Kenali Gejala Diabetes, Penyakit yang Merenggut Nyawa Komedian Rini S Bon Bon

Risna Halidi | Fajar Ramadhan | Suara.com

Senin, 11 Juli 2022 | 07:16 WIB
Kenali Gejala Diabetes, Penyakit yang Merenggut Nyawa Komedian Rini S Bon Bon
Komedian Rini S Bon Bon saat dirawat di sebuah rumah sakit. [YouTube CumiCumi]

Suara.com - Kabar duka kembali menyelimuti dunia hiburan Tanah Air. Minggu (10/7/2022) kemarin, komedian Rini S Bon Bon meninggal dunia setelah melawan penyakit diabetes yang dideritanya.

Rini meninggal dunia di kediamannya di kawasan Kramat Lontar, Paseban, Senen, Jakarta Pusat. Kabar duka tersebut dibagikan oleh kerabat dekat Rini, Qubil AJ melalui pesan WhatsApp.

"Innalillahi wainnailaihi rajiun. Allahuma firlahu wahamhu waafihi wafuanhu. Almarhumah Irni Yusnita (Rini S Bon Bon) Binti Suhandi semoga Allah ampuni segala dosa-dosanya diterima amal salehnya kebaikannya selama di dunia. Buat keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, dikuatkan iman islamnya. Aamiin aamin ya robbal alaamiin," tulis Qubil AJ.

Rini memang memiliki diabetes, sama seperti sang ayah dulu. Rini juga telah mengidap penyakit tersebut sejak 1996.

Pada dasarnya, diabetes tidak begitu berbahaya jika bisa dikontrol dengan baik. Namun, ketika penyakit ini sudah cukup parah, maka bisa berpotensi mengancam nyawa seseorang.

Diabetes juga biasanya menimbulkan berbagai gejala awal sebelum seseorang didiagnosis menderita diabetes. Melansir laman WebMD, berikut beberapa tanda-tanda awal seseorang mengalami diabetes.

1. Rasa lapar dan Lelah
Seseorang yang memiliki diabetes biasanya mudah merasa lapar dan lelah. Seperti yang diketahui, tubuh mengubah makanan menjadi glukosa yang bermanfaat untuk energi. Namun, hal tersebut membutuhkan insuli untuk melakukannya.

Orang yang mengalami diabetes biasanya memiliki kadar insulin yang rendah. Hal tersebut yang membuat glukosa tidak masuk ke dalam tubuh. Akibat glukosa yang tidak masuk tersebut akan membuat seseorang mudah kelelahan dan kelaparan.

2. Mudah Haus dan Banyak Buang Air Kecil
Pada umumnya, rata-rata seseorang buang air kecil antara empat atau tujuh kali dalam 24 jam. Namun penderita diabetes berpotensi buang air kecil lebih banyak. Hal ini terjadi karena diabetes mendorong gula darah naik sehingga ginjal sulit untuk mengembalikannya.

Hal tersebut berdampak pada produksi urin yang banyak. Dengan begitu seseorang akan sering buang air kecil. Tidak hanya itu, seringnya buang air kecil tersebut yang juga berdampak pada rasa mudah haus yang dialaminya.

3. Mulut Kering dan Kulit Gatal
Banyaknya cairan yang terbuang justru akan membuat kelembapan menjadi berkurang. Hal ini juga membuat seseorang mengalami berbagai hal seperti dehidrasi, bahkan kulit dan mulit yang kering. Kulit yang kering itu sendiri juga menyebabkan rasa gatal yang tidak nyaman.

4. Penglihatan Kabur
Seseorang dengan diabetes juga dapat terlihat berdasarkan pandangannya yang kabur. Kondisi diabetes mengubah kadar cairan dalam tubuh sehingga membuat lensa pada mata membengkak. Hal tersebut yang membuat penglihatan menjadi tidak fokus.

Itu dia beberapa gejala awal yang dari diabetes. Jika mengalami gejala tersebut harap untuk melakukan pengecekan lebih lanjut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Komedian Rini S Bon Bon Meninggal Dunia Karena Diabetes, Kenali Jenis dan Penyebab Penyakit Tersebut

Komedian Rini S Bon Bon Meninggal Dunia Karena Diabetes, Kenali Jenis dan Penyebab Penyakit Tersebut

Health | Senin, 11 Juli 2022 | 06:00 WIB

Kaki Hampir Diamputasi, Rini S Bon Bon Sempat Membaik Setelah Minum Ramuan Herbal

Kaki Hampir Diamputasi, Rini S Bon Bon Sempat Membaik Setelah Minum Ramuan Herbal

Entertainment | Senin, 11 Juli 2022 | 06:50 WIB

Innalilahi, Komedian Rini S Bon Bon Meninggal Dunia

Innalilahi, Komedian Rini S Bon Bon Meninggal Dunia

| Minggu, 10 Juli 2022 | 23:30 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB