5 Penyebab Sakit Perut Sebelah Kanan Bawah, Waspadai Gejalanya!

Yasinta Rahmawati

Rabu, 18 Mei 2022 | 16:46 WIB
5 Penyebab Sakit Perut Sebelah Kanan Bawah, Waspadai Gejalanya!
Ilustrasi sakit perut di bagian kanan bawah. (Foto oleh Kindel Media dari Pexels)

Suara.com - Pernahkah Anda mengalami sakit perut di sebelah kanan bawah? Tentu, tidak sedikit yang kemudian penasaran apa penyebab sakit perut sebelah kanan bawah ini. Sialnya, tidak sedikit dari penyebab atau pemicunya yang terbilang serius, sehingga harus mendapatkan penanganan serius.

Maka dari itu, ketika terjadi keluhan sakit perut di sebelah kanan bawah sangat direkomendasikan segera mengunjungi dokter dan mendapatkan diagnosa akurat. Beberapa di antara penyebab sakit perut sebelah kanan adalah sebagai berikut.

Penyebab Sakit Perut Sebelah Kanan Bawah

1. Kondisi Kehamilan Ektopik

Jelas hal ini terjadi pada kaum wanita. Terjadinya kondisi hamil di luar kandungan atau kehamilan ektopik bisa jadi penyebab sakit perut di sebelah kanan bawah. Meski kejadian ini cenderung jarang terjadi, namun bukan tidak mungkin.

2. Hepatitis

Sakit perut di sebelah kanan bawah juga bisa muncul akibat penyakit hepatitis. Terjadinya infeksi di bagian hati mengakibatkan peradangan, dan memicu sakit perut di bagian kanan namun sedikit di bagian atas. Sakit perut ini disertai dengan rasa mual, muntah, penurunan nafsu makan, hingga urine berwarna gelap.

Ilustrasi sakit perut (Elements Envato)
Ilustrasi sakit perut (Elements Envato)

3. Radang Usus Buntu

Penyebab selanjutnya adalah keluhan radang usus buntu. Hal ini juga disebut dengan apendisitis, yang disebabkan oleh infeksi pada usus buntu hingga terjadi pembengkakan. Gejala paling umum dari keluhan ini adalah sakit perut di bagian kanan bawah, disertai rasa mual, sembelit, demam, dan kembung. Keluhan ini wajib segera ditangani oleh dokter.

4. Kolesistitis

Peradangan yang terjadi di kantong empedu ini diakibatkan oleh terhalangnya saluran untuk mengeluarkan cairan kantong empedu. Cairan kemudian menumpuk, dan menyebabkan peradangan. Gejala paling umum pada saat seorang mengalami hal ini adalah nyeri di perut bagian kanan yang rasanya tajam.

5. Batu Empedu

Tentu Anda paham benar betapa seriusnya hal ini. Rasa sakit di bagian kanan bawah perut sering muncul pada penderita batu empedu setelah makan, utamanya setelah konsumsi makanan berlemak atau dalam porsi yang besar.

Itu tadi beberapa penyebab sakit perut sebelah kanan bawah yang sifatnya serius dan wajib mendapatkan penanganan cepat dari dokter. Semoga berguna, dan selamat menjalankan aktivitas Anda selanjutnya. Ingat, segera kunjungi dokter saat keluhan kesehatan muncul.

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sakit Perut Seperti Ini Bisa Jadi Tanda Kanker Pankreas, Mesti Waspada

Sakit Perut Seperti Ini Bisa Jadi Tanda Kanker Pankreas, Mesti Waspada

Health | Senin, 16 Mei 2022 | 14:25 WIB

Sebanyak 20 Persen Kehamilan Berisiko Alami Keguguran, Waspadai 6 Gejalanya

Sebanyak 20 Persen Kehamilan Berisiko Alami Keguguran, Waspadai 6 Gejalanya

Health | Sabtu, 14 Mei 2022 | 15:35 WIB

Hindari Makanan Mentah Cara Cegah Penularan Hepatitis Akut Pada Anak, Dokter Minta Masyarakat Waspadai Gejalanya

Hindari Makanan Mentah Cara Cegah Penularan Hepatitis Akut Pada Anak, Dokter Minta Masyarakat Waspadai Gejalanya

Bekaci | Rabu, 11 Mei 2022 | 09:32 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Health | Senin, 01 Juni 2026 | 14:13 WIB

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Health | Minggu, 31 Mei 2026 | 17:57 WIB

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB