan dengan asam amino yang mengandung sulfur secara teratur memainkan peran langsung dalam risiko penyakit jantung dan kematian.

Sebagian besar asam amino yang mengandung sulfur adalah produk hewani. Jika Anda seorang pemakan daging dan Anda khawatir tentang kemungkinan efek kesehatannya, Anda tidak harus menghindarinya.

Michelle Routhenstein, ahli diet terdaftar kardiovaskular yang berbasis di New York, mengatakan orang menjadi terlalu fokus pada satu atau lain makronutrien ketika harus mengurangi risiko penyakit kardiovaskular mereka.

Menurut Routhenstein, yang benar-benar dibutuhkan adalah keseimbangan makronutrien. Ia merekomendasikan untuk memiliki jumlah yang tepat dan keragaman protein.

Anda juga harus menambahkan karbohidrat kompleks dan lemak sehat dalam jumlah tepat untuk memastikan nutrisi yang diperoleh cukup melindungi kesehatan jantung Anda.

Jika nda makan daging, Anda tidak harus berhenti. Routhenstein merekomendasikan untuk menambahkan protein sehat lainnya, seperti buncis, lentil, tahu, dan edamame.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dikira Sakit Maag, Ternyata Pria Ini Mengalami Serangan Jantung hingga Harus Dipasangi Stent

Dikira Sakit Maag, Ternyata Pria Ini Mengalami Serangan Jantung hingga Harus Dipasangi Stent

Health | Senin, 28 Maret 2022 | 08:00 WIB

5 Manfaat Susu Kurma yang Lezat dan Kaya Nutrisi, Cocok sebagai Penambah Energi saat Puasa

5 Manfaat Susu Kurma yang Lezat dan Kaya Nutrisi, Cocok sebagai Penambah Energi saat Puasa

Health | Minggu, 27 Maret 2022 | 13:59 WIB

Ahli Temukan Cara Deteksi Risiko Serangan Jantung dari Suara, Begini Penjelasannya

Ahli Temukan Cara Deteksi Risiko Serangan Jantung dari Suara, Begini Penjelasannya

Health | Kamis, 24 Maret 2022 | 21:35 WIB

Terkini

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB