Perbedaan Kanker Serviks dan Kanker Rahim, Wanita Perlu Tahu

Yasinta Rahmawati

Rabu, 25 Mei 2022 | 09:46 WIB
Perbedaan Kanker Serviks dan Kanker Rahim, Wanita Perlu Tahu
Ilustrasi gambar (freepik)

Suara.com - Kanker serviks dan kanker rahim merupakan dua kondisi yang terjadi ketika sel-sel abnormal memperbanyak diri secara berlebihan lalu membentuk suatu tumor yang bersifat ganas. Meski sering dianggap sama, ada perbedaan kanker serviks dan kanker rahim.

Sementara kanker serviks terjadi pada sel-sel di leher rahim, kanker rahim terjadi pada sel-sel di dalam rongga rahim. Keduanya memiliki gejala yang mirip, namun tentu penanganannya akan berbeda,

Namun, mengetahui perbedaan antara keduanya sangat penting untuk memahami jenis perawatan yang diperlukan dan hasilnya. Untuk selengkapnya, berikut ini ulasan tentang perbedaan kanker serviks dan kanker rahim yang dihimpun dari berbagai sumber.

Apa Itu Kanker Serviks

Kanker serviks mengacu pada kanker yang dimulai di sel-sel serviks. Serviks adalah bagian dari sistem reproduksi yang menghubungkan tubuh utama rahim ke vagina. Sama seperti bentuk kanker lainnya, kanker serviks dikategorikan berdasarkan jenis sel yang terkena. 

Sekitar sembilan dari sepuluh kasus kanker serviks adalah karsinoma sel skuamosa. Jenis kanker ini mempengaruhi sel-sel yang membentuk lapisan serviks. Sebagian besar jenis kanker serviks lainnya adalah adenokarsinoma. Bentuk ini mempengaruhi sel-sel kelenjar yang bertanggung jawab untuk memproduksi lendir dan cairan lain di dalam serviks. 

Ilustrasi serviks [Shutterstock].
Ilustrasi serviks [Shutterstock].

Gejala Kanker Serviks

Kanker serviks ini bisa sulit diidentifikasi berdasarkan gejalanya saja. Pada tahap awal, kanker serviks jarang muncul dengan gejala yang terlihat dan gejala yang muncul seringkali mudah disalahartikan sebagai kondisi umum lainnya. Biasanya tidak menunjukkan tanda dan gejala apa pun sampai kanker berkembang ke stadium yang lebih lanjut.  Berikut adalah beberapa tanda dan gejala kanker serviks yang paling umum meliputi:

  • Keputihan yang tidak biasa yang mungkin mengandung darah
  • Pendarahan abnormal dari vagina
  • Siklus menstruasi yang cenderung lebih lama
  • Seks yang menyakitkan
  • Nyeri di panggul
  • Pembengkakan pada salah satu tungkai kaki

Apa Itu Kanker Rahim

baca juga

Jika di atas menjelaskan apa itu kanker serviks dan gejalanya, berikut ini akan dijelaskan apa itu kanker rahim dan gejalanya. Jadi, kanker rahim ini mengacu pada kanker yang mempengaruhi rahim. Rahim adalah organ berongga yang terletak di atas leher rahim. 

Rahim pada dasarnya bertanggung jawab untuk menampung janin yang sedang berkembang saat hamil. Sementara rahim dan leher rahim terhubung, dokter membuat perbedaan antara kanker yang mempengaruhi satu atau yang lain.

Meskipun ada beberapa jenis kanker rahim yang berbeda, sebagian besar kasus mempengaruhi endometrium. Ini adalah lapisan dalam rahim. Selama siklus menstruasi, hormon menyebabkan endometrium menebal, memungkinkan bantalan yang aman dan lingkungan yang ideal bagi sel telur yang telah dibuahi untuk menempel. 

Jika tidak hamil selama siklus menstruasi, hormon menyebabkan tubuh mengeluarkan kelebihan jaringan endometrium dan darah dari tubuh, yang membuat cairan ditumpahkan selama siklus menstruasi. Kanker endometrium dapat dipecah lebih lanjut oleh sel-sel spesifik yang terlibat, termasuk adenokarsinoma dan karsinoma sel skuamosa.

Foto oleh Anna Tarazevich dari Pexels
Foto oleh Anna Tarazevich dari Pexels

Gejala Kanker Rahim

Kanker rahim (kanker endometrium) umumnya tidak menunjukkan gejala yang nyata. Gejala yang terjadi cenderung muncul hanya setelah kanker telah lanjut. Gejala paling umum adalah pendarahan vagina yang tidak normal. Sekitar 90 persen orang dengan kanker rahim mengalami gejala sebagai berikut:

  • Perubahan siklus reguler mereka
  • Pendarahan atau bercak di antara siklus
  • Pendarahan setelah menopause
  • Mengalami keputihan yang tidak normal
  • Mengalami nyeri panggul dan penurunan berat badan yang tidak diinginkan

Beberapa orang mungkin benar-benar merasakan massa atau tumor di daerah panggul mereka. Gejala-gejala ini biasanya lebih sering terjadi pada stadium lanjut.

Demikian ulasan mengenai perbedaan kanker serviks dan kanker rahim yang perlu diketahui. Jika Anda mengalami gejala seperti yang disebutkan di atas, segera konsultasikan ke dokter agar dapat segera didiagnksis dokter dan mendapatkan perawatan yang tepat.

Kontributor : Ulil Azmi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Turunkan Kasus Kanker Serviks di Indonesia, Ini 3 Langkah yang Perlu Dilakukan

Turunkan Kasus Kanker Serviks di Indonesia, Ini 3 Langkah yang Perlu Dilakukan

Health | Jum'at, 20 Mei 2022 | 22:14 WIB

Risiko Wanita Menopause Alami Kanker Rahim Meningkat, Kenali Gejala-gejalanya

Risiko Wanita Menopause Alami Kanker Rahim Meningkat, Kenali Gejala-gejalanya

Health | Kamis, 19 Mei 2022 | 09:07 WIB

Ayo Cegah dan Deteksi Dini Kanker Serviks Sekarang

Ayo Cegah dan Deteksi Dini Kanker Serviks Sekarang

Your Say | Senin, 09 Mei 2022 | 20:20 WIB

Terkini

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB