Jangan Dianggap Remeh, Duduk Terlalu Lama Dapat Sebabkan Kematian

Vania Rossa, Fajar Ramadhan

Kamis, 25 Agustus 2022 | 08:09 WIB
Jangan Dianggap Remeh, Duduk Terlalu Lama Dapat Sebabkan Kematian
Ilustrasi duduk terlalu lama. (Pixabay)

Suara.com - Terlalu lama duduk ternyata dapat memberi dampak negatif bagi tubuh, salah satunya kematian. Hal ini dibahas oleh Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Prof. dr. Zubairi Djurban, Sp.PD.

Melalui akun twitter pribadinya, Prof. Zubairi mengatakan, kematian karena duduk ini sendiri sudah dijelaskan dalam sebuah studi di Simon Fraser University yang dipublikasikan di JAMA Cardiology. Tidak hanya itu, kondisi kematian karena duduk ini juga telah diteliti di berbagai studi lainnya.

Dalam studi, dikatakan orang yang duduk 6 hingga 8 jam sehari dapat berisiko terhadap penyakit jantung dan kematian sekitar 12 sampai 13 persen.

Bahkan jika duduk yang dilakukan 8 jam kondisi risiko kematian meningkat menjadi 20 persen. Meskipun demikian, Prof. Zubairi mengungkapkan kondisi duduk yang dimaksud adalah tanpa adanya aktivitas fisik lain.

“Studi bilang, orang yang menghabiskan 6 hingga 8 jam per hari untuk duduk memiliki peningkatan risiko kematian dini dan penyakit jantung sebesar 12 hingga 13 persen. Kalau 8 jam per hari bahkan memiliki risiko 20 persen lebih tinggi,” tulis Prof. Zubairi di akun Twitter pribadinya, Rabu (24/8/2022).

“Lebih dari 100 ribu orang yang tinggal di 21 negara berbeda selama 11 tahun. Didapati bahwa kombinasi duduk lama dan tidak aktif secara fisik sangat berbahaya,” sambungnya.

Prof. Zubairi juga menyamakan kondisi duduk yang lama ini sama dengan para perokok. Hal ini karena angka orang yang meninggal karena kebiasaan duduk lama dengan perokok tidak jauh berbeda.

Dikatakan, orang yang duduk tanpa adanya aktivitas fisik lainnya mencapai angka kematian sebesar 8,8 pesen. Sementara untuk para perokok sendiri mencapai 10,6 persen.

Duduk yang lama tanpa adanya aktivitas fisik dapat membuat kolesterol naik hingga gula darah terganggu. Kondisi ini juga bisa menyebabkan lemak menumpuk yang meningkatkan risiko stroke dan penyakit jantung pada seseorang, demikian jelas Prof. Zubairi.

baca juga

Meskipun berbahaya, bukan berarti orang-orang dilarang untuk duduk. Namun, ketika ada kegiatan yang membutuhkan duduk untuk lama, penting untuk sesekali melakukan aktivitas lain. Hal tersebut akan sangat membantu tubuh tetap bergerak aktif.

Peregangan setelah lama duduk juga penting dan dapat membantu menurunkan risiko kematian. Untuk itu, Prof. Zubairi memberi saran agar masyarakat tidak malas untuk bergerak. Menurutnya, setidaknya lakukan aktivitas lain lebih baik untuk mencegah kematian akibat terlalu lama duduk.

“Ya bergerak dan aktif. Jangan malas atau mager. Lakukan olahraga selama 30 menit tiap hari. Bergerak sebanyak mungkin dan berprinsip sedikit olahraga itu lebih baik daripada tidak sama sekali,” tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kurang Aktivitas Fisik seperti Duduk di Depan TV Dapat Memicu Perkembangan Demensia

Kurang Aktivitas Fisik seperti Duduk di Depan TV Dapat Memicu Perkembangan Demensia

Health | Selasa, 23 Agustus 2022 | 12:30 WIB

Benarkah Angin Duduk Sebabkan Kematian, Dokter Tirta Ungkap Faktanya

Benarkah Angin Duduk Sebabkan Kematian, Dokter Tirta Ungkap Faktanya

Health | Jum'at, 05 Agustus 2022 | 11:16 WIB

Dibanding Berdiri, Buang Air Kecil Sambil Duduk Lebih Baik untuk Pria

Dibanding Berdiri, Buang Air Kecil Sambil Duduk Lebih Baik untuk Pria

Health | Kamis, 07 Juli 2022 | 20:54 WIB

Terkini

Kiamat Harga Gadget 2027? TSMC Naikkan Biaya Produksi Chip 10%, Raksasa Teknologi Mulai "Eksodus"

Kiamat Harga Gadget 2027? TSMC Naikkan Biaya Produksi Chip 10%, Raksasa Teknologi Mulai "Eksodus"

Tekno | Rabu, 22 Juli 2026 | 09:13 WIB

Live Malam Hari! Catat Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026

Live Malam Hari! Catat Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 09:06 WIB

Antam dan Galeri 24 Koreksi, Cek Harga Jual dan Buyback Emas Hari Ini di Pegadaian

Antam dan Galeri 24 Koreksi, Cek Harga Jual dan Buyback Emas Hari Ini di Pegadaian

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 09:03 WIB

Sepak Terjang Nanik S. Deyang Pimpin BGN, Kini Pilih Mundur Fokus Pengobatan

Sepak Terjang Nanik S. Deyang Pimpin BGN, Kini Pilih Mundur Fokus Pengobatan

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 09:02 WIB

Bukan Sekadar Transportasi, KRL Mengubah Cara Saya Melihat Perjalanan Harian

Bukan Sekadar Transportasi, KRL Mengubah Cara Saya Melihat Perjalanan Harian

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 09:02 WIB

Soal Infertilitas: Sperma Kosong, Bayi Tabung hingga Mitos Gaya Hubungan Intim

Soal Infertilitas: Sperma Kosong, Bayi Tabung hingga Mitos Gaya Hubungan Intim

Video | Rabu, 22 Juli 2026 | 09:00 WIB

Liburan ke Malioboro Makin Asyik, Becak Listrik Gratis Kembali Beroperasi

Liburan ke Malioboro Makin Asyik, Becak Listrik Gratis Kembali Beroperasi

Foto | Rabu, 22 Juli 2026 | 09:00 WIB

Jalur Bab el-Mandeb Membara: Harga Minyak Dunia Mengamuk di Tengah Gempuran 11 Malam AS ke Iran

Jalur Bab el-Mandeb Membara: Harga Minyak Dunia Mengamuk di Tengah Gempuran 11 Malam AS ke Iran

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 08:58 WIB

Kebencian Salah Sasaran: Mengapa Perempuan Memusuhi Perempuan Lain?

Kebencian Salah Sasaran: Mengapa Perempuan Memusuhi Perempuan Lain?

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 08:55 WIB

Jatuh Cinta pada MRT Jakarta dan Semangat Baru Bertransportasi Umum

Jatuh Cinta pada MRT Jakarta dan Semangat Baru Bertransportasi Umum

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 08:49 WIB

×