6 Manfaat Kumur Air Garam, Salah Satunya Meredakan Sariawan

Yasinta Rahmawati

Jum'at, 24 Juni 2022 | 13:09 WIB
6 Manfaat Kumur Air Garam, Salah Satunya Meredakan Sariawan
Ilustrasi garam. (Pixabay.com/Bruno /Germany)

Suara.com - Berkumur dianjurkan dalam banyak kondisi yang berhubungan dengan tenggorokan dan perut. Orang mengalami berbagai masalah termasuk batuk dan pilek, bisa coba berkumur dengan air garam sebagai pengobatan dini yang efektif. Selain itu, kumur air juga memiliki manfaat lainnya. Nah, berikut ini manfaat kumur air garam.

Kumur air garam ini dimanfaatkan secara luas oleh sebagian besar orang karena merupakan pengobatan yang hemat biaya dan sehat yang dapat dilakukan oleh berbagai usia. Terlebih lagi kumur air garam ini tidak memiliki efek samping negatif. Oleh karena itu, kumur air garam ini lebih direkomendasikan daripada jenis kumur lainnya.

Ada banyak manfaat kumur air garam yang mungkin sejumlah orang belum menyadarinya. Melansir dari berbagai sumber, mari simak berikut ini beberapa manfaatnya.

Manfaat Kumur Air Garam

1. Mempertahankan Tingkat pH

Larutan garam dan air berguna dalam menetralkan asam yang ada di tenggorokan dan membantu menjaga keseimbangan pH yang sehat dalam tubuh. Berkumur dengan air garam merupakan larutan basa sehingga asam berlebih yang dihasilkan di tenggorokan dapat dinetralisir.

Asam di tenggorokan ini diproduksi oleh bakteri yang ada di mulut yang masuk ke tenggorokan. Hal ini bisa dicegah dengan melakukan kumur air garam.

Ilustrasi minum, air minum, air garam (Pixabay/1456301)
Ilustrasi minum, air minum, air garam (Pixabay/1456301)

2. Membersihkan Saluran Hidung

Lebih sering kita disuruh berkumur menggunakan air garam untuk meredakan flu biasa dan membersihkan sumbatan hidung yang terjadi. Air garam membantu menghilangkan lendir yang menumpuk di hidung, dan melegakan saluran pernapasan. 

baca juga

Berkumur dengan air garam juga mengurangi peradangan dan kemacetan yang memberikan kelegaan pada tenggorokan. Hal ini juga berguna dalam menurunkan rasa sakit di tenggorokan yang terjadi selama hidung tersumbat. Berkumur dengan air garam membantu mengeluarkan bakteri dan virus berbahaya dari tenggorokan. 

3. Infeksi Saluran Pernapasan

Berkumur air garam membantu meredakan infeksi tenggorokan dan masalah pernapasan yang terjadi di bagian atas saluran pernapasan. Ini membantu dalam mengurangi risiko infeksi dan virus dalam sistem pernapasan dan sistem pencernaan sampai batas tertentu.

Untuk ini, Anda perlu berkumur dengan air garam 3 kali dalam sehari, yang mana ini membantu mengurangi infeksi sekitar 40 persen. 

4. Amandel

Amandel merupakan masalah tenggorokan yang cukup menyakitkan. Dalam kondisi ini, bagian belakang tenggorokan meradang karena infeksi bakteri dan virus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Mengobati Sariawan Dengan Cara Alami, Jangan Anggap Sepele

Cara Mengobati Sariawan Dengan Cara Alami, Jangan Anggap Sepele

Health | Rabu, 01 Juni 2022 | 15:50 WIB

5 Obat Sariawan yang Ampuh di Apotek, Penyelamat saat Bahan Alami Tidak Mempan

5 Obat Sariawan yang Ampuh di Apotek, Penyelamat saat Bahan Alami Tidak Mempan

Health | Kamis, 26 Mei 2022 | 14:03 WIB

6 Penyebab Sariawan, Tak Selalu karena Kurang Vitamin C

6 Penyebab Sariawan, Tak Selalu karena Kurang Vitamin C

Health | Kamis, 26 Mei 2022 | 09:04 WIB

Terkini

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

×