Diduga Sebabkan Gangguan Ginjal Akut Misterius pada Anak, Apa Itu Parasetamol Serta Fungsi, Manfaat dan Efek Sampingnya?

Risna Halidi, Dinda Rachmawati

Rabu, 19 Oktober 2022 | 14:57 WIB
Diduga Sebabkan Gangguan Ginjal Akut Misterius pada Anak, Apa Itu Parasetamol Serta Fungsi, Manfaat dan Efek Sampingnya?
Ilustrasi obat sirup (Dok. Element Envato)

Suara.com - Munculnya ratusan kasus gangguan ginjal akut misterius pada anak-anak, membuat Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) merekomendasikan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk menghentikan penggunaan obat sirup parasetamol untuk si Kecil yang mengalami demam.

Pada siaran langsung Instagram IDAI, pada Selasa (18/10/2022), Ketua Umum Pengurus Pusat IDAI Piprim Basarah Yanuarso menyebut hal ini dilakukan sebagai bentuk mitigasi atau kewaspadaan dini.

Diketahui ada temuan kasus kematian puluhan anak di Gambia, Afrika yang diduga karena mengkonsumsi obat sirup yang terkontaminasi dietilen glikol (DEG) dan etilen glikol (EG).

Ilustrasi anak sakit kepala (pexels.com/Victoria Art)
Ilustrasi anak sakit (pexels.com/Victoria Art)

"Dugaan dari Gambia, Afrika, ada kandungan dietilen glikol dan etilen glikol pada sirup obat. Untuk kewaspadaan dini, kita hindari dulu obat sirup sambil diawasi ada tidaknya obat itu di Indonesia," jelasnya.

Rekomendasi ini perlu segera dilakukan, mengingat parasetamol kata dia, telah dijadikan sebagai obat instan yang digunakan banyak orangtua untuk penyembuhan penyakit umum seperti demam, batuk dan pilek pada anak di Indonesia.

Dilansir Hello Sehat, parasetamol adalah obat yang dapat digunakan untuk menurunkan demam dan mengobati rasa sakit dengan intensitas ringan hingga sedang.

Beberapa masalah yang dapat diatasi dengan konsumsi parasetamol termasuk sakit kepala, sakit gigi, keseleo, demam, dan gejala flu lainnya.

Mekanisme kerja obat parasetamol belum diketahui secara pasti. Namun kemungkinan besar, obat ini bekerja memblokir pembawa pesan kimia di otak yang memberi tahu rasa sakit dan mempengaruhi sinyal kimiawi di area otak yang mengatur suhu tubuh.

Biasanya, obat parasetamol akan memakan waktu selama satu jam setelah konsumsi untuk mulai bekerja. Efeknya dapat bertahan selama beberapa jam.

baca juga
Ilustrasi obat sirup (Dok. Element Envato)
Ilustrasi obat sirup (Dok. Element Envato)

Efek Samping Parasetamol
Obat parasetamol jarang menimbulkan efek samping. Namun bila ada, beberapa efek sampingnya dapat meliputi:

  1. Reaksi alergi pada orang-orang yang memiliki sensitivitas terhadap salah satu kandungan zat dalam obat, seperti ruam kulit dan pembengkakan
  2. Tekanan darah rendah
  3. Detak jantung lebih cepat
  4. Kelainan darah seperti jumlah sel darah putih yang terlalu rendah atau jumlah sel trombosit yang terlalu rendah
  5. Kerusakan hati dan ginjal bila Anda mengonsumsi paracetamol dalam dosis yang terlalu banyak

Aturan Dosis Paracetamol
Pastikan menggunakan parasetamol sesuai dengan anjuran dokter atau aturan yang tertera pada kemasan. Jangan mengurangi atau menambah dosis tanpa berkonsultasi terelbih dahulu. Overdosis parasetamol dapat menyebabkan efek samping yang serius untuk tubuh.

Demam

  • Dewasa: dua kapsul atau tablet 500 mg, diminum setiap 4-6 jam sekali, dosis maksimal per hari adalah 4000 mg.
  • Anak-anak 12 tahun ke atas: 325 mg-650 mg, diminum setiap 4-6 jam sekali atau 1000 mg setiap 6-8 jam sekali.
  • Anak-anak <12 tahun: sediaan sirup 120 mg-500 mg, diminum setiap 4-6 jam sekali, maksimal 4 dosis dalam sehari.
  • Bayi 1-2 bulan: sediaan drop sebanyak 30-60 mg, diminum setiap 8 jam sekali.

Nyeri

  • Dewasa: dua tablet 500 mg, diminum setiap 4-6 jam sekali, dosis maksimal per hari adalah 4000 mg.
  • Anak-anak di atas 12 tahun: 325-650 mg per dosis, diminum setiap 4-6 jam sekali.
  • Anak-anak <12 tahun: sediaan sirup 120 mg-500 mg, diminum setiap 4-6 jam sekali, maksimal 4 dosis dalam sehari.
  • Bayi 1-2 bulan: sediaan drop sebanyak 30-60 mg, diminum setiap 8 jam sekali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ada Senyawa Tertentu di Obat Pemicu Gangguan Ginjal Akut, Kemenkes Berhasil Menemukannya

Ada Senyawa Tertentu di Obat Pemicu Gangguan Ginjal Akut, Kemenkes Berhasil Menemukannya

Tantrum | Rabu, 19 Oktober 2022 | 14:46 WIB

BBPOM di Padang Belum Terima Intruksi Penarikan Obat Sirup di Pasaran

BBPOM di Padang Belum Terima Intruksi Penarikan Obat Sirup di Pasaran

Sumbar | Rabu, 19 Oktober 2022 | 14:27 WIB

Ratusan Anak Idap Gagal Ginjal Akut di Indonesia, BPOM Larang Peredaran Obat Batuk yang Mengandung Zat Ini

Ratusan Anak Idap Gagal Ginjal Akut di Indonesia, BPOM Larang Peredaran Obat Batuk yang Mengandung Zat Ini

Batam | Rabu, 19 Oktober 2022 | 14:15 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:46 WIB

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

×