Jangan Takut Lagi Beli Obat Sirup! GP Farmasi Bagikan Tips Beli Obat yang Aman dan Bebas Cemaran

M. Reza Sulaiman, Dini Afrianti Efendi

Selasa, 20 Desember 2022 | 17:50 WIB
Jangan Takut Lagi Beli Obat Sirup! GP Farmasi Bagikan Tips Beli Obat yang Aman dan Bebas Cemaran
Ilustrasi Obat Sirup. (Suara.com/Yulita Futty)

Suara.com - Setelah kasus gagal ginjal akut anak, banyak masyarakat khawatir memberikan paracetamol atau obat penurun demam anak. Hasilnya Gabungan Perusahaan Farmasi Indonesia (GPFI) beri tips cara pilih obat sirup yang aman untuk anak.

Seperti diketahui, akibat cemaran etilen glikol (EG) dan dietilen glikol (DEG), Badan Pengawas Obat dan Makanan atau BPOM baru merilis 340 obat sirup yang aman dikonsumsi tapi masih banyak masyarakat yang bingung dan ragu.

Sehingga menurut Ketua Bidang Industri GP Farmasi Indonesia, Roy Lembong solusi terbaik bagi orangtua yang anaknya demam, baiknya beli obat di apotek dan toko obat resmi yang hanya menjual dan mengedarkan obat sirup yang aman.

"Pergilah ke apotek dan toko obat resmi, di sana tersedia yang sudah dirilis BPOM," jelas Roy dalam acara diskusi di Jakarta Selatan, Selasa (20/12/2022).

Gabungan Perusahaan Farmasi Indonesia (GPFI) beri tips cara pilih obat sirup yang aman untuk anak. (Fajar/Suara.com)
Gabungan Perusahaan Farmasi Indonesia (GPFI) beri tips cara pilih obat sirup yang aman untuk anak. (Fajar/Suara.com)

Menurut Roy, dalam situasi yang serba bingung di masyarakat untuk berikan obat sirup pada anak, maka hanya apotek dan toko obat berizin yang bisa dipastikan keamanannya dalam menjual obat yang baik untuk anak.

"Jadi jangan takut berobat, maka datang saja ke apotek dan toko obat resmi itu yang paling baik," jelas Roy.

Perlu diketahui, saat ini ada 2.400 item obat sirup yang harus diuji di Indonesia terkait bahan pelarut yang diduga tercemar DEG dan EG berlebihan, hingga menyebabkan gagal ginjal akut.

Dari ribuan obat itu baru 340 obat yang sudah diuji ulang dan dinyatakan aman oleh BPOM dan layak dikonsumsi.

Perlu diketahui, per 13 Desember 2022 tercatat sudah ada 324 kasus gagal ginjal akut, dengan 200 anak meninggal dunia.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anak Sakit Tapi Tak Boleh Minum Obat Sirup, Ini Tips Pertolongan Pertama dari Irish Bella

Anak Sakit Tapi Tak Boleh Minum Obat Sirup, Ini Tips Pertolongan Pertama dari Irish Bella

Lifestyle | Minggu, 04 Desember 2022 | 08:38 WIB

Boleh Ditiru Nih Moms, Cara Zaskia Adya Mecca Tangani Anak Sakit Saat Obat Sirup Dilarang Kemenkes

Boleh Ditiru Nih Moms, Cara Zaskia Adya Mecca Tangani Anak Sakit Saat Obat Sirup Dilarang Kemenkes

Lifestyle | Sabtu, 03 Desember 2022 | 09:09 WIB

Daerah Desak RUU POM untuk Segera Disahkan Pemerintah Pusat

Daerah Desak RUU POM untuk Segera Disahkan Pemerintah Pusat

News | Jum'at, 02 Desember 2022 | 11:30 WIB

Terkini

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:31 WIB

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 22:29 WIB

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 22:21 WIB

Ditanya Kegiatan Setelah Dicopot dari Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Sambil Ngelamun 'Kenapa Dipecat?'

Ditanya Kegiatan Setelah Dicopot dari Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Sambil Ngelamun 'Kenapa Dipecat?'

Video | Selasa, 15 September 2026 | 22:15 WIB

×