Cara Menyeka Pantat yang Salah Bisa Picu Masalah Kesehatan, Begini yang Benar!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Jum'at, 05 Agustus 2022 | 17:00 WIB
Cara Menyeka Pantat yang Salah Bisa Picu Masalah Kesehatan, Begini yang Benar!
Ilustrasi pantat, menyeka pantat (Shutterstock)

Suara.com - Cara menyeka pantat yang salah bisa menyebabkan ketidaknyamanan, seperti anus terasa gatal. Meskipun semua orang mungkin sudah belajar cara membersihkan pantat sejak kecil.

Tapi, kebanyakan orang masih salah caranya menyeka pantat. Cara menyeka pantat yang terlalu kasar atau tidak terlalu bersih bisa menyebabkan berbagai masalah kesehatan.

Selain menimbulkan rasa gatal pada anus, menyeka pantat yang salah meningkatkan risiko infeksi saluran kemih (ISK) dan menyebarkan bakteri yang bisa membuat orang lain sakit.

Dr Sameer Islam jelas menjelaskan cara menyeka pantat dengan benar untuk mencegah berbagai masalah kesehatan.

Dalam videonya yang diunggah ke Youtube, dokter membagikan cara yang tepat untuk menyeka dan merawat bagian pantat Anda.

"Pantat termasuk area yang sangat sensitif, sehingga tidak boleh dibersihkan dengan kasar, tekanan atau gesekan," kata Dr Islam dikutip dari Daily Star.

Ilustrasi pantat, menyeka pantat. (Shutterstock)
Ilustrasi pantat, menyeka pantat. (Shutterstock)

Kemudian, Dr Islam membahas tips terbaiknya dalam hal menyeka pantat dan mengurangi efek buruk setelahnya.

Alih-alih menyeka pantat dengan tisu kering yang kasar, Anda bisa menambahkan sedikit air pada tisu toilet Anda untuk membersihkan pantat.

Ia juga menjelaskan metode terbaik untuk menyeka pantat, yakni dari arah depan ke belakang untuk mencegah penyebaran penyakit.

baca juga

"Jika Anda menyekanya dari belakang ke depan, ada kemungkinan Anda bisa menyebarkan terinfeksi bakteri yang tak diinginkan," jelasnya.

Sedangkan, menyeka pantat dengan kasar bisa menyebabkan robekan atau luka pada anus, wasir, dan nyeri.

Tak hanya itu, menyeka pantat dengan kasar juga bisa menyebabkan anus gatal, yakni suatu kondisi yang dikenal sebagai pruritus ani.

Pruritus ani adalah respon inflamasi yang disebabkan ketika jaringan halus di dekat anus telah tertekan atau terganggu.

Gejala kondisi ini termasuk nyeri tajam yang parah saat buang air besar, rasa sakit yang membakar atau menggerogoti yang berlangsung beberapa jam setelah buang air besar atau pendarahan dubur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ambeien Kenali Gejala dan Cara Mengobati Agar Tidak Semakin Parah

Ambeien Kenali Gejala dan Cara Mengobati Agar Tidak Semakin Parah

Depok | Rabu, 27 Juli 2022 | 11:55 WIB

Sembelit selama 3 Hari, Dokter Temukan Benda Tersangkut Dalam Usus Pria Ini!

Sembelit selama 3 Hari, Dokter Temukan Benda Tersangkut Dalam Usus Pria Ini!

Health | Minggu, 17 Juli 2022 | 10:22 WIB

Awalnya Abaikan Aduan Anak, Ibu Ini Kaget Lihat Isi Pensil Menancap di Pantat Putranya

Awalnya Abaikan Aduan Anak, Ibu Ini Kaget Lihat Isi Pensil Menancap di Pantat Putranya

News | Sabtu, 16 Juli 2022 | 15:16 WIB

Terkini

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB