Orangtua, Ini Bahaya Anak Tak Segera Dapat Vaksin Campak Rubella

Risna Halidi, Dini Afrianti Efendi

Rabu, 03 Agustus 2022 | 11:23 WIB
Orangtua, Ini Bahaya Anak Tak Segera Dapat Vaksin Campak Rubella
Vaksin campak dan rubella, MMR. [Shutterstock]

Suara.com - Untuk mengejar cakupan imunisasi anak yang rendah akibat pandemi Covid-19, Kementerian Kesehatan kini fokus menyelenggarakan Bulan Imunisasi Nasional atau BIAN 2022 sepanjang Agustus 2022.

Ini adalah pelaksanaan BIAN tahap II untuk anak usia 9 hingga 59 bulan, yang akan menerima vaksin campak rubella, untuk mencegah penyakit ruam di kulit akibat virus yang bisa menular kepada orang lain.

Sayangnya masih banyak orang yang menyepelekan penyakit campak rubella ini, padahal anak yang memiliki rubella atau yang belum divaksinasi bisa menularkan kepada ibu hamil, yang bisa membahayakan kondisi janinnya.

Meskipun pada anak umumnya bergejala ringan, hanya demam dan ruam di kulit yang akan mereda dalam tiga hari, tapi kondisi ini bisa berbahaya jika sudah menular ke ibu hamil dan menginfeksi janin.

Mengutip Hello Sehat, ibu hamil yang terinfeksi rubella akan menyebabkan anak yang dilahirkan mengalami kondisi congenital rubella syndrome (CRS) adalah gangguan pendengaran, cacat mata dan jantung.

Serta kelainan seumur hidup lainnya, termasuk autisme, diabetes mellitus, dan disfungsi tiroid. Kebanyakan campak Jerman pada anak membutuhkan terapi, operasi, dan perawatan terus-menerus seumur hidup.

Diperkirakan ada 100 ribu kasus CRS di seluruh dunia setiap tahun. Sering kali, seorang anak dapat mengalami satu atau lebih cacat.

Tuli adalah kondisi paling umum yang terjadi pada anak yang sejak di kandungan sudah terinfeksi rubella.

Kondisi lain yang diakibatkan oleh congenital rubella syndrome adalah katarak, penyakit jantung, anemia, hepatitis, keterlambatan perkembangan, kerusakan retina, dikenal dengan retinopati, kepala, rahang bawah, atau mata yang berukuran kecil.

baca juga

Ada juga anak dengan masalah hati atau limpa, yang kadang-kadang hilang segera setelah lahir. Selain itu bayi yang terinfeksi rubella juga mengalami berat badan lahir rendah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Atalia Ridwan Kamil: Imunisasi Halal dan Aman

Atalia Ridwan Kamil: Imunisasi Halal dan Aman

Tantrum | Rabu, 03 Agustus 2022 | 01:01 WIB

Anak Belum Imunisasi Dasar Bisa dapat Beberapa Vaksin Sekaligus di BIAN 2022

Anak Belum Imunisasi Dasar Bisa dapat Beberapa Vaksin Sekaligus di BIAN 2022

Tantrum | Selasa, 02 Agustus 2022 | 19:32 WIB

Imunisasi Campak untuk Kekebalan Tubuh Anak

Imunisasi Campak untuk Kekebalan Tubuh Anak

Tantrum | Selasa, 02 Agustus 2022 | 09:39 WIB

Terkini

Internet Mati, Hidup Tiba-Tiba Lumpuh: Mengapa Aplikasi Kita Ringkih?

Internet Mati, Hidup Tiba-Tiba Lumpuh: Mengapa Aplikasi Kita Ringkih?

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:50 WIB

Bukan Cuma Hiburan, Sarif Abdillah Sebut Kesenian Tradisional Simpan Petuah Penting

Bukan Cuma Hiburan, Sarif Abdillah Sebut Kesenian Tradisional Simpan Petuah Penting

Jawa Tengah | Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:47 WIB

Cushion Viva Apakah Mengandung SPF? Cek Penjelasannya Sebelum Membeli

Cushion Viva Apakah Mengandung SPF? Cek Penjelasannya Sebelum Membeli

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:45 WIB

Kritik Matinya Hukum Tata Negara, Guru besar UGM: Runtuhkan Kekuasaan Sombong yang Dibeli Oligarki

Kritik Matinya Hukum Tata Negara, Guru besar UGM: Runtuhkan Kekuasaan Sombong yang Dibeli Oligarki

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:45 WIB

DPR RI Ajak Rawat Persatuan Lewat Kerja Nyata di Hari Sumpah Pemuda

DPR RI Ajak Rawat Persatuan Lewat Kerja Nyata di Hari Sumpah Pemuda

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:42 WIB

Sinopsis Eugenia, Drama Misteri Jepang Terbaru Kishii Yukino dan Kiryu Mai

Sinopsis Eugenia, Drama Misteri Jepang Terbaru Kishii Yukino dan Kiryu Mai

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:40 WIB

Bahas Ketegangan Geopolitik dan Karhutla, Dasco: Persatuan Jangan Cuma Berhenti di Semboyan

Bahas Ketegangan Geopolitik dan Karhutla, Dasco: Persatuan Jangan Cuma Berhenti di Semboyan

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:39 WIB

Remaja Hanyut di Sungai Langkat Ditemukan Meninggal Dunia

Remaja Hanyut di Sungai Langkat Ditemukan Meninggal Dunia

Sumut | Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:39 WIB

Bukan Menolak, 64 Persen Perokok Aktif Justru Setuju Harga Rokok Naik!

Bukan Menolak, 64 Persen Perokok Aktif Justru Setuju Harga Rokok Naik!

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:35 WIB

Refleksi 100 Tahun Sumpah Pemuda, GSI Kumpulkan Ratusan Anak Muda Lintas Organisasi di Kota Solo

Refleksi 100 Tahun Sumpah Pemuda, GSI Kumpulkan Ratusan Anak Muda Lintas Organisasi di Kota Solo

Surakarta | Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:34 WIB

×