3 Cara Mengobati Cacar Air agar Cepat Sembuh, Kompres Dingin Disarankan

Yasinta Rahmawati

Kamis, 23 Juni 2022 | 08:25 WIB
3 Cara Mengobati Cacar Air agar Cepat Sembuh, Kompres Dingin Disarankan
Cacar air

Suara.com - Cacar air adalah infeksi yang menyebabkan ruam kulit. Penyakit ini disebabkan oleh kuman yang disebut virus varicella-zoster. Hampir setiap orang yang masih muda pasti akan terkena virus ini jika mereka belum mendapatkan vaksin cacar air. Lantas, bagaimana cara mengobati cacar air.

Diketahui, cacar ini sifatnya menular. Seorang anak dengan cacar air dapat dengan mudah menularkan virus kepada anak-anak lain. Namun, biasanya cacar tidak akan menular ke anak-anak yang sebelumnya pernah mengalami cacar air. 

Anak-anak yang terkena cacar air, mungkin tampak baik-baik saja selama satu hingga tiga minggu sebelum merasa sakit. Anak-anak dapat menyebarkan virus dari satu hari sebelum mereka menunjukkan tanda-tanda penyakit hingga sekitar lima hari ruam kulit muncul. Perlu diingat bahwa cacar air bisa menular kepada anak usia berapapun yang sebelumnya belum mengalami cacar air.

Lantas, bagaimana cara mengobati cacar air? Melansir dari berbagai sumber, mari simak penjelasannya mengenai cara mengobatinya berikut ini.

Cara Mengobati Cacar Air

Ada banyak langkah yang dapat Anda ambil untuk meringankan ketidaknyamanan yang terkait dengan cacar air, salah satunya yaitu dengan metode pengobatan rumahan.

Namun yang terpenting, jangan menggaruk lepuh atau koreng cacar air. Pasalnya, menggaruk dapat menyebabkan jaringan parut dan memperlambat proses penyembuhan, serta meningkatkan risiko mengembangkan infeksi kulit sekunder.

Jika sulit menahan keinginan untuk menggaruk, Anda bisa memakai sarung tangan, terutama pada malam hari. Selain itu, pastikan kuku Anda atau anak  Anda telah dipotong pendek.

Nah berikur ini beberapa perawatan rumahan dapat yang dapat membantu mengurangi rasa gatal, nyeri, dan ketidaknyamanan yang terkait dengan cacar air. 

baca juga

1. Kompres Dingin

Kompres dingin ke area yang gatal atau nyeri, serta mendiamkannya selama beberapa menit sampai satu jam, dapat membantu meredakan ketidaknyamanan serta mengurangi godaan untuk menggaruk area yang terkena cacar air.

2. Mandi Air Dingin

 Mandi dengan air dingin dengan elemen tambahan seperti soda kue dan gandum yang digiling atau dihaluskan, atau produk mandi oatmeal komersial, dapat membantu meringankan rasa gatal yang disebabkan oleh cacar air sehingga lebih cepat proses penyembuhan.

Kompres basah dan mandi air dingin mungkin paling efektif untuk menghilangkan rasa gatal jika dilakukan setiap tiga hingga empat jam selama beberapa hari pertama gejala cacar air.

3. Hindari Makanan Pedas dan Panas

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Infeksi Cacar Air Bisa Terjadi Dua Kali, Ini 3 Faktor Pemicunya!

Infeksi Cacar Air Bisa Terjadi Dua Kali, Ini 3 Faktor Pemicunya!

Health | Sabtu, 18 Juni 2022 | 15:08 WIB

Sempat Frustasi karena Sebagian Wajahnya Lumpuh, Justin Bieber Kesal Gegara Kesulitan untuk Makan

Sempat Frustasi karena Sebagian Wajahnya Lumpuh, Justin Bieber Kesal Gegara Kesulitan untuk Makan

Health | Selasa, 14 Juni 2022 | 09:09 WIB

Orang yang Pernah Terkena Cacar Air Berisiko Tinggi Derita Sindrom Ramsay Hunt seperti Justin Bieber

Orang yang Pernah Terkena Cacar Air Berisiko Tinggi Derita Sindrom Ramsay Hunt seperti Justin Bieber

Health | Minggu, 12 Juni 2022 | 11:47 WIB

Terkini

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:00 WIB

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 15:05 WIB

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 18:38 WIB

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:06 WIB

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Health | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:15 WIB

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

×