Dipakai Rocky Gerung untuk Sindir Menteri Jokowi, Apa Arti Masokis?

Dany Garjito

Selasa, 29 Maret 2022 | 17:58 WIB
Dipakai Rocky Gerung untuk Sindir Menteri Jokowi, Apa Arti Masokis?
Ilustrasi seks kasar. (Shutterstock)

Suara.com - Istilah masokis atau sadomasokis belakangan masuk dalam pembicaraan di dunia perpolitikan. Pengamat politik Rocky Gerung membawa istilah kelainan kesehatan itu ketika mengkritik para menteri Kabinet Indonesia Baru yang tak tanggap dengan instruksi Presiden Joko Widodo. Dalam akun YouTube-nya yang tayang Jumat (25/3/2021), Rocky Gerung menyebut orang-orang di dalam kabinet menderita kelainan masokis, seolah merasa senang jika dimarahi bahkan “disiksa” Jokowi di depan umum.

Dia mencontohkan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin yang sudah kerap kali dipermalukan di hadapan publik. Selain itu, Rocky menyoroti Menteri BUMN Erick Thohir yang berulang kali disindir oleh Jokowi akibat kebijakannya. “Jadi saya menduga kabinet ini menderita kelainan masokis, senang diomelin di depan publik, bahkan disiksa oleh Pak Jokowi. Karena kita mestinya tahu, misalnya Menteri Kesehatan udah berapa kali tuh dijewer dan sebetulnya dipermalukan juga di depan publik, Erick Thohir juga udah disindir-sindir, dan demikian juga menteri yang lain,” katanya.

1. Arti Masokis

Masokis atau gangguan masokisme seksual adalah gangguan seksual psikiatrik. Perilaku ini melibatkan fantasi seksual dengan cara dipukul, diikat, dihina atau bentuk penderitaan lain. 

2. Penyebab Orang Menjadi Masokis

Sebenarnya, belum ada teori mengenai penyebab seseorang memiliki perilaku masokisme seksual yang bisa diterima. Namun, beberapa teori berusaha menjelaskan perihal paraphilias seksual secara umum.

Paraphilias terjadi ketika fantasi seksual yang tidak pantas dilarang, sehingga perilaku ini menjadi lebih kuat ketika mereka merasa ditekan.

Dalam kasus masokisme seksual, dilansir oleh Psychology Today, perilaku masokistik terkait erat dengan perilaku seksual.

Teori lain menunjukkan bahwa perilaku sadomasokistik adalah bentuk pelarian. Saat berfantasi, individu ini merasa baru dan berbeda.

baca juga

Teori yang berasal dari kamp psikoanalisis menunjukkan bahwa trauma masa kecil, seperti pelecehan seksual atau pengalaman masa kanak-kanak signifikan, nantinya bisa bermanifestasi dalam gangguan paraphilic.

3. Cara Menyembuhkan Masokis

Penanganan terhadap kelainan ini tak sederhana mengingat masokis merupakan kelainan mental. Penderita masokis harus menjalani serangkaian psikoterapi maupun mengonsumsi obat-obatan tertentu.

Perawatan untuk gangguan masokistik seksual biasanya melibatkan psikoterapi dan pengobatan. Tujuan psikoterapi untuk mengungkap perilaku yang menyebabkan stres.

Terapi kognitif meliputi restrukturisasi distorsi kognitif dan pelatihan empati. Restrukturisasi distorsi kognitif melibatkan keyakinan pasien untuk mengarahkan tindakannya melalui pikiran.

 Terapi perilaku kognitif juga bisa membantu seseorang mengelola dorongan seksual mereka dengan cara yang lebih sehat.

Strategi umum lainnya termasuk terapi keengganan dan pencitraan atau desentisasi teknik, yang mana ia membayangkan dirinya dalam situasi masokisme seksual lalu mengalami peristiwa negatif untuk mengurangi keinginannya.

Kontributor : Alan Aliarcham

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Suahasil Akui Defisit APBN 2026 Bisa Melebar ke 2,85% PDB, Ini Biang Keroknya

Suahasil Akui Defisit APBN 2026 Bisa Melebar ke 2,85% PDB, Ini Biang Keroknya

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 16:07 WIB

Aksi Haji Isam, What's The Next?

Aksi Haji Isam, What's The Next?

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 15:51 WIB

Jadi Menkeu Gantikan Purbaya, Suahasil Nazara Mundur dari Jabatan Komisaris PLN

Jadi Menkeu Gantikan Purbaya, Suahasil Nazara Mundur dari Jabatan Komisaris PLN

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 15:38 WIB

Eks Dirjen PHU Ungkap Pembagian Kuota Haji 50:50 Arahan Jokowi

Eks Dirjen PHU Ungkap Pembagian Kuota Haji 50:50 Arahan Jokowi

News | Kamis, 24 September 2026 | 13:37 WIB

Duet Destry-Suahasil Belum Ampuh, Rupiah Kembali Dekati Rp18.000

Duet Destry-Suahasil Belum Ampuh, Rupiah Kembali Dekati Rp18.000

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 13:05 WIB

Nvidia Siapkan Rp80,5 Triliun Beli Lahan di Batam, Buru Bisnis Data Center AI

Nvidia Siapkan Rp80,5 Triliun Beli Lahan di Batam, Buru Bisnis Data Center AI

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 11:37 WIB

Suahasil Siapkan Insentif Baru demi Terapkan Pajak Minimum Global

Suahasil Siapkan Insentif Baru demi Terapkan Pajak Minimum Global

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 19:53 WIB

Suahasil Klaim Coretax Bikin Mudah Bayar Pajak, Lapor SPT Tak Perlu Cari Bukti Potong

Suahasil Klaim Coretax Bikin Mudah Bayar Pajak, Lapor SPT Tak Perlu Cari Bukti Potong

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 19:31 WIB

Manufaktur Kembali Jadi Motor Ekonomi, Tapi Pengusaha Masih Tahan Investasi

Manufaktur Kembali Jadi Motor Ekonomi, Tapi Pengusaha Masih Tahan Investasi

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 19:00 WIB

Bukan Asal Potong Anggaran, Belanja Negara Era Suahasil Akan Tepat Sasaran

Bukan Asal Potong Anggaran, Belanja Negara Era Suahasil Akan Tepat Sasaran

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 18:33 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×