Pandemi Covid-19 Mulai Mereda, Masyarakat Kembali Berani Periksakan Diri ke RS

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Minggu, 04 September 2022 | 09:26 WIB
Pandemi Covid-19 Mulai Mereda, Masyarakat Kembali Berani Periksakan Diri ke RS
Ilusrasi konsultasi dokter. (Shutterstock)

Suara.com - Pandemi Covid-19 yang terjadi selama dua tahun belakangan sempat meluluh lantahkan fasilitas kesehatan. Banyak masyarakat yang enggan untuk mendapatkan perawatan di rumah sakit karena khawatir tertular virus corona.

Hal ini seperti juga yang terjadi di Siloam Hospitals. Selama tahun 2021, pandemi COVID-19 mencapai tingkat penularan tertinggi sehingga volume pasien menurun. Sejak tahun 2022 berjalan, dan seiring dengan menurunnya kasus Covid-19 di Indonesia, mulai banyak masyarakat yang kembali memeriksakan diri ke rumah sakit.

"Kami mengalami peningkatan volume pasien di dalam lingkungan operasional setelah pandemi. Jumlah pasien rawat inap pada 1H2022 tercatat sebanyak 106.939 pasien, meningkat 23,9 persen dibandingkan dengan 86.318 pasien pada 1H2021 dan dengan inpatient days sebanyak 367.928 hari," ujar Presiden Direktur Siloam, Darjoto Setyawan, dalam keterangannya, baru-baru ini.

Ilustrasi rumah sakit. [Shutterstock]
Ilustrasi rumah sakit. [Shutterstock]

Adapun dalam merawat pasien rawat inap, Darjato mengatakan bahwa pihaknya telah merawat lebih dari 1,4 juta pasien rawat jalan pada 1H2022, meningkat 24,4 persen dibandingkan dengan 1H2021. Jika dibandingkan dengan lingkungan operasional yang sama pada 1Q2022, jumlah Pasien Rawat Inap, Inpatient Days dan jumlah Pasien Rawat Jalan masing-masing meningkat 21,9 persen, 1,2 persen dan 20,7 persen.

"Siloam terus menunjukan arah pertumbuhan yang positif di dalam lingkungan operasional setelah pandemi. Setelah Covid-19 berada di belakang kami, manajemen dapat mengalihkan fokus mereka untuk menumbuhkan bisnis non-COVID Siloam. Kami terus berinvestasi terhadap kemampuan medis selama pandemi dan investasi ini telah
membuahkan hasil yang baik terhadap pencapaian operasional dan finanisal,"kata Darjato.

Ia juga menjelaskan bahwa ada sisi teknologi, perusahaan turut meningkatkan kapabilitas dan kemampuan platform digitalnya. Pada 1H2022, pasien yang diakuisisi dengan digital channels meningkat 158 persen dibandingkan dengan periode 1H2021 dan berkontribusi sekitar 14 persen dari total Pasien Rawat Jalan pada 1H2022. Aplikasi layanan kesehatan digital Siloam, MySiloam, terus mencatat pertumbuhan popularitas setelah masa pandemi.

Aplikasi ini telah diunduh lebih dari 890 ribu pengguna dan jumlah pengguna meningkat sebesar 23 persen pada 1H2022 dibandingkan dengan 1H2021 dengan rata-rata engagement rate lebih dari 78 persen. Siloam terus berinvestasi dalam kemampuan medis selama pandemi dan untuk masa depan.

"Saya sangat optimistis terhadap pencapaian kami di sepanjang tahun ini. Kami akan terus melayani lebih banyak pasien dan akan terus melanjutkan pertumbuhan kinerja finansial dan pada akhirnya meningkatkan nilai pemegang saham.” pungkas Presiden Direktur Siloam, Darjoto Setyawan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Layani Animo Masyarakat Tarakan, BIN Bakal Datangkan Ribuan Vaksin Dari Pusat

Layani Animo Masyarakat Tarakan, BIN Bakal Datangkan Ribuan Vaksin Dari Pusat

| Minggu, 04 September 2022 | 09:11 WIB

Geger Tiga Orang Meninggal Akibat Pneumonia Misterius, WHO Pantau Langsung

Geger Tiga Orang Meninggal Akibat Pneumonia Misterius, WHO Pantau Langsung

Health | Minggu, 04 September 2022 | 08:44 WIB

Waka Polda Jabar Tinjau Langsung Vaksinasi Covid-19 di Puskesmas Jatiluhur

Waka Polda Jabar Tinjau Langsung Vaksinasi Covid-19 di Puskesmas Jatiluhur

| Minggu, 04 September 2022 | 07:25 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB