Menahan Pipis Berjam-jam Saat Mudik Lebaran 2022 dan Terjebak Macet, Berbahayakah?

Risna Halidi, Dini Afrianti Efendi

Minggu, 01 Mei 2022 | 14:42 WIB
Menahan Pipis Berjam-jam Saat Mudik Lebaran 2022 dan Terjebak Macet, Berbahayakah?
Ilustrasi Terkena Macet Mudik (pixabay/Carlovenson)

Suara.com - Menahan pipis atau buang air kecil saat perjalanan mudik lebaran 2022 bisa menjadi salah satu tantangan. Terlebih banyak pemudik yang terjebak kemacetan, dan sulit menemukan rest area.

Namun tidak perlu khawatir, Ketua Satgas Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Prof. Zubairi Djoerban mengatakan, sesekali menunda atau menahan pipis tidak akan mengancam kesehatan.

"Tapi akan jadi berbahaya ketika terlalu sering mengabaikan keinginan pipis dan menjadi kebiasaan," ujar Prof. Zubairi dalam cuitannya di Twitter, diunggah suara.com, Jumat (29/4/2022) lalu.

Guru Besar Spesialis Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) itu menyebut, masyarakat perlu berhati-hati saat harus menahan pipis lebih dari 10 jam, karena berisiko membuat susah buang air kecil di kemudian hari.

Ilustrasi buang air besar (Unsplash/Giorgio Trovato)
Ilustrasi buang air  (Unsplash/Giorgio Trovato)

"Anda mungkin akan mengalami retensi urine, yang berarti otot-otot di kandung kemih tidak dapat rileks dan jadi susah pipis," jelasnya.

Meski begitu, kasus retensi urine ini sangat jarang terjadi. Ini juga sangat bergantung seberapa sering seseorang minum, dan apa jenis minuman yang ia konsumsi.

Dokter yang berpraktik di RS Kramat 128 itu juga mengatakan menahan pipis tidak akan menyebabkan infeksi saluran kemih (ISK), selama tidak ada bakteri yang masuk ke saluran kemih.

"Namun, jika Anda sering tidak mengosongkan kandung kemih secara teratur, bakteri lebih mungkin untuk berkembang biak," tuturnya.

Selanjutnya, jika sudah menemukan lokasi atau toilet dan merasa buang air kecil sudah selesai. Sebaiknya jangan langsung pergi, tapi menunggu satu menit lebih dulu.

baca juga

"Lakukan perlahan dan tunggu sekitar satu menit lagi setelah merasakan sensasi selesai. Kemungkinan masih ada lebih banyak urine di kandung kemih dan pastikan semuanya keluar," jelasnya.

Sementara itu, idealnya seseorang harus mengosongkan kandung kemih secara teratur setiap tiga jam sekali, dan frekuensinya berkisar antara 8 hingga 10 kali per hari.

"Tiap orang bervariasi, karena berdasarkan seberapa banyak dan apa jenis minuman yang dikonsumsinya," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cerita Hamsanah Pedagang Kopi Keliling di Pelabuhan Merak, Kantongi Uang Hingga Rp7 Juta Saat Arus Mudik

Cerita Hamsanah Pedagang Kopi Keliling di Pelabuhan Merak, Kantongi Uang Hingga Rp7 Juta Saat Arus Mudik

Banten | Minggu, 01 Mei 2022 | 09:21 WIB

The Best 5 Oto: Toyota bZ4X Masuk Pasar ASEAN, Barang Bawaan Mudik di Mobil dan Motor, Elon Musk Jual Saham Tesla

The Best 5 Oto: Toyota bZ4X Masuk Pasar ASEAN, Barang Bawaan Mudik di Mobil dan Motor, Elon Musk Jual Saham Tesla

Otomotif | Minggu, 01 Mei 2022 | 09:00 WIB

Pemudik Tujuan Pare-pare Membludak, KSOP Samarinda Turunkan KM Queen Soya

Pemudik Tujuan Pare-pare Membludak, KSOP Samarinda Turunkan KM Queen Soya

Kaltim | Minggu, 01 Mei 2022 | 03:08 WIB

Terkini

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:03 WIB

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Bogor | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Jakarta | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:36 WIB

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere

Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere

Bali | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:09 WIB

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:59 WIB

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:40 WIB

×