Tidak Dirasakan Kiki Fatmala saat Pengobatan Kanker Paru-Paru, Ini Sederet Efek Samping Kemoterapi

Cesar Uji Tawakal, Rosiana Chozanah

Rabu, 22 Juni 2022 | 16:10 WIB
Tidak Dirasakan Kiki Fatmala saat Pengobatan Kanker Paru-Paru, Ini Sederet Efek Samping Kemoterapi
Fakta Kiki Fatmala(Instagram/@qq_fatmala)

Suara.com - Aktris Kiki Fatmala mengatakan bahwa dirinya dinyatakan sembuh dari kanker paru-paru stadium 4 setelah menjalani terapi radiasi dan kemoterapi di Singapura serta Indonesia.

"Jadi awalnya diradiasi di Singapura, itu enam kali sebelum kemoterapi," kata Kiki Fatmala, ketika menjadi bintang tamu program Pagi Pagi Ambyar, Selasa (21/6/2022).

Wanita 52 tahun ini mengatakan pengobatannya berjalan lancar. Bahkan, ia tidak mengalami efek samping dari kemoterapi.

"Waktu aku kemo, aku bener-bener sangat bersyukur nggak ada masalah. Padahal sudah bawa semua obat efek kemo. Aku cuma susah ke toilet. Aku tidak diare, tapi susah bab. Rambut aku masih ada. Muka aku lebih chubby, lebih bengkak," sambungnya.

Kemoterapi atau kemo bekerja dengan menghentikan pertumbuhan sel kanker. Jenis pengobatannya bergantung pada jenis, lokasi, stadium, penyebaran sel kanker, serta kesehatan pasien.

Fakta Kiki Fatmala(Instagram/@qq_fatmala)
Fakta Kiki Fatmala(Instagram/@qq_fatmala)

Meski terbukti mampu menyelamatkan jutaan jiwa dan langsung menargetkan sel kanker, kemoterapi memiliki efek samping, seperti yang dikatakan oleh Kiki Fatmala.

Berdasarkan laman Moffitt Cancer Center, kemoterapi berdampak pada beberapa sel sehat di folikel rambut, darah, mulut, dan sistem pencernaan.

Ada beberapa jenis obat kemoterapi dan dosis yang digunakan untuk mengobati kanker paru-paru sel kecil dan non-sel kecil, jadi efek samping akan bervariasi pada setiap pasien.

Secara umum, efek samping yang paling umum dari kemoterapi kanker paru-paru meliputi:

baca juga
  • Rambut rontok
  • Mual dan muntah
  • Nafsu makan berkurang dan berat badan turun
  • Sariawan
  • Sembelit atau diare
  • Kelelahan
  • Peningkatan risiko infeksi
  • Mudah berdarah atau memar

Dokter biasanya akan meresepkan obat untuk mengurangi efek samping kemoterapi, seperti mual dan lain-lain.

Tindakan perawatan diri seperti menerapkan diet kaya nutrisi, membuat jurnal, dan melakukan olahraga ringan dapat membantu menjalani pengobatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kiki Fatmala Sembuh dari Kanker Paru-Paru Stadium 4, Ketahui Faktor yang Meningkatkan Keberhasilan Pengobatan

Kiki Fatmala Sembuh dari Kanker Paru-Paru Stadium 4, Ketahui Faktor yang Meningkatkan Keberhasilan Pengobatan

Health | Rabu, 22 Juni 2022 | 14:53 WIB

Kiki Fatmala Derita Kanker Paru-Paru, Hindari Makanan Penghambat Pengobatan Ini!

Kiki Fatmala Derita Kanker Paru-Paru, Hindari Makanan Penghambat Pengobatan Ini!

Health | Rabu, 22 Juni 2022 | 14:29 WIB

Apa Artinya Kanker Paru-Paru Stadium 4? Penyakit yang Pernah Diderita Kiki Fatmala

Apa Artinya Kanker Paru-Paru Stadium 4? Penyakit yang Pernah Diderita Kiki Fatmala

Health | Rabu, 22 Juni 2022 | 14:11 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×