Agar Hasil Lebih Akurat, Kapan Waktu yang Tepat untuk Lakukan Tes Kehamilan?

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 17 Mei 2022 | 19:00 WIB
Agar Hasil Lebih Akurat, Kapan Waktu yang Tepat untuk Lakukan Tes Kehamilan?
Ilustrasi tes kehamilan. (Shutterstock)

Suara.com - Tanda-tanda kehamilan termasuk terlambat menstruasi, payudara bengkak atau sakit kepala. Tapi, cara paling tepat untuk memastikan Anda hamil atau tidak dengan menggunakan tes kehamilan.

Meski begitu, Anda harus tahu bahwa janganlah melakukan tes kehamilan terlalu dini. Karena, melakukan tes kehamilan terlalu dini bisa memberikan hasil negatif palsu.

Sehingga, Anda perlu tahu waktu yang terbaik untuk melakukan tes kehamilan. Supaya Anda bisa mendapatkan hasil tes kehamilan yang lebih akurat.

Setelah melakukan hubungan seks, sel telur yang dibuahi akan berjalan ke dalam rahim dan menanamkan dirinya di dinding rahim.

Tapi, Anda perlu tahu bahwa kesuburan seorang wanita berubah selama siklusnya. Jendela masa subur atau ovulasi terjadi sekitar 1 minggu sampai 10 hari.

Ilustrasi test pack, tes kehamilan (shutterstock)
Ilustrasi test pack, tes kehamilan (shutterstock)

Berhubungan seks di luar jendela masa subur ini pastinya memiliki peluang hamil lebih rendah. Bila Anda tidak tahu jendela masa suburnya, Anda bisa menggunakan alat tes untuk mendeteksi jendela masa subur Anda.

Sekitar enam hari setelah pembuahan, sejumlah kecil hormon kehamilan yang disebut gonadotropin kronis manusia (hCG) akan mulai muncul dalam urine.

Gonadotropin kronis manusia adalah hormon yang dideteksi oleh alat tes kehamilan. Hormon ini biasanya memuncak beberapa minggu setelah pembuahan, tetapi tes kehamilan mungkin hanya mendeteksinya sejumlah kecil hormon tersebut.

Sehingga, Anda bisa melakukan tes kehamilan dari hari pertama terlambat menstruasi. Jika siklus menstruasi Anda tidak pasti, Anda bisa melakukan tes setidaknya 21 hari setelah berhubungan seks terakhir.

baca juga

"Beberapa tes kehamilan yang cukup sensitif bisa digunakan sebelum Anda telat menstruasi. Anda bisa melakukan tes kehamilan pada sampel urine kapan saja, tidak harus di pagi hari," kata NHS dikutip dari The Sun.

Meskipun Anda bisa mendapatkan hasil terbaik dengan melakukan tes kehamilan di pagi hari, karena urine lebih pekat. Tapi, Anda bisa melakukan tes kehamilan kapan saja.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Minum Ibuprofen dan Parasetamol saat Hamil Tingkatkan Risiko Bayi Lahir Prematur

Minum Ibuprofen dan Parasetamol saat Hamil Tingkatkan Risiko Bayi Lahir Prematur

Health | Selasa, 17 Mei 2022 | 08:30 WIB

Cara Perawatan Pasca Keguguran di Rumah, dari Minum Obat Pereda Nyeri hingga Hindari Berhubungan Seks

Cara Perawatan Pasca Keguguran di Rumah, dari Minum Obat Pereda Nyeri hingga Hindari Berhubungan Seks

Health | Sabtu, 14 Mei 2022 | 16:19 WIB

Ibu Hamil Harus Tahu, Kondisi Silent Killer Ini Bisa Sebabkan Komplikasi Kehamilan

Ibu Hamil Harus Tahu, Kondisi Silent Killer Ini Bisa Sebabkan Komplikasi Kehamilan

Health | Jum'at, 13 Mei 2022 | 11:09 WIB

Terkini

Dukung Lingkungan Bersih, BRI Serahkan Bantuan Truk Sampah ke Kodam IX/Udayana

Dukung Lingkungan Bersih, BRI Serahkan Bantuan Truk Sampah ke Kodam IX/Udayana

Bri | Kamis, 30 Juli 2026 | 07:48 WIB

BPDP Ungkap 41% Industri Sawit Nasional Dikelola Rakyat Langsung, Serap 16,5 Juta Tenaga Kerja

BPDP Ungkap 41% Industri Sawit Nasional Dikelola Rakyat Langsung, Serap 16,5 Juta Tenaga Kerja

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 07:48 WIB

Perkuat Ekosistem Mode Nasional, BTN Dorong Pertumbuhan Sektor Kreatif Lewat IFW 2026

Perkuat Ekosistem Mode Nasional, BTN Dorong Pertumbuhan Sektor Kreatif Lewat IFW 2026

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 07:46 WIB

Dari Ibu Penyayang ke Pembunuh Berdarah Dingin: Lindsay Clancy Habisi 3 Anak Kandung

Dari Ibu Penyayang ke Pembunuh Berdarah Dingin: Lindsay Clancy Habisi 3 Anak Kandung

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 07:44 WIB

Sawit RI Kerap Dihantam Black Campaign, Dianggap Ancaman Bisnis Global

Sawit RI Kerap Dihantam Black Campaign, Dianggap Ancaman Bisnis Global

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 07:44 WIB

Maraknya PHK di Emiten, Perusahaan Wajib Transparan ke Investor

Maraknya PHK di Emiten, Perusahaan Wajib Transparan ke Investor

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 07:42 WIB

Fujifilm Rilis Varian Baru Instax Mini 99 ke RI, Kamera Analog Premium Harga Rp 3,6 Juta

Fujifilm Rilis Varian Baru Instax Mini 99 ke RI, Kamera Analog Premium Harga Rp 3,6 Juta

Tekno | Kamis, 30 Juli 2026 | 07:39 WIB

Ramalan 12 Shio Hari ini 30 Juli 2026: Shio Ayam Paling Hoki, Babi Harus Waspada

Ramalan 12 Shio Hari ini 30 Juli 2026: Shio Ayam Paling Hoki, Babi Harus Waspada

Lifestyle | Kamis, 30 Juli 2026 | 07:37 WIB

Inovasi di TPA Supit Urang: Saat Sampah Plastik Malang Disulap Jadi Solar Pembakar Mesin

Inovasi di TPA Supit Urang: Saat Sampah Plastik Malang Disulap Jadi Solar Pembakar Mesin

Malang | Kamis, 30 Juli 2026 | 07:35 WIB

Mengenal 6 Jenis Tekstur Sunscreen dan Fungsinya, Ini Panduan agar Tak Salah Pilih

Mengenal 6 Jenis Tekstur Sunscreen dan Fungsinya, Ini Panduan agar Tak Salah Pilih

Lifestyle | Kamis, 30 Juli 2026 | 07:35 WIB

×