Mungkinkah Seorang Teirnfeksi Covid-19 Ulang Dalam 30 Hari? Studi Paparkan Faktanya

Bimo Aria Fundrika Suara.Com
Senin, 18 April 2022 | 13:38 WIB
Mungkinkah Seorang Teirnfeksi Covid-19 Ulang Dalam 30 Hari? Studi Paparkan Faktanya
Ilustrasi virus corona. (Pixabay/Engin_Akyurt)

Suara.com - Kasus Covid-19 di Indonesia dan beberapa negara di dunia mulai menurut. Meski demikian, pertanyaan tentang pandemi tersebut masih belum surut.

Salah satu pertanyaan paling umum yang diajukan orang adalah tentang infeksi ulang atau reinfeksi. Masih banyak orang khawatir terkena Covid-19 lagi meski telah pernah teinfeksi dan disuntik vaksin Covid-19

Dilansir dari Times of India, infeksi ulang adalah ketika seseorang yang terinfeksi, sembuh, dan kemudian terinfeksi lagi. Infeksi ulang Covid-19 sangat mungkin terjadi. Banyak kasus infeksi ulang dilaporkan selama gelombang kedua dan ketiga infeksi.

Sesuai dengan studi penelitian, yang diterbitkan di Lancet, “Reinfeksi oleh SARS-CoV-2 dalam kondisi endemik kemungkinan akan terjadi antara 3 bulan dan 5.1 tahun setelah respons antibodi puncak, dengan rata-rata 16 bulan.”

Laporan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Mei 2021 juga menegaskan bahwa pada kebanyakan orang, respons imun tetap kuat dan protektif terhadap infeksi ulang setidaknya selama 6-8 bulan setelah infeksi.

Ilustrasi Virus Corona. (Pixabay)
Ilustrasi Virus Corona. (Pixabay)

Seperti diketahui, sekarang Omicron adalah jenis virus corona yang dominan, kemungkinan infeksi ulang cenderung lebih tinggi. Menurut sebuah studi Februari 2022 yang diterbitkan di Nature, "risiko infeksi ulang 16 kali lebih tinggi antara pertengahan Desember tahun lalu dan awal Januari tahun ini ketika Omicron mendominasi, daripada dalam 7 bulan menjelang Desember ketika Delta adalah varian dominan."

Studi ini memperhitungkan survei yang dilakukan oleh Badan Keamanan Kesehatan Inggris dan Kantor Statistik Nasional Inggris di Newport yang mempertimbangkan kemungkinan infeksi ulang jika empat bulan telah berlalu sejak sebelumnya.

Salah satu kemungkinan alasan mengapa infeksi ulang menjadi ancaman yang lebih besar pada gelombang ketiga adalah karena kemampuan virus untuk menghindari kekebalan.

Baca Juga: BPOM AS Izinkan Penggunaan Darurat Tes Napas Untuk Deteksi Covid-19: Lebih Mudah dan Akurat

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI