Angka Kasus Harian Covid-19 Capai 1000, Epidemiolog: Mungkin Sampai Agustus

Vania Rossa, Fajar Ramadhan

Rabu, 22 Juni 2022 | 23:08 WIB
Angka Kasus Harian Covid-19 Capai 1000, Epidemiolog: Mungkin Sampai Agustus
Ilustrasi Kasus Harian Covid-19 Naik Lagi. (Freepik)

Suara.com - Belum lama ini, Satuan Petugas Penanganan (Satgas) Covid-19 mengumumkan kasus harian Covid-19 kembali meningkat setelah terkonfirmasinya varian BA.4 dan BA.5 di Indonesia beberapa waktu lalu.

Hingga saat ini, kenaikan kasus telah menyentuh angka 1000 per harinya. Padahal, sebelumnya kondisi pandemi di Indonesia sudah mulai membaik.

Epidemiolog Griffith University Australia, Dicky Budiman, mengatakan bahwa naiknya kasus Covid-19 kali ini diprediksi akan berbeda dengan varian Delta maupun Omicron. Ia memprediksi, kenaikan ini mungkin akan berlangsung selama satu sampai dua bulan ke depan.

Menurutnya, kasus positif baru kemungkinan akan menyerang kelompok yang rawan seperti lansia, komorbid, dan masyarakat tanpa vaksinasi lengkap.

“Kenaikan kasus Covid-19 ini jelas akan berlangsung setidaknya satu dua bulan, lah ya, tapi tentu ini berbeda dengan waktu delta, hanya pada kelompok yang rawan berisisko tinggi seperti lansia, komorbid, atau yang cakupan vaksinnya masih minim,” ucap Dicky saat dihubungi Suara.com, Rabu (22/06/2022).

Selain itu, menurut Dicky, kenaikan mungkin akan berakhir pada Agustus. Sementara untuk puncak kenaikan bisa terjadi pada Juli akhir.

Ia juga menjelaskan sebenarnya saat ini masyarakat bisa saja sudah banyak yang terinfeksi. Namun, masyarakat dinilai akan lebih kuat karena sudah memiliki imunitas tubuh. Jadi, kalaupun terinfeksi, tidak menunjukkan gejala apapun.

“Bicara jumlah sebenarnya jumlahnya juga sudah bisa puluhan ribu sekarang terinfeksi, tapi kan mayoritas tidak bergejala, jadi tergantung kemampuan pemerintah melakukan testing dan tracing yang sekarang masih jadi PR,” jelasnya.

Untuk mengurangi kenaikan angka positif, menurut Dicky, pemerintah harus gencar dalam melakukan 3T (testing,tracing, dan treatment) di masyarakat. Selain itu, menurutnya, PPKM sangat perlu dilakukan untuk mencegah kasus penularan Covid-19 varian BA.4 dan BA.5 saat ini.

baca juga

Ia juga sangat menyayangkan pemerintah yang melonggarkan masalah PPKM. Padahal menurutnya, saat masih PPKM masyarakat juga tidak begitu menerapkannya.

"PPKM itu erat kaitannya sama pandemi, kalau pandeminya belum usai, kenapa PPKMnya dicabut, terlalu riskan dan berbahaya. Pada praktiknya PPKM ini banyak pelonggaran, apalagi dicabut, kan berbahaya sekali," jelas Dicky.

Untuk memutus rantai penularan sendiri, masyarakat juga harus ada kesadaran jika ia memiliki gejala terkait Covid-19.

Meskipun mungkin saja gejala yang muncul akan berbeda karena sudah ada imunitas yang terbentuk, namun Dicky menuturkan bahwa subvarian baru BA.4 dan BA.5 saat ini dinilai cukup cepat dalam proses penularan.

Masyarakat yang sudah pernah positif lalu terkena lagi justru berbahaya. Reinfeksi tersebut dapat menimbulkan gejala sisa yang masih ada di dalam tubuh.

“Dibandingkan semua yang sebelumnya, ini varian yang paling cepat penularannya, yang paling efektif dalam menghindari antibodi, sehingga ini yang paling berbahaya yang kita hadapi saat ini,” ucapnya.

Oleh karena itu, Dicky berharap masyarakat tetap untuk melakukan vaksinasi setidaknya tiga kali untuk membentuk imun yang lebih kuat. Selain itu, mematuhi protokol kesehatan seperti jaga jarak, menggunakan masker, dan lain-lain juga dapat mencegah kasus penularan di Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Drastis! Kasus Harian Covid-19 di Kota Tangerang Meningkat Tiga Kali Lipat

Drastis! Kasus Harian Covid-19 di Kota Tangerang Meningkat Tiga Kali Lipat

Jabar | Selasa, 21 Juni 2022 | 21:35 WIB

Kasus Covid-19 Harian di Tangerang Naik Tiga Kali Lipat, Wali Kota Tangerang: Harus Kita Waspadai

Kasus Covid-19 Harian di Tangerang Naik Tiga Kali Lipat, Wali Kota Tangerang: Harus Kita Waspadai

Banten | Selasa, 21 Juni 2022 | 18:57 WIB

Waspada! Kasus COVID-19 di Kota Cimahi Naik Drastis, Dinas Kesehatan: Ada Yang Pulang Umroh Positif

Waspada! Kasus COVID-19 di Kota Cimahi Naik Drastis, Dinas Kesehatan: Ada Yang Pulang Umroh Positif

Jabar | Senin, 20 Juni 2022 | 13:07 WIB

Terkini

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:52 WIB

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:22 WIB

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:10 WIB

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

Bri | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Jakarta | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

×