Infeksi Cacar Air Bisa Terjadi Dua Kali, Ini 3 Faktor Pemicunya!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Sabtu, 18 Juni 2022 | 15:08 WIB
Infeksi Cacar Air Bisa Terjadi Dua Kali, Ini 3 Faktor Pemicunya!
Ilustrasi Cacar Air (Pexels)

Suara.com - Cacar air paling umum menyerang anak-anak, meskipun orang dewasa juga bisa tertular virus varicella-zoster yang menyebabkan penyaki tersebut.

Herpes zoster adalah penyakit serupa yang disebabkan oleh virus ini dan hanya bisa menular setelah Anda menderita cacar air.

Sejauh ini, banyak orang mengira cacar air hanya menyerang sekali seumur hidup. Tapi, adakah kemungkinan seseorang terinfeksi cacar air dua kali?

Secara umum, cacar air menyerupai ruam kulit yang gatal dan bernoda serta bisa muncul di bagian tubuh mana saja.

Luka lepuh akibat cacar air ini sangat menular dan mudah menular pada orang yang belum pernah terinfeksi virus varicella-zoster (VZV).

cacar air (freepik)
cacar air (freepik)

Kekabalan alami memang terbentuk setelah tertular cacar air, tapi tidak jarang beberapa orang terinfeksi penyakit ini dua kali.

NHS mengatakan cacar air mungkin saja menginfeksi dua kali, tetapi itu memang jarang terjadi.

Jika Anda terkena cacar air lebih dari sekali, gejalanya cenderung sama persis meskipun Anda sudah memiliki kekebalan.

Anda tetap bisa mengalami ruam yang sangat gatal, meskipun orang dewasa mungkin memilikinya lebih banyak dibandingkan anak-anak.

baca juga

Menurut NHS dikutip dari Express, orang dewasa dengan cacar air lebih mungkin mengalami demam yang lama.

Artinya, bila Anda terinfeksi cacar air dua kali, misalnya apda masa anak-anak dan dewasa. Gejala yang Anda alami ketiak dewasa mungkin lebih buruk daripada semasa anak-anak.

Ketika Anda terkena cacar air, virus ini tidak aktif di tubuh Anda, tetapi virus ini dapat dipicu jika sistem kekebalan Anda lemah.

Meskipun kemungkinan terkena penyakit ini lebih dari sekali sangat rendah, hal itu dapat terjadi berdasarkan tiga kriteria utama, antara lain:

  1. Anda menderita cacar air pertama kali ketika Anda berusia kurang dari enam bulan
  2. Kasus cacar air pertama Anda sangat ringan
  3. Anda memiliki sistem kekebalan yang lemah

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Satu Kasus Diduga Cacar Monyet Ditemukan di Singkawang, Pasien Awalnya Dikira Terkena Cacar Air

Satu Kasus Diduga Cacar Monyet Ditemukan di Singkawang, Pasien Awalnya Dikira Terkena Cacar Air

Kalbar | Sabtu, 18 Juni 2022 | 12:10 WIB

WHO Selidiki Virus Cacar Monyet Ada Dalam Sperma, Bukti Menular Lewat Seksual?

WHO Selidiki Virus Cacar Monyet Ada Dalam Sperma, Bukti Menular Lewat Seksual?

Health | Kamis, 16 Juni 2022 | 16:30 WIB

Ngeri! WHO Terima Laporan Virus Cacar Monyet yang Terkandung dalam Cairan Sperma

Ngeri! WHO Terima Laporan Virus Cacar Monyet yang Terkandung dalam Cairan Sperma

Health | Kamis, 16 Juni 2022 | 21:15 WIB

Terkini

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:00 WIB

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 15:05 WIB

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 18:38 WIB

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:06 WIB

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Health | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:15 WIB

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

×