Cara Mencegah Penularan Cacar Monyet, Rekomendasi dari WHO dan CDC AS

Cesar Uji Tawakal, Rosiana Chozanah

Selasa, 31 Mei 2022 | 15:31 WIB
Cara Mencegah Penularan Cacar Monyet, Rekomendasi dari WHO dan CDC AS
Ilustrasi cacar monyet (freepik)

Suara.com - Kementerian Kesehatan RI telah mengeluarkan Surat Edaran tentang kewaspadaan terhadap peyakit cacar monyet yang disebabkan oleh virus monkeypox di negara non endemis.

Surat tersebut diberikan untuk meningkatkan kwaspadaan berbagai pihak, dari pemerintah daerah, hingga fasilitas pelayanan kesehatan.

"Berdasarkan laporan WHO per 21 Mei 2022, sebagian besar kasus dilaporkan dari pasien tidak memiliki riwayat perjalanan ke negara-negara endemis dan sebagian kasus berhubungan dengan adanya keikutsertaan pada pertemuan besar yang dapat meningkatkan risiko kontak baik melalui lesi, cairan tubuh, droplet dan benda yang terkontaminasi,” demikian tulis Surat Edaran dengan nomor NOMOR: HK.02.02/C/2752/2022 itu.

Selain pemangku kepentingan tersebut, masing-masing individu dari kita juga perlu waspada terhadap penyebaran penyakit langka ini.

Meski ahli kesehatan setuju bahwa risiko penularan di masyarakat umum rendah, ada beberapa tindakan pencegahan yang dapat Anda lakukan demi mengurangi risiko tertular virus.

Cacar monyet (Antara)
Cacar monyet (Antara)

Dilansir CNBC, rekomendasi dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), Layanan Kesehatan Nasional Inggris dan WHO meliputi:

  • Hindari melakukan kontak dengan orang yang baru saja didiagnosis dengan virus atau mereka yang mungkin telah terinfeksi.
  • Kenakan masker wajah jika berada dalam kontak dekat dengan seseorang yang memiliki gejala.
  • Gunakan kondom dan perhatikan gejalanya jika Anda baru saja berganti pasangan seksual. (Beberapa penularan kasus cacar monyet kali ini diduga dari hubungan seksual)
  • Hindari kontak dengan hewan yang dapat membawa virus, termasuk hewan yang sakit atau mati dan terutama yang memiliki riwayat infeksi, seperti monyet, dan hewan pengerat.
  • Praktikkan kebersihan tangan yang baik, terutama setelah bersentuhan dengan hewan atau manusia yang terinfeksi atau suspek.
  • Gunakan alat pelindung diri saat merawat pasien dengan infeksi cacar monyet yang dikonfirmasi atau suspek.
  • Hanya makan daging yang telah dimasak dengan matang.

Cacar monyet juga dapat ditularkan melalui permukaan dan bahan, jadi sebaiknya hindari menyentuh permukaan yang telah kontak dengan penderita atau hewan yang sakit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cacar Monyet Tembus 179 Kasus di Inggris Dalam 25 Hari, Bisa Jadi Pandemi Berikutnya?

Cacar Monyet Tembus 179 Kasus di Inggris Dalam 25 Hari, Bisa Jadi Pandemi Berikutnya?

Health | Selasa, 31 Mei 2022 | 15:07 WIB

Cegah Penularan Cacar Monyet, Dinkes DKI Imbau Warga Terapkan PHBS

Cegah Penularan Cacar Monyet, Dinkes DKI Imbau Warga Terapkan PHBS

Jakarta | Senin, 30 Mei 2022 | 22:21 WIB

WHO Tidak Khawatir Cacar Monyet Jadi Pandemi Global, Apa Alasannya?

WHO Tidak Khawatir Cacar Monyet Jadi Pandemi Global, Apa Alasannya?

Health | Senin, 30 Mei 2022 | 21:50 WIB

Terkini

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Entertainment | Minggu, 27 September 2026 | 00:01 WIB

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

News | Sabtu, 26 September 2026 | 23:28 WIB

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 23:20 WIB

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:44 WIB

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:34 WIB

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:20 WIB

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 22:14 WIB

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 21:59 WIB

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 21:25 WIB

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Otomotif | Sabtu, 26 September 2026 | 20:54 WIB

×