facebook

Studi pada Hewan: Mandi Air Dingin Bisa Menurunkan Berat Badan

Rima Sekarani Imamun Nissa | Rosiana Chozanah
Studi pada Hewan: Mandi Air Dingin Bisa Menurunkan Berat Badan
ilustrasi mandi. (Pixabay/kboyd)

Berat tikus juga turun dibandingkan dengan mereka yang tidak kedinginan.

Suara.com - Sebuah penelitian terbaru menemukan bahwa mandi air dingin dapat membantu menurunkan berat badan bagi orang gemuk.

Peneliti dari Boston, AS, menemukan bahwa suhu 4 derajat Celcius dapat meningkatkan metabolisme.

Dalam studi yang terbit di jurnal Nature Metabolism, peneliti memberi makan hewan pengerat tersebut diet tinggi lemak hingga beberapa kelebihan berat badan.

Tikus yang kelebihan berat badan terpapar suhu 4 derajat Celcius, sementara yang lain disimpan pada suhu di mana tubuh tidak perlu menghasilkan panas.

Baca Juga: Dokter Imbau Jangan Seduh Susu Bubuk dengan Air Mendidih Maupun Air Dingin, Ada Risiko Bahaya!

Suhu dingin membantu peradangan yang disebabkan oleh obesitas dan penggunaan glukosa darah oleh tubuh untuk mengurangi gula darah meningkat.

Ilustrasi Mandi - Niat Mandi Idul Fitri (Pixabay)
Ilustrasi Mandi air dingin (Pixabay)

Berat tikus juga turun dibandingkan dengan mereka yang tidak kedinginan.

"Paparan dingin mengurangi peradangan dan meningkatkan metabolisme pada tikus obesitas," jelas peneliti Yu-Hua Tseng, dilansir The Sun.

Berdasarkan laman Cleveland Clinic, reaksi tubuh yang meningkat terhadap air dingin untuk sementara meningkatkan metabolisme.

Terlepas dari studi di atas, mandi air dingin juga sebenarnya dapat membantu meringankan gejala depresi. Namun, peneliti mencatat diperlukan lebih banyak studi lebih lanjut.

Baca Juga: Tak Cuma Segar, Ini Manfaat Lain Dari Mandi Air Dingin Menurut Ahli

Meski begitu, ahli fisiologi olahraga Zach Carter memperingatkan untuk tidak terlalu bergantung pada manfaat air dingin tersebut.

Sebab, mandi air dingin terkadang bisa menyebabkan risiko, seperti membuat detak jantung tidak teratur.

Komentar