Identitas Pelaku Penembakan Sekolah Katolik Filipina, Bapaknya Kerja di Bea Cukai

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 18 Agustus 2026 | 13:20 WIB
Identitas Pelaku Penembakan Sekolah Katolik Filipina, Bapaknya Kerja di Bea Cukai
Penembakan massal di SMA Ateneo de Zamboanga Filipina menewaskan empat orang dan melukai sembilan lainnya. (Nation)
baca 10 detik
  • Penembakan di sekolah menengah Ateneo de Zamboanga Filipina menewaskan empat orang dan melukai sembilan korban.

  • Pelaku merupakan siswa senior yang membawa pistol serta senapan ke dalam ruang kelas.

  • Polisi dan tim investigasi masih mendalami motif serangan serta mengevaluasi celah keamanan sekolah.

Suara.com - Pelaku penembakan di sekolah katolik Filipina, Ateneo de Zamboanga di Kota Zamboanga, Filipina Selatan teridentifikasi sebagai pelajar sekolah itu juga. Ayahnya bekerja di Bea Cukai kota yang sama.

Kejadian penembakan ini menewaskan 4 orang dan melukai 9 lainnya pada Selasa pagi. Aksi nekat yang dilakukan seorang siswa senior ini menjadi insiden kekerasan bersenjata paling mematikan di lingkungan sekolah swasta Katolik tersebut.

Penyelidikan awal mengindikasikan kelalaian sistem keamanan kampus sehingga pelaku berhasil lolos membawa dua jenis senjata api aktif ke dalam ruang kelas.

Empat orang tewas dan sembilan luka akibat penembakan di SMA Ateneo de Zamboanga Filipina. (Anadolu)
Empat orang tewas dan sembilan luka akibat penembakan di SMA Ateneo de Zamboanga Filipina. (Anadolu)

Biadabnya, penembakan massal ini meletus secara mendadak hanya beberapa saat sebelum aktivitas belajar-mengajar resmi dimulai.

Badan Penyelidikan Nasional (NBI) mengonfirmasi bahwa korban tewas terdiri dari dua siswa, dua petugas keamanan, termasuk terduga pelaku.

Sampai saat ini pihak berwenang belum merilis identitas resmi para korban demi kepentingan penyelidikan dan privasi keluarga.

Hasil pemeriksaan lapangan menunjukkan pelaku membawa pistol dan senapan serbu ke area kampus sebelum memuntahkan tembakan tanpa provokasi.

Wali Kota Zamboanga, Khymer Adan Olaso, mengonfirmasi status hubungan antara pelaku dan para korban di institusi pendidikan elit tersebut.

"Pelaku penembakan dan korbannya sama-sama berstatus sebagai siswa di sekolah swasta yang dikelola ordo Jesuit ini," ujar Wali Kota Khymer Adan Olaso, dikutip dari Anadolu, Selasa (18/8/2026).

baca juga

Video amatir yang beredar merekam kepanikan luar biasa ketika puluhan siswa berlarian keluar gedung saat suara dentuman senjata meletus.

Polisi mengidentifikasi pelaku sebagai siswa laki-laki kelas empat SMA yang beraksi seorang diri.

Informasi lokal menyebutkan ayah dari pelaku merupakan seorang pejabat aktif yang bertugas di Kantor Bea Cukai Kota Zamboanga.

Aparat kepolisian dan tim detektif masih bertahan di lokasi kejadian untuk membongkar motif utama di balik aksi keji ini.

Fokus investigasi saat ini tertuju pada celah pemeriksaan keamanan gerbang yang membuat senjata laras panjang bisa masuk ke lingkungan sekolah.

Peristiwa kekerasan bersenjata ini menjadi tamparan keras bagi regulasi pengawasan senjata api di wilayah Filipina Selatan.

Kasus penembakan di lembaga pendidikan tergolong sangat jarang terjadi di Filipina bila dibandingkan dengan negara-negara barat.

Pemerintah daerah bersama pihak yayasan sekolah kini menyiapkan layanan trauma healing bagi seluruh siswa yang menyaksikan tragedi berdarah tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Orang Tewas di Penembakan Siswa di Sekolah Katolik Filipina, 9 Orang Luka

4 Orang Tewas di Penembakan Siswa di Sekolah Katolik Filipina, 9 Orang Luka

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:59 WIB

Detik-detik Penembakan SMP Katolik Filipina, Siswa Bawa 2 Senjata dan Berondong Kelas

Detik-detik Penembakan SMP Katolik Filipina, Siswa Bawa 2 Senjata dan Berondong Kelas

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:17 WIB

2 Siswa Tewas dalam Penembakan SMP Katolik Filipina, Ditembak dan Bunuh Diri

2 Siswa Tewas dalam Penembakan SMP Katolik Filipina, Ditembak dan Bunuh Diri

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:45 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×