Anak Petinju Muhammad Ali Ungkap Gejala Awal Penyakit Parkinson yang Dialami Mendiang Sang Ayah

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Selasa, 03 Mei 2022 | 15:39 WIB
Anak Petinju Muhammad Ali Ungkap Gejala Awal Penyakit Parkinson yang Dialami Mendiang Sang Ayah
Mendiang ikon tinju legendaris dunia, Muhammad Ali, di DC Amerika Serikat, 17 Desember 2001. [AFP/Mike Theiler]

Suara.com - Salah satu petinju paling terkenal di dunia, Muhammad Ali, meninggal dunia pada 2016 karena penyakit Parkinson. Mendiang didiagnosis penyakit tersebut saat berusia 42 tahun.

Namun putrinya, Maryum Ali, baru-baru ini mengungkap bahwa sebenarnya sanga ayah telah menunjukkan gejala awal penyakit Parkinson di tahun 1978, saat umur 36 tahun.

Maryum mengatakan bahwa tanda pada sang mendiang ayah adalah ucapan yang tidak jelas.

"Saya masih sangat kecil (pada saat itu). Saya ingat mendengar perbedaaan dalam ucapannya ketika melawan Lon Spinks," kata Maryum, dilansir Times of India.

Saat itu ia dan keluarganya percaya bahwa penyakit tersebut akan bertahan dalam jangka pendek. Sebab, saat itu hanya ada sedikit informasi dari penelitian.

Mike Tyson - Muhammad Ali [Youtube]
Mike Tyson - Muhammad Ali [Youtube]

"Banyak yang tidak diketahui tentang Parkinson saat itu. Sekarang, ada penelitian hebat. Orang tahu apa itu (Parkinson). Pengobatan hebat. Tapi saat itu dia (ayahnya) agak tidak tahu dan diberitahu bahwa menderita sindrom Parkinson," lanjutnya.

Mengenal Parkinson dan gejalanya

Penyakit Parkinson merupakan gangguan gerakan yang memengaruhi sistem saraf. Ini terjadi karena rendahnya kadar dopamin di otak.

Seiring perkembangan penyakit, penderita berisiko mengalami perubahan mental serta perilaku, masalah tidur, depresi, kesulitan memori, dan kelelahan.

Risiko terkena penyakit Parkinson meningkat seiring bertambahnya usia. Kondisi ini juga lebih sering terjadi pada pria dibanding wanita.

Beberapa faktor lingkungan, seperti paparan racun, dapat meningkatkan risiko terkena penyakit Parkinson.

Namun, gejalanya bisa berbeda pada tiap orang. Dimulai secara bertahap, terkadang awalnya terlihat dari tangan tremor atau getaran hanya di satu tangan.

Pada tahap awal Parkinson, lengan mungkin tidak berayun saat berjalan.

Bicara penderita juga menjadi tidak jelas dan mungkin memiliki masalah keseimbangan serta postur. Penderita juga bisa kesulitan menulis.

Ketika penyakit Parkinson berkembang, gejalanya menjadi luas dan meningkat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sebelum Viral Pawang Hujan MotoGP Mandalika, Pawang Hujan Banten Diundang Saat Pertandingan Tinju Muhammad Ali

Sebelum Viral Pawang Hujan MotoGP Mandalika, Pawang Hujan Banten Diundang Saat Pertandingan Tinju Muhammad Ali

Banten | Senin, 21 Maret 2022 | 16:05 WIB

Petinju Legendaris Muhammad Ali Sebut Punya Bodyguard, Sosoknya Bikin Warganet Baper

Petinju Legendaris Muhammad Ali Sebut Punya Bodyguard, Sosoknya Bikin Warganet Baper

Jawa Tengah | Kamis, 23 Desember 2021 | 10:40 WIB

Tinju ' Si Leher Beton' Mike Tyson  Pernah Membuat Muhammad Ali Ketakutan

Tinju ' Si Leher Beton' Mike Tyson Pernah Membuat Muhammad Ali Ketakutan

Bekaci | Senin, 15 November 2021 | 15:49 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB