Hati-Hati, Menghirup Pakaian Perokok Bisa Tingkatkan Risiko Kanker!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 23 Agustus 2022 | 17:35 WIB
Hati-Hati, Menghirup Pakaian Perokok Bisa Tingkatkan Risiko Kanker!
Ilustrasi merokok (freepik.com/ArthurHidden)

Suara.com - Sebuah studi baru menemukan bahwa pakaian bisa menjadi objek pemicu kanker. Tapi, bukan berarti pakaian yang Anda kenakan, baik itu kemeja, jeans atau lainnya menjadi penyebab kanker.

Penelitian ini tidak membahas soal jenis kain pakaian Anda. Tetapi, mereka menganalisis dampak bahan kimia untuk membuat pakaian dengan risiko kanker.

Sebenarnya, salah satu penyebab utama kanker adalah merkokok. Tapi, orang yang tidak merokok atau menjadi perokok pasif juga berisiko terkena kanker.

Seseorang bisa menjadi perokok pasif ketika menghirup asap rokok dari orang yang merokok. Selain itu, menghirup partikel dari asap rokok yang terperangkap dalam pakaian, furnitur, karpet hingga rambut.

Sehingga, orang yang berada di dekat atau mengenakan barang-barang itu bisa menghirup partikel asap rokok.

Dampak menghirup partikel asap rokok inilah yang sedang dipelajari oleh para peneliti dari California's Berkeley Lab. Mereka menemukan orang yang sering menghirup partikel asap rokok pada barang-barang itu memiliki tingkat senyawa beracun 86 kali lebih tinggi dalam sistem tubuh mereka.

Ilustrasi merokok (Freepik.com/wirestock)
Ilustrasi merokok (Freepik.com/wirestock)

Hasil ini diperoleh setelah meminta tiga non-perokok untuk memakai pakaian perokok berat selama tiga jam. Setelah itu, penelitia menguji urine mereka untuk mengetahui adanya karsinogen di dalamnya.

Penelitian itu juga bukan satu-satunya yang menunjukkan bahwa asap rokok bisa meningkatkan risiko kanker. Studi lain menemukan karsinogen yang sama, ketika terkena jaringan paru-paru yang menyebabkan kerusakan DNA. Sedangkan, kerusakan DNA itulah yang menjadi pemicu utama kanker.

Anda harus tahu bahwa asap rokok terdiri dari partikel nikotin dan bahan kimia lain yang mengendap dari rokok dan menjadi bahan lain. Selain nikotin, bahan kimia ini termasuk cotinine dan NNK.

baca juga

Cotinine adalah produk sampingan dari nikotin yang berkembang ketika dimetabolisme di dalam tubuh. Sementara, NNK adalah produk sampingan lain dari tembakau, yang mendorong perkembangan kanker.

Keduanya diduga bergabung dengan polutan lain di udara untuk membentuk karsinogen.

"Nikotin dilepaskan dalam jumlah besar selama merokok dan melapisi semua permukaan dalam ruangan, termasuk kulit manusia," kata Doctor Xiaochen Tang dikutip dari Express.

Sementara itu, petugas medis di University of California Neal Benowitz menambahkan temuan ini menggambarkan potensi dampak kesehatan dari asap rokok, yang tidak hanya mengandung TSNA tetapi juga ratusan bahan kimia lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hati-Hati, Konsumsi 2 Vitamin Ini Bersamaan Justru Bisa Picu Kanker

Hati-Hati, Konsumsi 2 Vitamin Ini Bersamaan Justru Bisa Picu Kanker

Health | Selasa, 23 Agustus 2022 | 16:47 WIB

Terlahir dengan Mata Juling, Ternyata Anak Ini Idap Kanker Mata Serius

Terlahir dengan Mata Juling, Ternyata Anak Ini Idap Kanker Mata Serius

Health | Senin, 22 Agustus 2022 | 15:45 WIB

Kerap Dianggap Sama, Kimono dan Yukata Sebetulnya Berbeda

Kerap Dianggap Sama, Kimono dan Yukata Sebetulnya Berbeda

Your Say | Senin, 22 Agustus 2022 | 12:19 WIB

Terkini

Pemerintah Mau Salurkan BSU Rp300.000, Anggaran Rp12 Triliun Sudah Disiapkan

Pemerintah Mau Salurkan BSU Rp300.000, Anggaran Rp12 Triliun Sudah Disiapkan

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 08:19 WIB

Demi Selamatkan Kambing Kesayangan, Kakek 80 Tahun di Jombang Pulang Tinggal Nama

Demi Selamatkan Kambing Kesayangan, Kakek 80 Tahun di Jombang Pulang Tinggal Nama

Jatim | Kamis, 01 Oktober 2026 | 08:16 WIB

Weton Lakuning Setan Apa Maknanya? Kenali Watak dan Deretan Weton yang Dinaungi

Weton Lakuning Setan Apa Maknanya? Kenali Watak dan Deretan Weton yang Dinaungi

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 08:13 WIB

LPS Pertahankan Tingkat Bunga Penjaminan Hingga Januari 2027, Ini Alasannya

LPS Pertahankan Tingkat Bunga Penjaminan Hingga Januari 2027, Ini Alasannya

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 08:06 WIB

65 Persen Mobil di Jateng Masih Pakai BBM, BYD Dorong Peralihan ke Kendaraan Energi Baru

65 Persen Mobil di Jateng Masih Pakai BBM, BYD Dorong Peralihan ke Kendaraan Energi Baru

Jawa Tengah | Kamis, 01 Oktober 2026 | 08:05 WIB

KPF Desak Prabowo Bentuk TGPF Independen Usut Kekerasan Demo 27 Agustus

KPF Desak Prabowo Bentuk TGPF Independen Usut Kekerasan Demo 27 Agustus

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 07:51 WIB

Saksi Hidup G30S Bongkar Peran Karno Gejik, Eksekutor PKI yang Catat Daftar Nama Warga untuk Dibunuh

Saksi Hidup G30S Bongkar Peran Karno Gejik, Eksekutor PKI yang Catat Daftar Nama Warga untuk Dibunuh

Surakarta | Kamis, 01 Oktober 2026 | 07:49 WIB

7 Sifat Buruk dan Kelebihan Shio Ayam dalam Pekerjaan dan Percintaan

7 Sifat Buruk dan Kelebihan Shio Ayam dalam Pekerjaan dan Percintaan

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 07:43 WIB

Daftar Hari Besar Nasional dan Internasional Oktober 2026 Lengkap

Daftar Hari Besar Nasional dan Internasional Oktober 2026 Lengkap

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 07:42 WIB

Kebakaran TPA Jatibarang Meluas 10 Hektare, Gas Metana Bikin Api Membara

Kebakaran TPA Jatibarang Meluas 10 Hektare, Gas Metana Bikin Api Membara

Jawa Tengah | Kamis, 01 Oktober 2026 | 07:40 WIB

×