Update Covid-19 Global: Pemerintah China 'Paksa' Lansia Lakukan Vaksin

Risna Halidi, Lilis Varwati

Senin, 25 Juli 2022 | 09:10 WIB
Update Covid-19 Global: Pemerintah China 'Paksa' Lansia Lakukan Vaksin
Ilustrasi Covid-19 (Pixabay)

Suara.com - Update Covid-19 global harian per Senin (25/7/2022) tercatat adanya penambahan kasus positif sebanyak 589.816 dan angka kematian bertambah 728 jiwa.

Di sisi lain, jumlah orang di dunia yang sembuh dari infeksi virus corona itu juga bertambah 559.889 dalam sehari kemarin.

Dikutip dari situs Worldometers, rata-rata kasus positif mingguan di dunia turun 11 persen dari 6,97 juta menjadi 6,21 juta dalam sepekan terakhir. 

Tetapi, kasus positif selama tujuh hari terakhir didominasi Jepang yang alami kenaikan kasus hingga 73 persen. Kasus positif di negara tersebut tercatat mencapai 969 ribu hanya dalam seminggu.

Angka kematian Covid-19 secara mingguan di seluruh dunia juga turun sembilan persen, dari 13.389 menjadi 12.196 jiwa.

Peningkatan angka kematian juga dialami Jepang, naik 66 persen dari 164 jiwa menjadi 272 orang meninggal dalam tujuh hari terakhir.

Akumulasi data Covid-19 global per Senin (25/7/2022) pukul 08.00 WIB tercatat 575,14 juta kasus positif dengan 6,4 juta kematian dan 544,86 juta kasus sembuh.

China 'Paksa' Warga Lansia Agar Mau Vaksin 
China juga masih alami kenaikan kasus positif harian, meski jumlahnya dianggap jauh lebih rendah daripada negara-negara lain.

Namun, lantaran target pemerintah untuk mencapai nol-Covid, aturan ketat terkait pencegahan virus terus dilakukan selama masih ada penularan infeksi.

baca juga

China melaporkan 982 kasus baru Covid-19 untuk 23 Juli, naik dari 817 kasus sehari sebelumnya, kata Komisi Kesehatan Nasional mengatakan pada hari Minggu.

Sebagian besar kasus berada di provinsi barat laut Gansu dan wilayah selatan Guangxi.

China lakukan strategi vaksinasi sebagai salah satu upaya untuk menekan infeksi. Namun, kekhawatiran publik tentang keamanan vaksin yang digunakan masih menghambat upaya program vaksinasi terutama pada warga lansia. 

Wakil kepala Komisi Kesehatan Nasional Zeng Yixin meyakinkan warganya bahwa vaksin aman. Bahkan para pemimpin negara bagian dan partai China seluruhnya telah divaksinasi Covid-19.

Di China, pemimpin negara bagian dan partai merupakan kategori khusus pejabat tinggi di tingkat nasional dan wakil nasional, termasuk presiden Xi Jinping dan perdana menteri Li Keqiang.

Para ahli dan pejabat telah memperingatkan bahwa tingkat vaksinasi yang lebih rendah pada lansia berisiko memberatkan sumber daya kesehatan jika virus menyebar secara luas. Kondisi itu akan membuat China kurang siap untuk keluar dari kebijakan ketat dalam mencapai nol Covid. 

China telah mencapai tingkat vaksinasi 89,7 persen vaksin primer dan memberikan sekitar 56 persen vaksin booster terhadap 1,41 miliar penduduknya.

Tetapi, baru 61 persen dari mereka yang berusia di atas 80 tahun telah menyelesaikan vaksinasi dua dosisi pertama.

Saat ini, Cina hanya menggunakan produk vaksin Covid-19 yang dibuat negaranya sendiri, Sinovac dan Sinopharm. Negara tersebut belum menyetujui produk vaksin buatan luar negeri.

'Paksaan' yang lebih agresif agar masyarakat segera vaksin, seperti membatasi akses mereka yang tidak divaksinasi ke tempat-tempat umum, telah memicu reaksi di internet sehingga dengan cepat dibatalkan.

Kekhawatiran utama di antara yang tidak divaksinasi adalah keamanannya dapat menyebabkan penyakit parah pasca-vaksinasi.

Ketakutan tersebut tersebar secara daring serta kritik atas kurangnya transparansi pemerintah dan pembuat vaksin China.

“Vaksin Covid tidak menyebabkan leukemia atau diabetes, juga tidak memengaruhi perkembangan genetik, menyebabkan metastasis tumor atau peningkatan yang bergantung pada antibodi. Itu informasi palsu yang tidak bertanggung jawab di internet,” kata Wang Fusheng, pakar penyakit menular China.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kondisi Terkini Presiden Amerika Serikat Joe Biden: Paru-paru Bersih tapi Masih Sakit Tenggorokan

Kondisi Terkini Presiden Amerika Serikat Joe Biden: Paru-paru Bersih tapi Masih Sakit Tenggorokan

Health | Senin, 25 Juli 2022 | 08:47 WIB

Gernas BBI 2022 Kalsel: Pertamina Dukung Percepatan Pemulihan UMKM Pasca Covid-19

Gernas BBI 2022 Kalsel: Pertamina Dukung Percepatan Pemulihan UMKM Pasca Covid-19

Bisnis | Senin, 25 Juli 2022 | 07:58 WIB

Cakupan Booster Masih Rendah di Balikpapan, DKK dan BINDA Kaltim Door to Door

Cakupan Booster Masih Rendah di Balikpapan, DKK dan BINDA Kaltim Door to Door

Kaltim | Senin, 25 Juli 2022 | 08:00 WIB

Terkini

Siapa Dumatno? Sosok yang Disinggung Jaksa dalam Sidang Ijazah Jokowi

Siapa Dumatno? Sosok yang Disinggung Jaksa dalam Sidang Ijazah Jokowi

News | Sabtu, 07 November 2026 | 09:13 WIB

Parfum Kahf Paling Enak Warna Apa? Ini 5 Varian dengan Karakter Aroma Berbeda

Parfum Kahf Paling Enak Warna Apa? Ini 5 Varian dengan Karakter Aroma Berbeda

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 09:10 WIB

Kisah Pilu Wanita di Tulang Bawang Tertipu Pria Idaman di Aplikasi Kencan, Uang Rp110 Juta Ludes

Kisah Pilu Wanita di Tulang Bawang Tertipu Pria Idaman di Aplikasi Kencan, Uang Rp110 Juta Ludes

Lampung | Sabtu, 07 November 2026 | 09:10 WIB

Karhutla Ancam Aktivitas Ekonomi, Pemerintah Gandeng 400 Pengusaha Tambang

Karhutla Ancam Aktivitas Ekonomi, Pemerintah Gandeng 400 Pengusaha Tambang

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 09:09 WIB

Akun TikTok Dipolisikan, Tuduh SF Hariyanto Komentari Eks Kapolri Sadap Presiden

Akun TikTok Dipolisikan, Tuduh SF Hariyanto Komentari Eks Kapolri Sadap Presiden

Riau | Sabtu, 07 November 2026 | 09:06 WIB

Pemerintah Bidik Nilai Tukar Nelayan Tembus 120 pada 2027

Pemerintah Bidik Nilai Tukar Nelayan Tembus 120 pada 2027

Foto | Sabtu, 07 November 2026 | 09:00 WIB

4 Zodiak Paling Hoki Hari Ini 7 November 2026, Saatnya Jemput Peluang Emas!

4 Zodiak Paling Hoki Hari Ini 7 November 2026, Saatnya Jemput Peluang Emas!

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 08:44 WIB

BRILink Agen BRI Buka Peluang Ekonomi, Mitra di Rembang Layani hingga 100 Transaksi per Hari

BRILink Agen BRI Buka Peluang Ekonomi, Mitra di Rembang Layani hingga 100 Transaksi per Hari

Jawa Tengah | Sabtu, 07 November 2026 | 08:42 WIB

Viral Status 'Leren Sik' Wakil Ketua DPRD Jatim: Tak Ada Potret Wapres Gibran

Viral Status 'Leren Sik' Wakil Ketua DPRD Jatim: Tak Ada Potret Wapres Gibran

Jatim | Sabtu, 07 November 2026 | 08:36 WIB

Gunung Semeru Erupsi, Awan Panas Meluncur 5,5 Km ke Arah Besuk Kobokan

Gunung Semeru Erupsi, Awan Panas Meluncur 5,5 Km ke Arah Besuk Kobokan

News | Sabtu, 07 November 2026 | 08:33 WIB

×