Daftar Herbal yang Disebut Efektif sebagai Pengobatan Alternatif Diabetes

Risna Halidi, Fajar Ramadhan

Senin, 11 Juli 2022 | 11:33 WIB
Daftar Herbal yang Disebut Efektif sebagai Pengobatan Alternatif Diabetes
Jintan hitam atau habbatussauda (Freepik)

Suara.com - Komedian Irni Yusnita atau dikenal dengan nama Rini S Bon Bon meninggal dunia setelah melawan penyakit diabetes yang dideritanya. Rini sendiri diketahui sudah mengidap diabetes sejak 1996.

Berdasarkan informasi dari kerabat dekatnya, Rini hampir saja diamputasi akibat lecet dari sepatu yang dikenakan, yang membuat kakinya memiliki luka menggelembung.

Setelah menggelembung, Rini kemudian diberitakan memecahkan luka tersebut dengan peniti yang ternyata telah membusuk. Hal tersebut membuat Rini harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Selain mendapat perawatan dari rumah sakit, Rini juga mencoba berbagai perawatan alternatif untuk menyembuhkan penyakit diabetes yang dimilikinya. Ia sendiri juga pernah mencoba berbagai ramuan herbal untuk mengobati diabetes.

Perlu diketahui berbagai bahan herbal sendiri memang dikenal ampuh untuk mengobati penyakit diabetes. Dikutip dari Hello Sehat, berikut beberapa bahan herbal yang dipercaya ampuh untuk menjadi alternatif pengobatan diabetes.

Rini S Bon Bon (Youtube/Cumicumi)
Rini S Bon Bon (Youtube/Cumicumi)

1. Gingseng
Menurut sebuah penelitian, ginseng memiliki kandungan alami yang dapat digunakan sebagai obat herbal diabetes. Senyawa yang terdapat dalam gingseng sendiri dapat membantu mengatur penyerapan glukosa dalam tubuh.

Tidak hanya itu, dalam penelitian lain yang diterbitkan Journal of Medicinal Plants Research, baik akar, buah, maupun daun dari gingseng spesies Amerika atau Asia efektif mengendalikan gula darah dalam tubuh.

2. Kayu Manis
Kayu manis bermanfaat untuk menurunkan resistensi insulin dalam tubuh. Seperti yang diketahui insulin berguna untuk mengatur kadar gula dalam tubuh.

Sebuah penelitian mengungkapkan, kayu manis sebanyak 1, 3, atau 6 gram per hari dapat membantu menurunkan kadar gula darah bagi pasien diabetes tipe 2. Tidak hanya itu, kayu manis sendiri juga menekan komplikasi diabetes yang berhubungan dengan hipertensi dan jantung.

baca juga

3. Jintan Hitam
Jintan hitam (habbatussauda), juga diketahui mampu melawan peradangan, menurunkan kadar lemak darah, serta menjaga kesehatan jantung dan hati. Kandungan antioksidan di dalamnya mampu untuk mengurangi diabetes.

Selain itu, bahan yang satu ini juga membantu sekresi insulin yang dapat membantu mengontrol kadar gula dalam tubuh.

4. Kunyit
Berdasarkan sebuah studi Jurnal Diabetes Care, mengonsumsi kunyit 1,5 gram setiap hari selama sembilan bulan dapat mencegah perkembangan diabetes tipe 2, khususnya pada orang yang mengalami pradiabetes.

Antioksidan yang terdapat pada kunyit juga membantu mencegah adanya komplikasi oada penderita diabetes.

5. Jahe
Berdasarkan penelitian jurnal Complementary Therapies in Medicine pada 88 pasien diabetes menunjukkan, kandungan dalam jahe mampu mengurangi kadar gula darah puasa dan kadar HbA1c.

Selain itu, jahe juga mencegah peradangan yang menyebabkan komplikasi mata dan penyakit jantung akibat diabetes.

6. Lidah Buaya
Seperti yang diketahui lidah buaya sering kali dijadikan bahan-bahan obat untuk kesehatan, khususnya kecantikan. Namun, rupanya lidah buaya juga mampu dijadikan obat herbal diabetes.

Dikutip laman Global Diabetes Community, lidah buaya mampu mengurangi kadar gula darah puasa dalam tubuh. Selain itu, tanaman yang satu ini jadi ya berguna untuk menurunkan kadar lemak pada orang dengan diabetes tipe 2.

Kandungan lektin, mannans, san antrakuinon dalam lidah buaya mampu mempercepat proses penyembuhan akibat komplikasi diabetes.

7. Bawang Merah
Studi dalam jurnal Environmental Health Insight menunjukkan, penderita diabetes tipe 1 dan 2 yang mengonsumsi bawang merah 100 gram per hari dapat membantu menurunkan gula darah dalam tubuhnya.

Bawang merah sendiri juga berguna untuk meningkatkan insulin dalam tubuh yang berfungi untuk mengontrol kadar gula darah.

8. Daun Sirsak
Dalam jurnal Pharmacognosy Research tahun 2017, kandungan polifenol dan flavonoid dalam daun sirsak bersifat antihiperglikemik. Hal tersebut dapat mengurangi pemecahan gula dalam makanan.

Adanya sifat tersebut juga dapat memberi waktu pankreas untuk memproduksi insulinbyang dapat mengontrol kadar gula dalam tubuh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selamat Tinggal Selamanya, Komedian Rini S Bon Bon Meninggal Dunia Karena Diabetes

Selamat Tinggal Selamanya, Komedian Rini S Bon Bon Meninggal Dunia Karena Diabetes

Banten | Senin, 11 Juli 2022 | 11:19 WIB

Jenazah Rini S Bon Bon Akan Dikubur Satu Liang dengan Almarhum Ayah

Jenazah Rini S Bon Bon Akan Dikubur Satu Liang dengan Almarhum Ayah

Entertainment | Senin, 11 Juli 2022 | 10:55 WIB

Komedian Rini S. Bon Bon Meninggal, Berjuang Melawan Penyakit Diabetes Bertahun-tahun

Komedian Rini S. Bon Bon Meninggal, Berjuang Melawan Penyakit Diabetes Bertahun-tahun

Batam | Senin, 11 Juli 2022 | 10:50 WIB

Terkini

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:00 WIB

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 15:05 WIB

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

×