Jokowi Minta Vaksinasi Covid-19 Booster Digenjot Lagi, Kenapa?

Bimo Aria Fundrika

Selasa, 31 Mei 2022 | 14:50 WIB
Jokowi Minta Vaksinasi Covid-19 Booster Digenjot Lagi, Kenapa?
Vaksinasi COVID-19 di Kupang (Antara)

Suara.com - Presiden Joko Widodo meminta pelaksanaan vaksinasi Covid-19 booster digenjot. Hal itu diungkapkan oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin usai melakukan rapat dengan Jokowi. 

"Bapak Presiden menyampaikan ini (cakupan vaksinasi) booster (penguat) baru 25 persen. Agar (vaksinasi) booster-nya diperbanyak karena memang kita sekarang sudah 412 juta dosis (vaksin) yang diberikan, dosis pertamanya juga sudah menembus 200 juta," kata Menteri Kesehatan di Kantor Presiden, seperti dikutip dari ANTARA, Selasam (31/5/2022). 

Menurut data vaksinasi Covid-19 yang disiarkan di laman resmi Kementerian Kesehatan pada Selasa siang, vaksinasi dosis penguat baru mencakup 45.672.972 orang atau 21,93 persen dari sasaran vaksinasi Covid-19 yang seluruhnya 208.265.720 orang.

Ilustrasi vaksin booster. [ANTARA]
Ilustrasi vaksin booster. [ANTARA]

Vaksinasi dosis pertama dan vaksinasi dosis kedua tercatat sudah dilakukan pada masing-masing 96,16 persen dan 80,39 persen dari target vaksinasi Covid-19.

Menteri Kesehatan mengemukakan bahwa menurut hasil sero survei yang dilakukan oleh Kementerian Kesehatan pada Maret 2022 pemberian vaksinasi Covid-19 dosis penguat efektif meningkatkan kekebalan tubuh.

"Booster itu meningkatkan kekebalan atau kekuatan antibodi atau kadar antibodinya itu berlipat-lipat sehingga akan sangat melindungi (tubuh dari serangan virus penyebab penyakit)," katanya.

Selain itu, Menteri Kesehatan mengatakan, pelaksanaan pelayanan vaksinasi Covid-19 harus digiatkan agar pasokan vaksin bisa segera didistribusikan, tidak sampai menumpuk di tempat penyimpanan dan berisiko kedaluwarsa sebelum digunakan.

"Arahan Bapak Presiden juga sekaligus untuk mempercepat stok vaksin yang banyak di daerah-daerah sekarang itu segera (didistribusikan untuk) menerapkan booster," katanya.

Hingga April 2022, Indonesia telah menerima 474 juta dosis vaksin Covid-19 yang terdiri atas sekitar 130 juta dosis vaksin hibah atau sumbangan dan 344 juta dosis vaksin yang dibeli oleh pemerintah.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

China Laporkan Kasus Covid-19 Varian Omicron BA.5 Pertama

China Laporkan Kasus Covid-19 Varian Omicron BA.5 Pertama

Health | Selasa, 31 Mei 2022 | 14:26 WIB

Bertentangan dengan Studi Tahun Lalu, Penderita Covid-19 Tanpa Gejala Tidak Meningkatkan Penyebaran

Bertentangan dengan Studi Tahun Lalu, Penderita Covid-19 Tanpa Gejala Tidak Meningkatkan Penyebaran

Health | Selasa, 31 Mei 2022 | 13:54 WIB

Capai Beberapa Indikator, Indonesia Sudah Transisi ke Endemi

Capai Beberapa Indikator, Indonesia Sudah Transisi ke Endemi

Foto | Selasa, 31 Mei 2022 | 14:15 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×