Hari Kemerdekaan ke-77, Pakar Ungkap Indonesia Masih Alami 7 Tantangan Kesehatan Ini

Bimo Aria Fundrika

Rabu, 17 Agustus 2022 | 11:02 WIB
Hari Kemerdekaan ke-77, Pakar Ungkap Indonesia Masih Alami 7 Tantangan Kesehatan Ini
Sejumlah tenaga kesehatan menyanyikan yel-yel sebelum melakukan perawatan terhadap pasien COVID-19 di Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Jumat (22/1/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Di tengah momentum Hari Kemerdekaan ke-77, Indonesia masih mengalami sejumlah tantangan di bidang kesehatan. Hal itu diungkapkan oleh Direktur Pasca-Sarjana Universitas YARSI Prof Tjandra Yoga Aditama

"Pertama, bagaimana terus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memberi prioritas penting bagi kesehatan," kata Tjandra seperti dikutip dari ANTARA.

Guru Besar Fakultas Kesehatan Universitas Indonesia (FKUI) itu juga mengatakan bahwa Covid-19 telah membuat masyarakat dan penentu kebijakan publik makin memberi prioritas pada kesehatan.

"Kita semua harus menyadari, health is not everything, but without health everything is nothing," katanya.

Tantangan kedua ialah menjamin tersedianya pelayanan kesehatan primer, utamanya untuk menjaga yang sehat agar tetap sehat, dan memiliki paradigma sehat, kata Tjandra.

Ilustrasi dokter, apakah dokter wajib masuk IDI. (Pixabay/parentingupstream)
Ilustrasi dokter, apakah dokter wajib masuk IDI. (Pixabay/parentingupstream)

Walaupun sudah sejak sebelum 1980 Indonesia sudah punya Puskesmas di semua kecamatan, tapi kini 5.498 dari 10.373 Puskesmas (53%) belum memiliki sembilan jenis tenaga kesehatan sesuai standar, dan 586 Puskesmas belum memiliki tenaga dokter.

Ketiga adalah peningkatan mutu pelayanan di rumah sakit. Menurutnya, uang yang keluar untuk membiayai yang sakit untuk berobat ke luar negeri, lebih dari Rp110 triliun setiap tahunnya.

Ada tiga hal yang menurut Tjandra perlu dibenahi. Pertama, tentang aturan termasuk perpajakan alat kesehatan, kedua adalah sarana dan prasarana serta ketiga tentang ketersediaan dan pemerataan tenaga kesehatan yang bermutu.

Tjandra mengatakan penanggulangan pandemi COVID-19 saat ini menjadi tantangan keempat yang perlu dihadapi pemangku kebijakan di sektor kesehatan.

baca juga

"Bagaimana kita bersiap menghadapi kemungkinan masalah keamanan kesehatan di masa depan, termasuk kemungkinan wabah dan pandemi lagi," katanya.

Ke lima, adalah advokasi dan koordinasi, karena masalah kesehatan tidak akan diselesaikan hanya oleh sektor kesehatan semata.

"Salah satu contoh konkretnya adalah penerapan pendekatan One Health yang sebagai suatu pendekatan kolaboratif dalam pelayanan kesehatan manusia, hewan dan lingkungan yang dilaksanakan secara terpadu lintas sektor dan tentu juga bersama masyarakat," ujarnya.

Tantangan keenam, kata Tjandra, perlu upaya ekstra keras untuk mencapai goal 3 SDG, yaitu mencapai Kehidupan Sehat dan Sejahtera di tahun 2030.

"Salah targetnya adalah mengakhiri epidemi AIDS, tuberkulosis, malaria, dan penyakit tropis yang terabaikan, dan memerangi hepatitis, penyakit bersumber air, serta penyakit menular lainnya pada tahun 2030," katanya.

Tjandra mengatakan angka tuberkulosis di Indonesia masih tinggi, juga masih terdapat ratusan kabupaten yang belum bebas malaria dan penyakit lainnya.

"Jelaslah perlu ada prioritas kegiatan dan sumber daya untuk pencapaian target SDG 2030 demi kesehatan dan kesejahteraan bangsa," katanya.

Tantangan terakhir adalah bagaimana Indonesia berperan dalam kesehatan dunia melalui Forum G20 pada 2022. "Sebelum ini maka juga sudah amat banyak peran Indonesia dalam forum diplomasi kesehatan dunia, baik dalam bentuk berbagai kebijakan global maupun juga dalam peran nyata sebagai jajaran WHO di berbagai tingkatan," ujarnya.

Menurut Tjandra sumbangsih Indonesia untuk kesehatan dunia perlu terus ditingkatkan, baik dengan mengacu pada pengalaman menangani masalah kesehatan yang beragam, hasil penelitian anak negeri dan juga dengan kepakaran dan pengalaman panjang yang dimiliki.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tagar #HUT77RI Duduki Trending Topic Twitter indonesia, Banjir Ucapan dan Doa Warganet

Tagar #HUT77RI Duduki Trending Topic Twitter indonesia, Banjir Ucapan dan Doa Warganet

Tekno | Rabu, 17 Agustus 2022 | 10:43 WIB

Di HUT RI Ke-77, Menkumham RI Berikan 168.196 Napi Remisi, Sebanyak 2.725 Langsung Dibebaskan

Di HUT RI Ke-77, Menkumham RI Berikan 168.196 Napi Remisi, Sebanyak 2.725 Langsung Dibebaskan

News | Rabu, 17 Agustus 2022 | 10:41 WIB

Jadi Tradisi Setiap Perayaan Hari Kemerdekaan, Ini Sejarah dan Makna Perlombaan 17 Agustus

Jadi Tradisi Setiap Perayaan Hari Kemerdekaan, Ini Sejarah dan Makna Perlombaan 17 Agustus

Lifestyle | Rabu, 17 Agustus 2022 | 10:33 WIB

Terkini

Pelindo Perkenalkan ADHARA, Hubungkan Ekosistem Maritim Dalam Satu Platform Digital

Pelindo Perkenalkan ADHARA, Hubungkan Ekosistem Maritim Dalam Satu Platform Digital

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:34 WIB

Strategi Komprehensif BRI Antar UMKM Indonesia Bertarung di Pasar Ekspor Global

Strategi Komprehensif BRI Antar UMKM Indonesia Bertarung di Pasar Ekspor Global

Bri | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Pemilik dan Operator Judi Online di Sumut Ditangkap, Raup Keuntungan Ratusan Juta

Pemilik dan Operator Judi Online di Sumut Ditangkap, Raup Keuntungan Ratusan Juta

Sumut | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:28 WIB

Lewat Program BRI Sahabat Disabilitas 2026 di Makassar, BRI Peduli Berikan Pelatihan dan Pemagangan

Lewat Program BRI Sahabat Disabilitas 2026 di Makassar, BRI Peduli Berikan Pelatihan dan Pemagangan

Bekaci | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:24 WIB

Disambut Karangan Bunga dan Tepuk Tangan, Luky Alfirman Kembali ke Kemenkeu sebagai Wamen

Disambut Karangan Bunga dan Tepuk Tangan, Luky Alfirman Kembali ke Kemenkeu sebagai Wamen

Video | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Ajak Anak Belajar Finansial Lewat Fitur BRImo Junior

Ajak Anak Belajar Finansial Lewat Fitur BRImo Junior

Bri | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:19 WIB

Di Makassar, BRI Peduli Bekali Disabilitas Dengan Keterampilan dan Wawasan Digital

Di Makassar, BRI Peduli Bekali Disabilitas Dengan Keterampilan dan Wawasan Digital

Jawa Tengah | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:18 WIB

BRI Peduli Gelar BRI Sahabat Disabilitas 2026 di Makassar, Berikan Pembekalan Kewirausahaan

BRI Peduli Gelar BRI Sahabat Disabilitas 2026 di Makassar, Berikan Pembekalan Kewirausahaan

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:14 WIB

MK Tolak Hadirkan Wapres Gibran dalam Sidang Pembuktian Gugatan Syarat Pendidikan

MK Tolak Hadirkan Wapres Gibran dalam Sidang Pembuktian Gugatan Syarat Pendidikan

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:14 WIB

BRI Peduli Buka Peluang Bagi Penyandang Disabilitas di Makassar Dengan Pembekalan Kewirausahaan

BRI Peduli Buka Peluang Bagi Penyandang Disabilitas di Makassar Dengan Pembekalan Kewirausahaan

Jogja | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:10 WIB

×