Eka Hospital Tangani Skoliosis dengan Robot Navigasi

Fabiola Febrinastri

Senin, 19 September 2022 | 09:00 WIB
Eka Hospital Tangani Skoliosis dengan Robot Navigasi
Penanganan skoliosis di RS Eka Hospital. (Dok: Eka Hospital)

Suara.com - “Sepertinya ada yang aneh dengan cara berjalan anakku.” Ungkapan itu sering kali didengar dan dikeluhkan, kala orang tua atau bahkan pasien itu sendiri bertanya dan menceritakan pengalamannya kepada Dokter Spesialis Tulang.

Menurut Dr. dr. Luthfi Gatam, Sp.OT (K) Spine dari Eka Hospital BSD, skoliosis merupakan kondisi tulang belakang yang tidak normal, karena berbentuk melengkung seperti huruf C atau S.

“Biasanya skoliosis ditemukan pada usia pubertas, yaitu usia 10 sampai dengan 18 tahun, dan secara umum, kaum wanita lebih rentan mengidap skoliosis dibandingkan pria," ujarnya.

Penjelasan ini terkadang membawa dampak psikologis bagi pasien atau orang tua pasien pengidap skoliosis. Di benak mereka akan muncul pertanyaan selanjutnya, mengapa hal ini dapat terjadi?

Dokter Luthfi menuturkan, ada 4 faktor yang dapat menyebabkan skoliosis. Salah satunya adalah faktor yang tidak diketahui penyebabnya atau disebut sebagai Skoliosis Idiopatik, yang mana jenis skoliosis ini paling banyak diderita.

Lainlagi dengan kondisi yang disebabkan, karena kerusakan bantalan dan tulang belakang yang aus, seiring pertambahan usia yang disebut Skoliosis Degeneratif. Kondisi rusaknya jaringan saraf dan otot yang menyebabkan kelengkungan tulang belakang disebut dengan Skoliosis Neuromuscular, sedangkan Skoliosis Congenital terjadi karena pertumbuhan tulang belakang yang tidak normal ketika masih di dalam kandungan.

 “Tentunya ada beberapa gejala yang dapat dilihat, sehingga seseorang dapat didiagnosa mengidap skoliosis. Misalnya, apakah tubuh penderita condong ke satu sisi, salah satu bahu lebih tinggi, salah satu tulang belikat lebih menonjol, atau tinggi pinggang yang tidak rata,” tutur Dokter Luthfi.

Penyakit ini tidak dapat disembuhkan dengan sendirinya tanpa bantuan dokter spesialis tulang, karena dokter akan melakukan pengecekan lebih detail dan rinci dari gejala yang dialami oleh pasien serta pemeriksaan secara fisik seperti meminta pasien berdiri, membungkuk dan melihat seberapa tingkat keparahan postur tubuh yang tidak simetris.

“Selain itu, dokter akan memeriksa apakah ada otot dan saraf yang lemah, kaku, atau adanya refleks yang tidak normal," papar dokter yang berpraktik di Eka Hospital BSD ini.

baca juga

Melalui pemeriksaan fisik yang didukung oleh foto rontgen dan CT scan akan terlihat secara jelas lengkungan tulang belakang yang diderita.

Dokter Luthfi menjelaskan, seseorang yang mengidap skoliosis tingkat tinggi, yaitu lengkungan lebih dari 45 derajat dapat diobati dengan tindakan Operasi.

Pertanyaan lanjutan biasanya didengar oleh Dokter Luthfi, “Apakah operasi pada pengidap skoliosis berbahaya?”

“Operasi skoliosis adalah operasi besar pada tulang belakang dengan risiko kematian dan kelumpuhan. Namun dengan perkembangan teknologi saat ini, risiko kematian dan kelumpuhan tersebut dapat ditekan bahkan hingga mendekati 0 persen," jawabnya.

Saat ini, di Eka Hospital telah tersedia alat navigasi dan robotic spine yang berfungsi memandu dokter dalam memasukkan screw pada saat operasi. Akurasi navigasi dan robotik dalam memasukkan screw diklaim mencapai 99.9%.

Selain itu, alat navigasi dan robotik ini memungkinkan operasi skoliosis dengan teknik minimal invasif atau operasi dengan luka sayatan yang lebih kecil dan risiko pendarahan yang lebih sedikit, dengan harga Rp249 juta untuk setiap operasi skoliosis. Pembelian paket ini berlaku hingga Desember 2022, meski tindakan dilakukan di kemudian hari.

Dokter Luthfi menjelaskan lebih lanjut bahwa penyakit skoliosis dapat disembuhkan tergantung tingkat keparahan dan gejala yang dirasakan oleh penderita, sehingga penting untuk melakukan pengecekan sedari dini sehingga tindakan akan dilakukan secara cepat dan tepat. Hubungi dokter spesialis tulang bila Anda atau keluarga merasakan gejala skoliosis.

Sementara itu, drg. Rina Setiawati, selaku Chief Operating Officer (COO) Eka Hospital Grup juga menambahkan, Eka Hospital sebagai salah satu penyedia layanan kesehatan memiliki peran penting membantu masyarakat luas.

“Kami mengedepankan kesehatan pasien dalam pembuatan program ini, dan Eka Hospital Grup merasa memiliki kewajiban membantu pasien yang membutuhkan robot navigasi untuk segera melakukan tindakan operasi," paparnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Eka Hospital Beberkan Bahaya dan Cara Penanganan Aritmia, Si Penyebab Henti Jantung

Eka Hospital Beberkan Bahaya dan Cara Penanganan Aritmia, Si Penyebab Henti Jantung

Jatim | Sabtu, 16 Juli 2022 | 08:26 WIB

Jelang Musim 2022-2023, Pemain Persija Lakukan Medical Check Up di Eka Hospital

Jelang Musim 2022-2023, Pemain Persija Lakukan Medical Check Up di Eka Hospital

Health | Selasa, 17 Mei 2022 | 12:55 WIB

Punya Skoliosis, Ini Cara Aurelie Moeremans Kurangi Masalah di Bagian Tulang Belakangnya

Punya Skoliosis, Ini Cara Aurelie Moeremans Kurangi Masalah di Bagian Tulang Belakangnya

Lifestyle | Kamis, 28 April 2022 | 02:15 WIB

Ini Pantangan dan Anjuran Setelah Mengalami Operasi Tulang Belakang

Ini Pantangan dan Anjuran Setelah Mengalami Operasi Tulang Belakang

Health | Selasa, 26 April 2022 | 18:33 WIB

Eka Hospital Wakafkan Alquran Bersama DWP Kementerian Kesehatan

Eka Hospital Wakafkan Alquran Bersama DWP Kementerian Kesehatan

News | Jum'at, 22 April 2022 | 14:26 WIB

Bulan Ramadhan, Eka Hospital dan Buya Syafii Maarif Wakafkan Ribuan Alquran

Bulan Ramadhan, Eka Hospital dan Buya Syafii Maarif Wakafkan Ribuan Alquran

News | Jum'at, 08 April 2022 | 11:38 WIB

Terkini

HUT ke-81 RI, BRI Perluas Dampak Ekonomi Lewat 8 Kontribusi bagi Negeri

HUT ke-81 RI, BRI Perluas Dampak Ekonomi Lewat 8 Kontribusi bagi Negeri

Bogor | Senin, 17 Agustus 2026 | 16:50 WIB

Wajah Berubah Jadi Kusam? Ini 6 Cara Memilih Shade Skin Tint yang Tidak Gampang Oksidasi

Wajah Berubah Jadi Kusam? Ini 6 Cara Memilih Shade Skin Tint yang Tidak Gampang Oksidasi

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 16:50 WIB

Pertanian RI Paling Produktif, Nomor Dua di Dunia

Pertanian RI Paling Produktif, Nomor Dua di Dunia

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 16:48 WIB

Dari UMKM hingga Pekerja Migran, Ini 8 Kontribusi BRI untuk Indonesia

Dari UMKM hingga Pekerja Migran, Ini 8 Kontribusi BRI untuk Indonesia

Surakarta | Senin, 17 Agustus 2026 | 16:44 WIB

Senin 17 Agustus, Korban Jiwa Gempa NTT Bertambah 68 Orang, 213 Terluka

Senin 17 Agustus, Korban Jiwa Gempa NTT Bertambah 68 Orang, 213 Terluka

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 16:41 WIB

Semarak HUT ke-81 RI, Ini 8 Kontribusi BRI dalam Mendorong Kemajuan Negeri

Semarak HUT ke-81 RI, Ini 8 Kontribusi BRI dalam Mendorong Kemajuan Negeri

Sulsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 16:40 WIB

SBY Minta Maaf Absen Upacara HUT ke-81 RI di Istana, Ungkap Alasan Jalani Check-Up di Mayo Clinic AS

SBY Minta Maaf Absen Upacara HUT ke-81 RI di Istana, Ungkap Alasan Jalani Check-Up di Mayo Clinic AS

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 16:38 WIB

81 Tahun Indonesia Merdeka, BRI Perkuat Ekonomi Kerakyatan Lewat 8 Kontribusi Utama

81 Tahun Indonesia Merdeka, BRI Perkuat Ekonomi Kerakyatan Lewat 8 Kontribusi Utama

Sumut | Senin, 17 Agustus 2026 | 16:37 WIB

Rupiah Lagi Berotot di HUT RI, Bergerak di Level Rp17.798

Rupiah Lagi Berotot di HUT RI, Bergerak di Level Rp17.798

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 16:35 WIB

Rayakan 81 Tahun Kemerdekaan, BRI Hadirkan 8 Kontribusi untuk Ekonomi Indonesia

Rayakan 81 Tahun Kemerdekaan, BRI Hadirkan 8 Kontribusi untuk Ekonomi Indonesia

Kalbar | Senin, 17 Agustus 2026 | 16:34 WIB

×