Apa Itu Flu Tomat? Belum Ada Obatnya, Waspadai Gejala Pada Anak

Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Senin, 22 Agustus 2022 | 12:37 WIB
Apa Itu Flu Tomat? Belum Ada Obatnya, Waspadai Gejala Pada Anak
Ilustrasi flu - Apa Itu Flu Tomat (unsplash)

Suara.com - Baru-baru ini, dunia kesehatan kembali dihebohkan dengan penyakit infeksi baru, yaitu flu tomat. Apa itu flu tomat? Bagaimana gejala dan cara pencegahannya?

Penyakit flu tomat ini perlu diwaspadai karena diketahui telah menyerang beberapa anak berusia di bawah 5 tahun di India. Sejauh ini, flu tomat telah menginfeksi sebanyak 82 anak berusia di bawah 5 tahun. Melansir The Lancet Respiratory Medicine, flu tomat pertama kali diidentifikasi di India pada tanggal 6 Mei 2022 lalu.

Apa itu Flu Tomat? 

Dinamakan flu tomat atau demam tomat, karena penyakit ini ditandai dengan gejala blister atau lepuh berwarna merah di permukaan kulit. Kemudian, infeksi virus ini juga disertai dengan nyeri sendi dan demam.

Menilik Gejala Flu Tomat

Diketahui, gejala utama flu tomat mirip dengan chikungunya, yang meliputi demam tinggi, ruam, dan nyeri hebat pada persendian. Sedangkan beberapa gejala lainnya seperti pegal-pegal, demam dan kelelahan mirip dengan yang dialami pasien Covid-19.

Gejala lain termasuk juga pembengkakan sendi, mual, diare, dehidrasi, nyeri sendi dan demam tinggi. Bahkan dalam beberapa kasus, pasien juga melaporkan perkembangan ruam pada kulit mereka.

Mengutip laman Indiantoday.com, ada tambahan bahwa gejala lebih lanjut termasuk juga kelelahan, mual, muntah, diare, demam, dehidrasi, pembengkakan sendi, nyeri tubuh, dan gejala seperti influenza umum, yang mirip dengan yang dimanifestasikan pada demam berdarah.

Sama halnya dengan flu Singapura, flu tomat ini juga tergolong dalam jenis penyakit self limiting disease atau bisa sembuh dengan sendirinya, tanpa memerlukan perawatan atau pengobatan khusus.

Perawatan atau obat yang diberikan hanyalah bersifat simptomatik, yaitu untuk meredakan gejala yang terjadi pada anak. Misalnya, minum obat parasetamol untuk meredakan demam atau nyeri sendi. Sementara itu, ruam kemerahan di tubuh anak akan perlahan menghilang bila demam kian menurun.

Cara Pencegahan Flu Tomat

Lantas, bagaimana cara pencegahan flu tomat? Beberapa cara di bawah ini bisa dilakukan untuk mencegah penyebaran flu tomat pada anak:

- Menjaga kebersihan lingkungan rumah.

- Anak dengan gejala flu tomat perlu mengisolasi diri sampai dengan hasil pemeriksaan keluar.

- Apabila hasilnya menunjukkan terinfeksi, maka segera lakukan isolasi mandiri karena penyakit ini mudah menular dengan cepat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspada, Hidung Tersumbat dan Batuk Juga Bisa Jadi Gejala Cacar Monyet

Waspada, Hidung Tersumbat dan Batuk Juga Bisa Jadi Gejala Cacar Monyet

Health | Senin, 22 Agustus 2022 | 04:21 WIB

Sudah Masuk Indonesia, Ini Gejala dan Cara Pencegahan Cacar Monyet

Sudah Masuk Indonesia, Ini Gejala dan Cara Pencegahan Cacar Monyet

Health | Minggu, 21 Agustus 2022 | 19:18 WIB

Kemenkes Konfirmasi Satu Kasus Positif Cacar Monyet di Jakarta, Ingat Lagi Gejala dan Pencegahannya

Kemenkes Konfirmasi Satu Kasus Positif Cacar Monyet di Jakarta, Ingat Lagi Gejala dan Pencegahannya

Health | Minggu, 21 Agustus 2022 | 15:00 WIB

Tak Cuma Ruam, Ini Gejala Cacar Monyet Lainnya yang Perlu Diwaspadai!

Tak Cuma Ruam, Ini Gejala Cacar Monyet Lainnya yang Perlu Diwaspadai!

Health | Minggu, 21 Agustus 2022 | 11:57 WIB

5 Gejala Rabun Dekat, Periksa ke Dokter Mata jika Mengalaminya

5 Gejala Rabun Dekat, Periksa ke Dokter Mata jika Mengalaminya

Health | Jum'at, 19 Agustus 2022 | 10:52 WIB

Ancaman Penyakit Baru: Flu Tomat Intai Anak-anak dan Mudah Menular

Ancaman Penyakit Baru: Flu Tomat Intai Anak-anak dan Mudah Menular

Health | Jum'at, 19 Agustus 2022 | 09:30 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB