Tak Banyak yang Tahu, Minum Teh Setiap Hari Turunkan Risiko Kematian dan Penyakit Kronis

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Selasa, 30 Agustus 2022 | 10:50 WIB
Tak Banyak yang Tahu, Minum Teh Setiap Hari Turunkan Risiko Kematian dan Penyakit Kronis
Ilustrasi teh daun gaharu (Pixabay.com)

Suara.com - Teh merupakan salah satu minum yang jadi favorit masyarakat selain kopi. Selama ini teh memang dikenal punya banyak manfaat bagi kesehatan.

Kini sebuah penelitian menunjukan rutin minum teh hitam atau black tea setiap hari dua cangkir atau lebih menurunkan risiko kematian, bisa hidup lebih lama dan lebih sehat.

Fakta ini terungkap melalui penelitian yang diterbitkan pada 29 Agustus di Annals of Internal Medicine oleh para peneliti dari National Institutes of Health dengan menganalisis data lebih dari 500.000 penduduk Inggris usia 40 hingga 60 tahun.

Penelitian membandingkan kebiasaan minum teh dengan tingkat kematian dan semua penyebabnya. Hasilnya ditemukan, orang yang mengonsumsi minimal dua cangkir teh hitam per hari 9 hingga 13 persen menurunkan risiko kematian selama 11 tahun.

Ilustrasi Teh Telang (Freepik.com)
Ilustrasi Teh Telang (Freepik.com)

Selain itu, minum teh lebih banyak juga dikaitkan penurunan risiko penyakit jantung atau stroke. Bahkan menurut data, manfaat yang sama didapatkan meski teh yang ditambah susu maupun gula.

Hal ini membantah kekhawatiran sebelumnya, mengonsumsi minum teh sangat panas dikaitkan dengan risiko kanker. Lantara peneliti menemukan suhu teh tidak jadi masalah yang harus dikhawatirkan.

Temuan ini membuktikan cangkir teh harian jadi salah satu kebiasaan untuk mencegah penyakit kronis, tidak peduli bagaimanapun cara menikmatinya.

Seperti diketahui manfaat minum teh karena adanya kandungan bahan kimia dalam tanaman tersebut, yang disebut polifenol dan flavonoid yang bisa menurunkan risiko peradangan.

Sedangkan polifenol yang umumnya disebut katekin punya efek antioksidan untuk tubuh, mengurangi stres dan mengurangi risiko penyakit.

baca juga

Teh hijau juga dikenal sehat karena mengandung polifenol, tapi teh hitam disebut daunnya memiliki lebih banyak oksigen karena warnanya yang lebih gelap.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Atasi Insomnia dengan Lakukan 4 Cara Ini, Salah Satunya Minum Jus Kersen

Atasi Insomnia dengan Lakukan 4 Cara Ini, Salah Satunya Minum Jus Kersen

Health | Minggu, 28 Agustus 2022 | 12:05 WIB

Beat the Heat, 5 Teh Jepang untuk Membantu Mengatasi Gerah di Musim Panas

Beat the Heat, 5 Teh Jepang untuk Membantu Mengatasi Gerah di Musim Panas

Your Say | Minggu, 28 Agustus 2022 | 13:00 WIB

Buat yang Punya Masalah Jerawat Punggung, Ini 5 Cara Mengatasinya

Buat yang Punya Masalah Jerawat Punggung, Ini 5 Cara Mengatasinya

Mamagini | Jum'at, 26 Agustus 2022 | 23:08 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×