facebook

Rumah Lembap dan Berjamur Bisa Picu Masalah Pernapasan, NHS Jelaskan Penyebabnya!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni
Rumah Lembap dan Berjamur Bisa Picu Masalah Pernapasan, NHS Jelaskan Penyebabnya!
Ilustrasi rumah lembab dan berjamur. (Shutterstock)

NHS menemukan rumah lembap dan berjamur bisa memicu masalah pernapasan.

Suara.com - NHS mengatakan rumah yang lembap dan berjamur kemungkinan besar membuat Anda rentan mengalami masalah pernapasan, infeksi pernapasan, alergi atau asma.

Badan kesehatan itu mengatakan jamur bisa menghasilkan alergen, iritasi dan zat beracun. Tapi, ada beberapa cara untuk mengatasi rumah yang lembab dan berjamur, sehingga menurunkan risiko Anda mengalami masalah pernapasan.

NHS mengatakan bahwa menghirup atau menyentuh spora jamur dapat menyebabkan reaksi alergi, seperti bersin, pilek, mata merah, dan ruam kulit. Ia menambahkan jamur juga bisa menyebabkan serangan asma.

"Jamur dan lembap disebabkan oleh kelembaban yang berlebihan. Kelembapan pada bangunan dapat disebabkan oleh pipa bocor, naiknya kelembapan di basement atau lantai dasar, atau hujan yang merembes ke dalam karena kerusakan pada atap atau di sekitar bingkai jendela," kata NHS dikutip dari Express.

Baca Juga: Studi: Pemberian Tiga Dosis Vaksin Sinovac Cegah Dampak Terburuk Saat Gelombang Omicron di Hong Kong

Jika rumah Anda lembap dan berjamur, Anda perlu mencari tahu penyebabnya. Bila Anda sudah tahu penyebabnya, Anda bisa memperbaiki rumah tersebut atau melakukan langkah-langkah untuk membatasi kelembapan di udara.

Ilustrasi Tembok Rumah Lembap dan Berjamur. (Shutterstock)
Ilustrasi Rumah Lembap dan Berjamur. (Shutterstock)

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) mengatakan jamur akan tumbuh di tempat-tempat dengan banyak kelembapan, seperti di sekitar kebocoran di atap, jendela atau pipa.

"Jamur tumbuh dengan baik pada produk kertas, karton, ubin langit-langit, dan produk kayu. Jamur juga bisa tumbuh di debu, cat, wallpaper, insulasi, drywall, karpet, kain, dan pelapis," jelas CDC.

CDC mengatakan orang dengan alergi mungkin lebih sensitif terhadap jamur. Orang dengan penekanan kekebalan atau penyakit paru-paru yang mendasari lebih rentan terhadap infeksi jamur.

Shelter Charity mengatakan kondensasi adalah bentuk paling umum dari rumah yang lembap.

Baca Juga: Bakal Jadi Syarat Mudik, Cakupan Vaksinasi Booster di Bandung Barat Masih Rendah

"Hal itu muncul ketika kelebihan uap air di udara bersentuhan dengan permukaan yang dingin, seperti jendela atau dinding yang dingin. Hal ini bisa menyebabkan pertumbuhan jamur dan cenderung lebih buruk di musim dingin," jelasnya.

Kondisi ini bisa disebabkan oleh ventilasi dan isolasi yang buruk. Pusat Energi Berkelanjutan (CSE) mengatakan Anda harus membersihkannya dengan benar, bila Anda sudah memiliki jamur di dinding dan langit-langit.

NHS pun menyebutkan beberapa orang yang lebih sensitif terhadap rumah lembap dan berjamur, termasuk:

  1. Bayi dan anak-anak
  2. Orang tua
  3. Mereka yang memiliki masalah kulit, seperti eksim
  4. Mereka yang memiliki masalah pernapasan, seperti alergi dan asma
  5. Mereka yang memiliki sistem kekebalan yang lemah, seperti mereka yang menjalani kemoterapi

Komentar