India Laporkan Kematian Terkait Cacar Monyet, Jadi yang Pertama di Asia

Risna Halidi, Lilis Varwati

Jum'at, 05 Agustus 2022 | 07:07 WIB
India Laporkan Kematian Terkait Cacar Monyet, Jadi yang Pertama di Asia
Cacar monyet. [Noah Seelam/AFP]

Suara.com - India mengonfirmasi kematian pertama infeksi cacar monyet. Pasien merupakan seorang pemuda dari negara bagian Selatan Kerala, yang meninggal dunia pada Senin (1/8) lalu.

Ia menjadi orang keempat di dunia yang tercatat meninggal dunia akibat penyakit yang disebabkan oleh virus monkeypox tersebut, dan menjadi kematian cacar monyet pertama di Asia.

Menteri Kesehatan di Kerala - Veena George, mengatakan, pemuda itu telah dinyatakan positif cacar monyet saat masih di Uni Emirat Arab, sebelum kemudian kembali ke India.

"Kami diberitahu bahwa orang tersebut telah melakukan tes pada 19 Juli di UEA (Uni Emirat Arab) untuk monkeypox, dan ternyata positif. Jadi, saat itu otoritas rumah sakit swasta, mereka memberi tahu departemen kesehatan dan tim kami pergi ke sana. Sayangnya, orang itu meninggal pada 30 Juli malam," kata George, dikutip dari Fox.

Kementerian kesehatan federal India tidak memberikan komentar tentang kematian tersebut. Mereka hanya menyampaikan bahwa pemerintah pusat telah membentuk satuan tugas pejabat senior untuk memantau kasus cacar monyet di India.

India alami peningkatan kasus cacar monyet menjadi sembilan orang yang dinyatakan terinfeksi hingga saat ini. Negara bagian Kerala Selatan India telah melaporkan lima kasus dan ibu kota India memiliki empat pasien positif, kata laporan media setempat.

"Kami telah menerima 12 sampel (cacar monyet) dari berbagai negara bagian. Kami telah menerima sampel dari Delhi, Haryana, Himachal (Pradesh), Bihar, dan daerah tetangga UP (Uttar Pradesh)."

"Dari 12 ini, dua telah diuji positif dan mereka berdua dari Delhi," kata Profesor, Departemen Mikrobiologi, Institut Ilmu Kedokteran Seluruh India, Dr. Lalit Dar.

Sebelumnya, Organisasi Kesehatan Dunia WHO menerima laporan kematian pertama terkait cacar monyet terjadi di Nigeria pada kuartal kedua 2022 atau Juni lalu.

baca juga

Dikatakan virus cacar monyet menyebabkan penyakit dengan gejala yang lebih ringan daripada infeksi cacar lainnya.

Penularan dari manusia ke manusia terjadi melalui kontak dengan cairan tubuh, lesi pada kulit atau pada permukaan mukosa internal, seperti di mulut atau tenggorokan, tetesan pernapasan dan benda yang terkontaminasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasien Suspek Cacar Monyet di Jateng Jalani Tes PCR pada Lesi Ruam

Pasien Suspek Cacar Monyet di Jateng Jalani Tes PCR pada Lesi Ruam

Health | Kamis, 04 Agustus 2022 | 22:39 WIB

Pasien Suspek Cacar Monyet Asal Boyolali Dinyatakan Negatif, Ini Tanggapan Ganjar Pranowo

Pasien Suspek Cacar Monyet Asal Boyolali Dinyatakan Negatif, Ini Tanggapan Ganjar Pranowo

Purwokerto | Kamis, 04 Agustus 2022 | 21:51 WIB

Selain Ruam, Cacar Monyet Bisa Sebabkan Penis Bengkak hingga Nyeri Dubur

Selain Ruam, Cacar Monyet Bisa Sebabkan Penis Bengkak hingga Nyeri Dubur

Health | Kamis, 04 Agustus 2022 | 21:20 WIB

Terkini

Google Maps Rilis Citra Satelit Terbaru: Jalur Gaza Berubah Jadi Lautan Puing

Google Maps Rilis Citra Satelit Terbaru: Jalur Gaza Berubah Jadi Lautan Puing

Sulsel | Senin, 28 September 2026 | 17:58 WIB

Kemenkeu Telah Lunasi Utang Gagal Bayar Waskita Senilai Rp722 Miliar

Kemenkeu Telah Lunasi Utang Gagal Bayar Waskita Senilai Rp722 Miliar

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 17:57 WIB

22 Saham Gocap Langsung ARB, Ini Daftarnya

22 Saham Gocap Langsung ARB, Ini Daftarnya

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 17:53 WIB

KPK Pasang Mata di Lapas Cibinong, Buka Peluang Usut Dugaan Korupsi

KPK Pasang Mata di Lapas Cibinong, Buka Peluang Usut Dugaan Korupsi

Bogor | Senin, 28 September 2026 | 17:52 WIB

Purbaya Bikin Aturan Baru Sebelum Dipecat dari Menkeu: Dana SAL Tak Lagi Disimpan di BI

Purbaya Bikin Aturan Baru Sebelum Dipecat dari Menkeu: Dana SAL Tak Lagi Disimpan di BI

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 17:51 WIB

Ferdy Sambo Akan Hadiri Pemakaman Ibunda di Sulawesi? Ini Penjelasan Keluarga

Ferdy Sambo Akan Hadiri Pemakaman Ibunda di Sulawesi? Ini Penjelasan Keluarga

Sulsel | Senin, 28 September 2026 | 17:51 WIB

5 Jasad Korban KM Virgo Transport 8 Ditemukan dari Dalam Kapal, 64 Masih Dicari

5 Jasad Korban KM Virgo Transport 8 Ditemukan dari Dalam Kapal, 64 Masih Dicari

News | Senin, 28 September 2026 | 17:50 WIB

Rangkul Kekurangan! KickFlip Ungkap Indahnya Masa Muda di Lagu Puzzle Piece

Rangkul Kekurangan! KickFlip Ungkap Indahnya Masa Muda di Lagu Puzzle Piece

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 17:50 WIB

Pemerintah Siapkan Rp89 triliun untuk 33 PSEL, WALHI Pertanyakan Prioritas Pengelolaan Sampah

Pemerintah Siapkan Rp89 triliun untuk 33 PSEL, WALHI Pertanyakan Prioritas Pengelolaan Sampah

News | Senin, 28 September 2026 | 17:47 WIB

Tugas Sekolah Berbuah Dua Buku, Siswa SMA Kemala Bhayangkara Gunungsindur Tembus Dunia Literasi

Tugas Sekolah Berbuah Dua Buku, Siswa SMA Kemala Bhayangkara Gunungsindur Tembus Dunia Literasi

Bogor | Senin, 28 September 2026 | 17:46 WIB

×