Bayi 18 Bulan Meninggal karena Kelaparan, Ini Lho Dampak Mengerikan Anak Kekurangan Gizi!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Rabu, 31 Agustus 2022 | 10:37 WIB
Bayi 18 Bulan Meninggal karena Kelaparan, Ini Lho Dampak Mengerikan Anak Kekurangan Gizi!
Ilustrasi bayi (Unsplash/Aditya Romansa)

Suara.com - Seorang bayi 18 bulan meninggal dunia karena kelaparan. Semasa hidupnya, sang ibu hanya memberinya makan buah dan sayuran mentah, selain ASI.

Karena meninggalnya si bayi akibat kelaparan, ibunya yang bernama Sheila O'Leary dijatuhi hukuman penjara seumur hidup.

Berdasarkan laporan polisi yang dilansir dari New York Post, bayi 18 bulan yang meninggal dunia akibat kelaparan itu memiliki berat 7 kg setara dengan bayi usia 7 bulan.

Hasil otopsi juga mengungkapkan bahwa bayi bernama Ezra O'Leary itu meninggal dunia karena komplikasi kekurangan gizi atau malnutrisi.

"Anak ini tidak makan. Dia mati kelaparan selam 18 bulan," kata Francine Donnorummo, kepala unit korban khusus di Kantor Kejaksaan Negeri Lee County.

Ilustrasi bayi kelaparan (Pexels/Rene Amussen)
Ilustrasi bayi kelaparan (Pexels/Rene Amussen)

Dilansir dari Reliefweb, malnutrisi atau kekurangan gizi sangat membahayakan kehidupan dan masa depan anak-anak.

Malnutrisi bisa menyebabkan marasmus, yang merupakan bentuk malnutrisi parah. Marasmus adalah kekurangan protein dan asupan energi secara keseluruhan. Orang dengan marasmus akan memiliki sedikit otot atau lemak di tubuhnya.

Anak-anak yang mengalami kekurangan gizi harus mendapatkan perawatan tepat waktu untuk menyelamatkan nyawanya. Karena, malnutrisi yang tidak diobati dengan benar bisa menyebabkan kematian, pertumbuhan tertunda dan gangguan perkembangan otak pada anak.

Gangguan perkembangan otak ini bisa berdampak pada kapasitasnya untuk belajar dan kinerja sekolah, serta partisipasinya dalam lingkungan sosial.

baca juga

Anak-anak yang kekurangan gizi juga menjadi lebih rentan terhadap penyakit masa kanak-kanak, seperti diare dan infeksi saluran pernapasan akut dan dapat tumbuh bergantung pada perawatan kesehatan seumur hidup.

Dilansir dari Medical News Today, berikut ini beberapa gejala kekurangan gizi atau malnutrisi pada anak.

  1. Penurunan berat badan
  2. Kurangnya nafsu makan atau minat pada makanan atau minuman
  3. Kelelahan dan lekas marah
  4. Ketidakmampuan untuk berkonsentrasi
  5. Selalu merasa kedinginan
  6. Depresi
  7. Kehilangan lemak, massa otot, dan jaringan tubuh
  8. Berisiko sakit dan membutuhkan waktu lebih lama untuk sembuh
  9. Waktu penyembuhan luka lebih lama

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Takut Ketahuan Keluarga, Polisi Bongkar Pelaku R Buang Bayi di Tomang Akibat Hamil Diluar Nikah

Takut Ketahuan Keluarga, Polisi Bongkar Pelaku R Buang Bayi di Tomang Akibat Hamil Diluar Nikah

News | Selasa, 30 Agustus 2022 | 17:29 WIB

Miris! Diduga Dibuang, Jasad Bayi Ditemukan Dalam Kardus Mie Instan Di Tomang

Miris! Diduga Dibuang, Jasad Bayi Ditemukan Dalam Kardus Mie Instan Di Tomang

News | Selasa, 30 Agustus 2022 | 10:18 WIB

Gara-Gara Nama Mirip Bakteri, Bayi Belum Lahir Sudah Diejek Tantenya Sendiri

Gara-Gara Nama Mirip Bakteri, Bayi Belum Lahir Sudah Diejek Tantenya Sendiri

Lifestyle | Selasa, 30 Agustus 2022 | 09:23 WIB

Terkini

Bangkai KM Virgo Transport 8 Ganggu Jalur Pelayaran, Pemilik Diminta Percepat Salvage

Bangkai KM Virgo Transport 8 Ganggu Jalur Pelayaran, Pemilik Diminta Percepat Salvage

News | Selasa, 29 September 2026 | 15:01 WIB

Ugly Duckling Ms. Maeng Tayang Oktober, Ungkap Kekacauan di Balik CSAT

Ugly Duckling Ms. Maeng Tayang Oktober, Ungkap Kekacauan di Balik CSAT

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 15:00 WIB

Day Cream Facetology Apakah Ada SPF-nya? Cek Kandungan dan Peringatan Pemakaian

Day Cream Facetology Apakah Ada SPF-nya? Cek Kandungan dan Peringatan Pemakaian

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 14:55 WIB

Prediksi Pemain Timnas Indonesia vs Bangladesh Jika John Herdman Ubah Strategi

Prediksi Pemain Timnas Indonesia vs Bangladesh Jika John Herdman Ubah Strategi

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 14:54 WIB

Lowongan Minta Paket Lengkap, Gaji Paket Hemat: Ada Apa dengan Pasar Kerja?

Lowongan Minta Paket Lengkap, Gaji Paket Hemat: Ada Apa dengan Pasar Kerja?

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 14:50 WIB

Komite IV DPD RI Tuntaskan Uji Kelayakan dan Kepatutan Calon Anggota BPK RI

Komite IV DPD RI Tuntaskan Uji Kelayakan dan Kepatutan Calon Anggota BPK RI

News | Selasa, 29 September 2026 | 14:44 WIB

Rekam Jejak Yoseph Jhon Ferry, Pejabat Lapas Cibinong yang Kariernya Disorot DPR

Rekam Jejak Yoseph Jhon Ferry, Pejabat Lapas Cibinong yang Kariernya Disorot DPR

News | Selasa, 29 September 2026 | 14:43 WIB

Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi

Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi

News | Selasa, 29 September 2026 | 14:42 WIB

Pimpinan DPR Temui Perwakilan Buruh, 11 Tuntutan Bakal Dibawa ke Panja RUU Ketenagakerjaan

Pimpinan DPR Temui Perwakilan Buruh, 11 Tuntutan Bakal Dibawa ke Panja RUU Ketenagakerjaan

News | Selasa, 29 September 2026 | 14:37 WIB

Aksi Demo di DPR: Transjakarta Alihkan 8 Rute via Tol dan Setop Sementara Sejumlah Layanan

Aksi Demo di DPR: Transjakarta Alihkan 8 Rute via Tol dan Setop Sementara Sejumlah Layanan

News | Selasa, 29 September 2026 | 14:36 WIB

×