Mengenal Hiperseks, Kondisi Wanita di Jambi Tersangka Pencabulan 17 Anak

Ruth Meliana

Minggu, 12 Maret 2023 | 17:45 WIB
Mengenal Hiperseks, Kondisi Wanita di Jambi Tersangka Pencabulan 17 Anak
Ibu muda pelaku pelecehan seksual di Jambi (Ist)

Suara.com - Yunita Sari (25) tersangka pencabulan 17 anak di Jambi memiliki kelainan seksual yakni hiperseks. Yunita sendiri memberi pengakuan dirinya diperkosa oleh anak-anak di bawah umur.

Kenyataannya, Yunita ditahan setelah memaksa 10 anak laki-laki memegang payudaranya, serta mengajak mereka melakukan hubungan badan. Tak hanya laki-laki, ia juga menyasar 7 anak perempuan yang menjadi korban aksi cabulnya.

Yunita memaksa anak-anak perempuan itu untuk membesarkan payudara mereka dengan menggunakan pompa ASI. Tercatat, ia telah mencabuli 17 anak.

Sosoknya sendiri merupakan pemilik rental playstation di kediamannya di Jambi. Aksi lain yang dilakukannya yakni mengajak anak menonton video porno, menyaksikannya berhubungan intim bersama suami dengan cara mengintip di sebuah jendela di rumahnya.

Paksaan tersebut tidak berupa kekerasan, tetapi dengan rental Playstation. Hal ini juga didukung oleh pernyataan sang suami yang selalu diajak berhubungan badan setiap hari. Sontak, seluruh aksinya itu membuat Yunita diduga mengalami hiperseks.

Merujuk alodokter.com, hiperseks merupakan bentuk kelainan seksual. Penderita mengalami gairah, fantasi, kecanduan seksual yang sulit dikendalikan.

Gangguan ini berdampak pada kesehatan, kehidupan sehari-hari, pekerjaan, dan kehidupan sosial. Pada wanita, kondisi tersebut disebut nimfomania, sedangkan jika pria yakni satiriasis.

Hiperseks memiliki beragam tanda yang dapat menentukannya. Tanda tersebut seperti dorongan atau hasrat yang tak terbendung dalam hal seksual, memiliki pasangan lebih dari satu, sering berganti pasangan.

Tanda lainnya yakni mengonsumsi konten pornografi secara terus menerus, mempraktikkan hubungan seks yang tidak aman, sering menggunakan jasa pekerja seks komersial.

baca juga

Ditambah sering merangsang diri sendiri, sering melihat aktivitas seksual yang dilakukan orang lain, dan perbuatan seksual dijadikan pelarian masalah.

Apabila gejala tersebut berlangsung selama lebih dari 6 (enam) bulan, maka seseorang tersebut dapat dikatakan demikian. Penderita pun harus menjalani perawatan berupa terapi perilaku.

Perilaku tersebut dapat berupa kegiatan positif lain tanpa ada kaitannya dengan hubungan seksual. Para penderita harus dialihkan pikirannya dari hal yang berbau seksual. Perlahan, para penderita akan mampu menguasai pemikiran mereka.

Terapi perilaku ini dapat didampingi dengan obat-obatan yang diperlukan, dukungan dari orang sekitar, obat pereda cemas, obat anti depresan, dan lain sebagainya.

Berkaitan dengan kasus di atas, Yunita sebelumnya diduga mengalami gangguan kejiwaan. Namun setelah diperiksa di Rumah Sakit Jiwa Daerah Provinsi Jambi, Yunita tidak mengalami gangguan kejiwaan.

Kondisinya yang normal itu membuatnya dapat dimintai pertanggungjawaban atas dugaan pencabulan terhadap anak. Setelah adanya surat dari rumah sakit, terhadap Yunita pun diterbitkan surat penahanan.

Kontributor : Annisa Fianni Sisma

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Miris! Nasib Siswi SMP di Wonogiri: Diiming-imingi Uang dan Handphone, Malah Jadi Korban Pencabulan Guru SMK

Miris! Nasib Siswi SMP di Wonogiri: Diiming-imingi Uang dan Handphone, Malah Jadi Korban Pencabulan Guru SMK

Video | Minggu, 12 Maret 2023 | 10:30 WIB

Nasib Miris Siswi SMP di Wonogiri: Diiming-imingi Uang dan Handphone, Malah Jadi Korban Pencabulan Guru SMK

Nasib Miris Siswi SMP di Wonogiri: Diiming-imingi Uang dan Handphone, Malah Jadi Korban Pencabulan Guru SMK

Surakarta | Sabtu, 11 Maret 2023 | 21:11 WIB

Bejatnya Oknum Fotografer di Lampung Tega Cabuli 21 Siswi SD, Diberi Ruang Outdoor Minta Dalam Ruangan

Bejatnya Oknum Fotografer di Lampung Tega Cabuli 21 Siswi SD, Diberi Ruang Outdoor Minta Dalam Ruangan

Cianjur | Sabtu, 11 Maret 2023 | 08:04 WIB

Berhubungan Seks 8 Kali Sehari Seperti Millen Cyrus, Ini Dampaknya Menurut Dokter Boyke

Berhubungan Seks 8 Kali Sehari Seperti Millen Cyrus, Ini Dampaknya Menurut Dokter Boyke

Lifestyle | Jum'at, 10 Maret 2023 | 20:50 WIB

Pria di Asahan Sumut Cabuli Tiga Anak Tiri di Bawah Umur Ditangkap

Pria di Asahan Sumut Cabuli Tiga Anak Tiri di Bawah Umur Ditangkap

Sumut | Jum'at, 10 Maret 2023 | 01:02 WIB

Terdakwa Pencabulan 9 Anak Divonis Hukuman Mati

Terdakwa Pencabulan 9 Anak Divonis Hukuman Mati

Sumbar | Kamis, 09 Maret 2023 | 14:01 WIB

Terkini

Ulasan Film Sunshine, Bedah Isu Aborsi dan Kriminalisasi Reproduksi

Ulasan Film Sunshine, Bedah Isu Aborsi dan Kriminalisasi Reproduksi

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 20:22 WIB

PT Pupuk Indonesia Revitalisasi 8 Pabrik untuk Perkuat Ketahanan Pangan

PT Pupuk Indonesia Revitalisasi 8 Pabrik untuk Perkuat Ketahanan Pangan

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 20:20 WIB

Jamal Mirdad Rilis Lagu Nasi Hangat, Bawa Pesan tentang Gizi dan Masa Depan Anak Indonesia

Jamal Mirdad Rilis Lagu Nasi Hangat, Bawa Pesan tentang Gizi dan Masa Depan Anak Indonesia

Entertainment | Selasa, 06 Oktober 2026 | 20:14 WIB

308,87 Hektare Lahan di Sumut Terdampak Karhutla

308,87 Hektare Lahan di Sumut Terdampak Karhutla

Sumut | Selasa, 06 Oktober 2026 | 20:11 WIB

Sabun Kojie San Apakah Bisa untuk Wajah? Ini Penjelasan Sesuai Klaim

Sabun Kojie San Apakah Bisa untuk Wajah? Ini Penjelasan Sesuai Klaim

Lifestyle | Selasa, 06 Oktober 2026 | 20:10 WIB

Usai Gebrak Asian Games 2026, Menpora Apresiasi Padel Kini Punya Liga Resmi

Usai Gebrak Asian Games 2026, Menpora Apresiasi Padel Kini Punya Liga Resmi

Sport | Selasa, 06 Oktober 2026 | 20:02 WIB

Gubsu Bobby Nasution Gandeng Kejati Sumut Cegah Penyimpangan Anggaran Sekolah

Gubsu Bobby Nasution Gandeng Kejati Sumut Cegah Penyimpangan Anggaran Sekolah

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 20:01 WIB

Udara Natuna Memburuk Imbas Asap Karhutla

Udara Natuna Memburuk Imbas Asap Karhutla

Riau | Selasa, 06 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Kemenangan Skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026, Presiden Prabowo Puji Semangat Mereka

Kemenangan Skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026, Presiden Prabowo Puji Semangat Mereka

Video | Selasa, 06 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Prabowo Ultimatum Koruptor: Bertobat dan Kembalikan Uang, atau Tunggu Waktunya!

Prabowo Ultimatum Koruptor: Bertobat dan Kembalikan Uang, atau Tunggu Waktunya!

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 19:54 WIB

×