Ditularkan Lewat Cairan Tubuh, Benarkah Hepatitis B Bisa Menular Lewat Ciuman?

Kamis, 28 Juli 2022 | 17:30 WIB
Ditularkan Lewat Cairan Tubuh, Benarkah Hepatitis B Bisa Menular Lewat Ciuman?

Suara.com - Hepatitis B adalah salah satu penyakit infeksi hati atau liver karena virus hepatitis B yang bisa ditularkan melalui cairan tubuh maupun darah.

Seperti diketahui hepatitis adalah peradangan hati atau liver yang disebabkan karena berbagai hal seperti virus, kuman, bakteri, atau kebiasaan minum alkohol. Itulah sebab hepatitis terbagi jadi hepatitis A, B, C, D, E hingga hepatitis misterius.

Namun karena hepatitis B disebabkan karena cairan tubuh, lalu timbul pertanyaan bisakah hepatitis ditularkan melalui ciuman?

Dokter Spesialis Penyakit Dalam, dr. Irsan Hasan, Sp.PD mengatakan bahwa hepatitis B tidak mudah menular hanya dengan berciuman.

Ilustrasi Hepatitis Akut - Gejala Awal Hepatitis Akut Pada Anak dan Dewasa (Pixabay)
Ilustrasi Hepatitis Akut - Gejala Awal Hepatitis Akut Pada Anak dan Dewasa (Pixabay)

"Sebetulnya tidak, tidak semudah itu hepatitis menular. Jadi teoritis sebetulnya tidak menular melalui ciuman," ujar dr. Irsan dalam acara diskusi Kementerian Kesehatan, Kamis (28/7/2022).

Namun ia mendapati laporan guru yang tertular hepatitis B dari seorang muridnya yang dengan gangguan mental. Murid tersebut menggigit lengan guru tersebut, dan membuatnya dinyatakan positif hepatitis B.

Sehingga dr. Irsan menyimpulkan aksi ciuman yang dibarengi dengan gigitan berisiko menularkan hepatitis B.

"Jadi ternyata maaf, secara singkatnya kalau (ciuman) pake gigit-gigitan ada resiko penularan," tutupnya.

Menanggapi hal ini, Ketua Pokja Infeksi Saluran Reproduksi Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) Alamsyah Aziz menegaskan umumnya hepatitis B ditularkan secara vertikal yaitu dari ibu hamil ke bayinya melalui persalinan.

Baca Juga: Epidemiolog Tidak Setuju dengan Penyebutan Penyakit Hepatitis Misterius, Ini Alasannya

Sehingga pencegahan atau tes hepatitis B pada ibu hamil kini jadi standar prosedur yang dilakukan dokter obgyn.

"Bagaimana mencegah kasus penularan ibu ke anak, dan melakukan pengobatan, memberikan antivirus, dan juga dengan lakukan vaksinasi atau imunisasi, di akhir pada saat proses persalinan," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI