Penelitian: Anak Ternyata Lebih Menyukai Makanan Alami Dibandingkan Makanan Olahan

Vania Rossa, Fajar Ramadhan

Kamis, 28 Juli 2022 | 15:52 WIB
Penelitian: Anak Ternyata Lebih Menyukai Makanan Alami Dibandingkan Makanan Olahan
Ilustrasi anak lebih suka makanan alami. (Unsplash.com/ kazuend)

Suara.com - Bicara soal makanan, banyak orang berpikir bahwa anak-anak pastilah lebih menyukai makanan-makanan olahan seperti kue, es krim, biskuit, permen, dan lain-lain; dan tidak suka makanan seperti sayur dan buah-buahan.

Tapi faktanya ternyata tidak seperti itu, lho. Sebuah studi justru menunjukkan hal sebaliknya. Dikatakan bahwa anak-anak sejatinya lebih menyukai makanan alami yang dimakan secara langsung dibandingkan makanan yang diolah.

Dilansir dari laman News18, disebutkan bahwa makanan alami memiliki tingkat rasa, keamanan, serta ketertarikan yang lebih tinggi pada anak-anak. Para peneliti di Universitas Edinburgh dan Yale mempelajari preferensi lebih dari 374 orang dewasa dan anak-anak di Amerika Serikat.

Sebanyak 137 anak berusia 6-10 tahun, ditunjukkan tiga jenis apel. Apel-apel tersebut berasal dari sumber yang berbeda, yaitu pertanian, laboratorium, dan pohon yang ditanam di laboraturium.

Hasilnya, banyak anak-anak memilih apel yang ditanam di pertanian dibandingkan di laboratorium. Dikatakan, anak-anak lebih menyukai tingkat kesegaran, dan cara penanamannya yang berada di luar serta mendapat sinar matahari langsung. Hal tersebut yang membuat mereka memilih apel di pertanian.

Hal tersebut juga disetujui orang dewasa yang memilih apel dari pertanian dibandingkan di laboratorium karena kealamiannya.

Sementara itu, dalam studi kedua, 85 anak-anak berusia 5-7 tahun dan 64 orang dewasa diperlihatkan empat jenis jus jeruk yang berbeda. Jenis jeruk yang diberikan pertama berasal dari pertanian, yang kedua tanpa informasi, ketiga jeruk dengan bahan kimia yang dihilangkan, keempat bahan kimia yang ditambahkan.

Dari keempat jeruk tersebut, baik anak-anak dan orang dewasa cenderung memilih jeruk alami dari pertanian tanpa perasa tambahan. Hal ini membuktikan kalau tidak hanya orang dewasa yang mementingkan keamanan untuk dikonsumsi, tetapi juga anak-anak.

Adanya penelitian tersebut menunjukkan kalau anak-anak, khususnya usia 5-10 tahun, ternyata juga memilih dalam hal mengonsumsi makanan. Mereka cenderung memilih makanan dari bahan alami yang aman untuk dikonsumsi.

baca juga

Seorang Dokter dari Fakultas Filsafat, Psikologi dan Ilmu Bahasa Universitas Edinburgh, Dr. Matti Wilks mengungkapkan, kecenderungan memilih makanan alami ini sendiri rupanya ada di masa anak-anak. Hal tersebut telah muncul di pikiran anak-anak pada usia 5 tahun atau lebih muda.

Dengan adanya pemikiran tersebut, dapat menunjukkan anak-anak terbukti menyukai makanan alami dibandingkan olahan. Hal ini sendiri juga berguna untuk keamanan dan kesehatan anak tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kementerian Anak: Tidak Boleh Ada Iklan Rokok Sepanjang Jalur Menuju Sekolah

Kementerian Anak: Tidak Boleh Ada Iklan Rokok Sepanjang Jalur Menuju Sekolah

Sulsel | Kamis, 28 Juli 2022 | 13:31 WIB

Nathalie Holscher Ogah Kembali Jadi Ibu Putri Delina, Relakan Mobil Alphard-nya

Nathalie Holscher Ogah Kembali Jadi Ibu Putri Delina, Relakan Mobil Alphard-nya

Bali | Kamis, 28 Juli 2022 | 12:31 WIB

Suami Miliki Gen Anak Kembar, Sosok Istri Dituduh Selingkuh Gegara Melahirkan Anak Tunggal

Suami Miliki Gen Anak Kembar, Sosok Istri Dituduh Selingkuh Gegara Melahirkan Anak Tunggal

News | Kamis, 28 Juli 2022 | 14:25 WIB

Terkini

4 Alasan Sunscreen SymWhite 377 Efektif Pudarkan Flek Hitam

4 Alasan Sunscreen SymWhite 377 Efektif Pudarkan Flek Hitam

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 06:48 WIB

Evakuasi Korban Kecelakaan Kapal Virgo Transport 8

Evakuasi Korban Kecelakaan Kapal Virgo Transport 8

Foto | Senin, 21 September 2026 | 06:00 WIB

Pecinta Disney Merapat, Mickey Mouse Kini Hadir di Berbagai Momen Lifestyle

Pecinta Disney Merapat, Mickey Mouse Kini Hadir di Berbagai Momen Lifestyle

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:55 WIB

Rajin Pakai Skincare tapi Jerawat Masih Muncul? Kenali Dulu Apa Itu Mikrobioma Kulit

Rajin Pakai Skincare tapi Jerawat Masih Muncul? Kenali Dulu Apa Itu Mikrobioma Kulit

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:46 WIB

Ketika Rumah Makin Pintar, Teknologi Dituntut Makin Mengerti Penghuninya

Ketika Rumah Makin Pintar, Teknologi Dituntut Makin Mengerti Penghuninya

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:35 WIB

Pengelola TPST Abu & Co Terancam Sanksi Pidana Jika Terbukti Cemari Sungai Cisadane

Pengelola TPST Abu & Co Terancam Sanksi Pidana Jika Terbukti Cemari Sungai Cisadane

Banten | Minggu, 20 September 2026 | 23:12 WIB

10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

Banten | Minggu, 20 September 2026 | 23:01 WIB

Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK

Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:52 WIB

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Jabar | Minggu, 20 September 2026 | 22:43 WIB

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:35 WIB

×