IDAI Ungkap Situasi Genting TBC Anak, Makin Banyak Jadi Korban?

Bimo Aria Fundrika

Selasa, 21 Maret 2023 | 08:43 WIB
IDAI Ungkap Situasi Genting TBC Anak, Makin Banyak Jadi Korban?
Ilustrasi infeksi bakteri tuberkulosis. [Shuttertsock]

Suara.com - Tuberkulosis atau TBC menjadi salah satu penyakit yang harus diwaspadai. World Health Organization (WHO) melaporkan bahwa pada tahun 2021, Indonesia menempati posisi kedua sebagai negara dengan penyakit TBC terbanyak di dunia.

Estimasi kasus TB pada anak di tahun 2022 diperkirakan mencetak angka 88.927, naik dua kali lipat dari tahun sebelumnya yakni 42.187 kasus.

TBC merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri mikobakterium tuberkulosis yang berakibat terciptanya flek terutama pada paru-paru dan bisa menyebar ke organ lain seperti otak, tulang. 

Ilustrasi konsep tuberkulosis (freepik.com/vectorjuice)
Ilustrasi konsep tuberkulosis (freepik.com/vectorjuice)

TBC tidak hanya menyerang organ paru, melainkan bisa juga berdampak pada organ tubuh lainnya. Maka dari itu ada yang disebut TBC Paru dan TBC Ekstraparu.

"Penularannya sama dengan Covid-19 ya melalui percikan air ludah. Sehingga orang yang ada di sekitarnya (pasien) ini akan berisiko tinggi terkena sakit TBC," ujar Dr Rina Triasihm M.Med (Pead), PhD, SpA(K) selaku Ketua UKK Respirologi Ikatan Dokter Anak Indonesia  saat memaparkan materi "Tuberkulosis Anak: Penting & Genting!" pada acara Media Briefing Pekan Tuberkulosis yang dilangsungkan pada 20 Maret 2023.

Dokter Rina menegaskan situasi genting TBC anak yang perlu perhatian khusus. Selama ini, TBC pada anak bukan prioritas dan dianggap tidak menular. Kenyataannya, anak-anak bukan sebagai penular melainkan sebagai korban yang tertular.

“Jadi banyak pasien-pasien TBC di luar sana, anak usia muda dengan daya tahan tubuhnya yang masih rendah ini berisiko tinggi mengalami TBC yang berat. Dan karena risiko mereka yang terkena di usia muda, berisiko juga untuk kematian,” jelasnya.

Sementara itu TBC pada remaja cenderung memiliki tipe TBC seperti orang dewasa atau berisiko tinggi menularkannya pada orang di sekitarnya.

Hal yang menjadi perhatian dalam menanggulangi TBC adalah masih tingginya stigma masyarakat terhadap penyakit menular. Alhasil berdampak pada mental pasiennya untuk segan berobat dan memilih menyembunyikan penyakitnya tersebut.

baca juga

“Dengan mobilitasnya yang tinggi, dia sakit dan tidak diobati atau dia diobati tapi minum obatnya tidak teratur maka dia berisiko sebagai sumber penularan untuk teman-temannya mau pun kalangan lain,” tambah dr. Rina.

Pencegahan TBC

TBC bisa dicegah dengan cara memberikan vaksin BCG bagi bayi usia 0-3 bulan dan obat pencegahan TBC bagi anak atau remaja yang kontak erat dengan pasien TBC.

“Ada prioritasnya, mereka yang infeksi laten. Jadi pastikan dulu yang kontak erat itu tidak sakit TBC kemudian kita lihat kalau mereka infeksi laten maka mereka berhak mendapatkan obat pencegahan TBC,” tutur dr Rina.

Obat pencegahan TBC ini pun disediakan gratis oleh pemerintah dan bisa dikonsumsi untuk 3 bulan atau 6 bulan.

Pasien TB aktif dapat menularkan pada 10-15 orang di sekelilingnya setiap tahun. Sehingga IDAI pun mengkampanyekan strategi penanggulangan TBC melalui cara TOSS, yakni Temukan TBC Obati Sampai Sembuh.

“Kalau dia diobati sampai sembuh, dia tidak akan menularkan pada orang-orang di sekitarnya. Baik pasien TB aktif mau pun yang terinfeksi TB termasuk anak-anak,” tutup dr Rina.

Shilvia Restu Dwicahyani

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kontroversi Masuk Sekolah Jam 5 Pagi, Ketua IDAI Sebut Nggak Sehat Buat Anak

Kontroversi Masuk Sekolah Jam 5 Pagi, Ketua IDAI Sebut Nggak Sehat Buat Anak

Health | Jum'at, 03 Maret 2023 | 07:22 WIB

Masih Ada Ibu yang Beri Obat Sirup Padahal Dilarang BPOM, Ini Tips dari Ketua IDAI

Masih Ada Ibu yang Beri Obat Sirup Padahal Dilarang BPOM, Ini Tips dari Ketua IDAI

Health | Rabu, 02 November 2022 | 21:02 WIB

Mengkhawatirkan! Kasus Gangguan Ginjal Akut Pada Anak di Bali Bertambah Jadi 18 Orang

Mengkhawatirkan! Kasus Gangguan Ginjal Akut Pada Anak di Bali Bertambah Jadi 18 Orang

News | Sabtu, 29 Oktober 2022 | 14:29 WIB

Terkini

Apakah Bekerja di Ruangan Indoor Harus Reapply Sunscreen? Ini Penjelasannya

Apakah Bekerja di Ruangan Indoor Harus Reapply Sunscreen? Ini Penjelasannya

Lifestyle | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:09 WIB

Beda Sikap Prabowo Usai Foto di HUT TNI: Salami SBY dan Komandan Upacara, tapi Tidak dengan Jokowi

Beda Sikap Prabowo Usai Foto di HUT TNI: Salami SBY dan Komandan Upacara, tapi Tidak dengan Jokowi

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:06 WIB

Papermoon Gelar Pesta Boneka #10 di Jogja, Hadirkan 193 Seniman dari 24 Negara

Papermoon Gelar Pesta Boneka #10 di Jogja, Hadirkan 193 Seniman dari 24 Negara

Jogja | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:05 WIB

Kemewahan Jeda: 10 Menit Tidak Produktif Bukan Berarti Membuang Waktu

Kemewahan Jeda: 10 Menit Tidak Produktif Bukan Berarti Membuang Waktu

Your Say | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Parfum EDP Marina Ada Apa Saja? Intip 3 Varian dan Karakter Wanginya

Parfum EDP Marina Ada Apa Saja? Intip 3 Varian dan Karakter Wanginya

Lifestyle | Senin, 05 Oktober 2026 | 12:59 WIB

Wacana Kuliah Gratis, DPR Ingatkan Jangan Sampai PTS Mati Suri

Wacana Kuliah Gratis, DPR Ingatkan Jangan Sampai PTS Mati Suri

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 12:58 WIB

Blunder Fatal PT Pos Indonesia, Bupati Gowa Duga Ada Sabotase di Balik Putusan MA

Blunder Fatal PT Pos Indonesia, Bupati Gowa Duga Ada Sabotase di Balik Putusan MA

Sulsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 12:56 WIB

Stok Diklaim Aman, Antrean BBM Disebut Karena Gangguan Distribusi Akibat El Nino

Stok Diklaim Aman, Antrean BBM Disebut Karena Gangguan Distribusi Akibat El Nino

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 12:54 WIB

Ramai di Media Sosial, Polisi Amankan DA Terkait Dugaan Pencabulan Anak di Kebayoran Baru

Ramai di Media Sosial, Polisi Amankan DA Terkait Dugaan Pencabulan Anak di Kebayoran Baru

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 12:53 WIB

Habis Disentil Arya Wedakarna, Billy Syahputra Mau Lempar Tinja ke Rumah Pejabat Edan

Habis Disentil Arya Wedakarna, Billy Syahputra Mau Lempar Tinja ke Rumah Pejabat Edan

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 12:52 WIB

×