Tak Selalu Buruk, Pikiran Cemas Bisa Dimanfaatkan dan Diubah Menjadi Motivasi

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Rabu, 18 Mei 2022 | 13:10 WIB
Tak Selalu Buruk, Pikiran Cemas Bisa Dimanfaatkan dan Diubah Menjadi Motivasi
Ilustrasi cemas (unsplash)

Suara.com - Semua pasti berusaha menekan atau mengabaikan pikiran cemas. Padahal hal itu bisa lebih berbahaya. Terkadang, menerima pikiran kecemasan tersebut berguna dan pikiran tersebut dapat dimanfaatkan sebagai sebuah motivasi.

"Dalam dosis kecil, kecemasan sebenarnya bisa membuat kita lebih kreatif. Ini meningkatkan motivasi kita," kata psikiater Sue Varma.

Menurutnya, trik pertama adalah mengenali kapan kecemasan itu produktif dan tidak produktif.

"Kecemasan yang berguna mendorong kita maju. Itulah yang kita sebut produktif. Kecemasan yang tidak dapat digunakan disebut tidak produktif," sambungnya, dilansir Today.

Cara Membuat Pikiran Cemas Bermanfaat

Masih ada 'alat' untuk membantu berdamai dengan kecemasan dan menggunakannya untuk keuntungan Anda. Bagaimana?

1. Coba menulis 'jurnal kekhawatiran'

"Luangkan 10 menit sehari untuk mengkhawatirkan semua yang Anda bisa, dan ungkapkan di atas kertas," kata Varma.

Ketika melakukannya, Anda mungkin akan menyadari bahwa sebagian besar hal yang dikhawatirkan tidak benar-benar terjadi.

baca juga
Ilustrasi seseorang yang sedang mengalami kecemasan.(Unsplash.com)
Ilustrasi seseorang yang sedang mengalami kecemasan.(Unsplash.com)

2. Buat daftar tindakan

Ini adalah daftar rencana untuk mengatasi kecemasan yang sebenarnya dapat dikendalikan.

"Misalnya, 'Siapa yang harus saya hubungi? Siapa yang akan membantu saya? Apa saja kemungkinannya?'" kata Varma.

Dari situ, pilih orang yang dapat membantu Anda membuat keputusan terbaik.

3. Menyimpan pikiran negatif dalam sebuah 'ruang'

Simpan pikiran negatif dan kekhawatiran yang terus datang kembali, termasuk kemungkinan terburuk.

Tetapi, simpan juga pikiran skenario terbaik dan apa yang paling mungkin terjadi dalam 'ruang' yang sama.

"Memikirkan kemungkinan-kemungkinan lain ini dapat membantu Anda keluar dari siklus pikiran negatif," imbuh Varma.

4. Menerima bahwa Anda tidak punya kendali

Dalam banyak situasi yang memicu kecemasan, ada langkah-langkah produktif yang dapat Anda ambil untuk membantu memecahkan masalah dan mengurangi sebagian dari kecemasan itu.

Tetapi dalam situasi di mana Anda telah melakukan semua yang Anda bisa tetapi tidak memiliki kendali sama sekali, ini saatnya untuk menyadari bahwa itu bukanlah masalah yang harus dipecahkan.

"Ini adalah kebenaran yang harus diterima," tandas Varma.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengenal Agoraphobia, Salah Satu Gangguan Kecemasan

Mengenal Agoraphobia, Salah Satu Gangguan Kecemasan

Your Say | Rabu, 18 Mei 2022 | 09:39 WIB

Awas! Orang dengan Kecemasan dan Depresi Berisiko Terkena Penyakit Kronis

Awas! Orang dengan Kecemasan dan Depresi Berisiko Terkena Penyakit Kronis

Surakarta | Senin, 16 Mei 2022 | 06:00 WIB

Studi: Risiko Penyakit Kronis Ancam Orang dengan Kecemasan dan Depresi

Studi: Risiko Penyakit Kronis Ancam Orang dengan Kecemasan dan Depresi

Jogja | Minggu, 15 Mei 2022 | 12:36 WIB

Terkini

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB