Batuk Akibat Virus Corona Covid-19 Bikin Tak Nyaman, Posisi Tidur Ini Bisa Bantu Meredakan!

Arendya Nariswari | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Sabtu, 25 Juni 2022 | 20:15 WIB
Batuk Akibat Virus Corona Covid-19 Bikin Tak Nyaman, Posisi Tidur Ini Bisa Bantu Meredakan!
Ilustrasi tidur untuk meredakan batuk (freepik.com/freepik)

Suara.com - Batuk terus-menerus salah satu gejala virus corona Covid-19 yang paling banyak dilaporkan. Sedangkan, gejala varian Omicron yang umum termasuk sakit tenggorokan, pilek dan nyeri tubuh.

Ada beberapa orang yang sembuh dari virus corona Covid-19 tetap mengalami batuk berminggu-minggu dan berbulan-bulan yang disebut sebagai Long Covid-19.

Batuk terus-menerus ini pastinya tidak nyaman. Para ahli telah menemukan cara untuk membantu pasien dengan kondisi ini sehingga membantu mereka tidur lebih nyenyak.

Batuk normal biasanya refleks tubuh untuk memberihkan debu dahak, dan iritasi lainnya dari paru-paru dan tenggorokan.

Sedangkan, batuk Covid-19 ditandai dengan batuk kering dan terus-menerus akibat virus. Batuk kering biasanya terjadi tanpa dahak atau lendir.

Batuk tak kunjung sembuh (Towfiqu barbhuiya on Unsplash)
Batuk tak kunjung sembuh (Towfiqu barbhuiya on Unsplash)

Menurut para ahli dilansir dari Times of India, batuk kering akibat virus ini konsisten dan tidak disertai lendir. Hal lain yang membedakan batuk normal adalah batuk Covid-19 bisa bertahan lama.

Menurut layanan Kesehatan Nasional Inggris, mereka yang mengalami batuk terus-menerus terkait dengan virus corona Covid-19 sebaiknya menghindari tidur telentang.

Tidur telentang bisa menyebabkan lendir menumpuk di tenggorokan Anda, yang bisa memicu batuk.

Anda bisa tidur miring atau duduk tegak ketika tidak tidur di tempat tidur. Anda juga bisa menumpuk beberapa bantal untuk menopang kepala dan leher.

Ada pula beberapa cara lain yang bisa mengobati batuk Covid-19. NHS merekomendasikan Anda untuk minum satu sendok teh madu untuk meredakan batuk.

Selain batuk, orang dengan virus corona Covid-19 biasanya akan mengalami gejala lainnya, termasuk:

  1. Sakit tenggorokan
  2. Demam
  3. Pilek
  4. Sakit badan dan persendian
  5. Kelelahan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Gejala TBC Paru Aktif yang Perlu Diwaspadai, Salah Satunya Alami Demam

5 Gejala TBC Paru Aktif yang Perlu Diwaspadai, Salah Satunya Alami Demam

Your Say | Jum'at, 24 Juni 2022 | 17:46 WIB

Virus Corona Covid-19 Bisa Berdampak Buruk pada Kesehatan Hati, Ini Sebabnya!

Virus Corona Covid-19 Bisa Berdampak Buruk pada Kesehatan Hati, Ini Sebabnya!

Health | Kamis, 23 Juni 2022 | 12:57 WIB

Hati-Hati, Batuk Disertai Lendir Berdarah Bisa Jadi Tanda Gumpalan Darah!

Hati-Hati, Batuk Disertai Lendir Berdarah Bisa Jadi Tanda Gumpalan Darah!

Health | Selasa, 21 Juni 2022 | 08:35 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB