Tuberkulosis Anak Melonjak Dua Kali Lipat, Waspadai Gejala dan Cari Tahu Pencegahannya

Bimo Aria Fundrika

Selasa, 21 Maret 2023 | 09:45 WIB
Tuberkulosis Anak Melonjak Dua Kali Lipat, Waspadai Gejala dan Cari Tahu Pencegahannya
Ilustrasi konsep tuberkulosis (freepik.com/vectorjuice)

Suara.com - Tuberkulosis atau TB merupakan penyakit menular yang harus diwaspadai karena bisa berisiko pada kematian. Berdasarkan catatan dari Kementerian Kesehatan, terdapat lonjakan kasus dua kali lipat pada TB anak di tahun 2022 menjadi 88.927 ribu kasus.

Angka tersebut tentunya menjadi peringatan agar penyakit TB khususnya pada anak segera mendapatkan perhatian agar tak semakin melonjak.

Pasalnya, menurut ketua UKK Respirologi IDAI dr Rina Triasih , tidak hanya di Indonesia tetapi juga secara global menganggap bahwa tuberkulosis pada anak tidak menular sehingga jarang disorot terkait pencegahannya. Belum lagi dengan stigma masyarakat yang masih tinggi terhadap tuberkolosis.

Ilustrasi infeksi bakteri tuberkulosis. [Shuttertsock]
Ilustrasi infeksi bakteri tuberkulosis. [Shuttertsock]

“TBC paru yang ringan pada anak itu sebenarnya risiko penularannya minimal,” ungkapnya pada media briefing Pekan Tuberkulosis, Senin (20/3/2023). 

Pencegahan TBC pada Anak

Pencegahan TBC pada anak yang pertama bisa dilakukan dengan cara menekan stigma terkait. Seringkali pasien TB mendapatkan diskriminasi seperti dikucilkan dari lingkungan.

Banyak pasien TB yang malu dengan penyakitnya dan berujung malas untuk berobat namun tetap melakukan berbagai aktivitas yang tanpa disengaja bisa menularkan pada orang di sekitarnya.

TB pada anak sejatinya karena tertular bukan menularkan, seperti yang disampaikan dokter Rina bahwa anak adalah korban dari pasien TB aktif.

“Jangan menstigmatisasi orang yang sakit TBC, anak yang sakit TBC, jangan dikucilkan. Karena mereka sudah sakit harus berobat banyak. Caranya dengan memberikan pemahaman yang betul terkait TBC. TBC memang menular tetapi dia bisa disembuhkan,” tegas dokter Rina.

baca juga

Pencegahan TB pada anak lainnya yakni dengan memberikan vaksin BCG saat berusia 0-3 bulan. Serta pemberian obat pencegahan TBC bagi anak yang kontak erat dengan pasien TBC.  

Penggunaan masker pun turut serta membantu pencegahan TB pada anak. Baik pasien TB mau pun bukan, sebaiknya selalu mengenakan masker.

Gejala TB pada Anak

Dokter Rina menuturkan terkait beberapa gejala TB paru yang bisa dijumpai pada anak. Seperti batuk dan demam dengan jangka waktu yang lama, anak menjadi lesu atau tidak seaktif biasanya serta adanya penurunan berat badan.

“Sifat khas dari TBC itu adalah gejala TBC itu sifatnya itu resistensi. Jadi gejalanya itu menetap walaupun dia sudah diberikan pengobatan yang dokternya mengira ini penyakit yang lain.”

Meski begitu, batuk yang lama pun tidak melulu pertanda TBC, tetapi bisa menjadi pertanda penyakit lainnya seperti asma dan bronkitis.

“Tidak selalu batuk lebih dari dua minggu itu adalah TBC. Tetapi kalau ada batuk yang lebih dari dua minggu sudah diberikan pengobatan tidak sembuh-sembuh juga, perlu kita pikirkan salah satu kemungkinannya adalah TBC,” jelas dokter Rina.

Sementara pada TB Ekstraparu tergantung dengan organ yang diserang. Jika pada otak, anak umumnya akan mengalami kejang, penurunan kesadaran dan demam lama. Apabila TB menyerang tulang belakang maka akan menunjukkan postur tubuh yang bengkok.

Dokter Rina pun menyampaikan kendala jika TB menyerang organ usus karena baru bisa ketahuan setelah jangka waktu yang lama sehingga penanganannya pun terlambat.

“TBC usus itu diagnosisnya sulit, kadang-kadang anak hanya mengeluh nyeri perut. Tapi biasanya baru akan ketahuan di waktu yang sudah agak terlambat. Jadi anak perutnya membesar, mungkin ada gangguan buang air besar menjadi tidak lancar atau justru diare,” jelas dr Rina.

Cara Pengobatan

Sejatinya penyakit menular ini bisa disembuhkan karena obatnya pun sudah tersedia. Asalkan pengobatan harus dijalani dengan teratur dan tuntas.

Bagi penderita TB paru minimal lama pengobatannya adalah 6 bulan. Sementara pasien TB ekstraparu ini pengobatannya lebih lama minimal 12 bulan.

Penting bagi pasien TB untuk teratur minum obat dan tuntas. Sebab jika berhenti di tengah jalan, bukan hanya bisa mengancam berbagai risiko komplikasi melainkan juga tubuh bisa menjadi resitensi atau kebal terhadap obat.

Shilvia Restu Dwicahyani

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Shireen Sungkar Ungkap Cara Unik Ajarkan Anak Puasa, Bagaimana Sih?

Shireen Sungkar Ungkap Cara Unik Ajarkan Anak Puasa, Bagaimana Sih?

Lifestyle | Selasa, 21 Maret 2023 | 09:40 WIB

IDAI Ungkap Situasi Genting TBC Anak, Makin Banyak Jadi Korban?

IDAI Ungkap Situasi Genting TBC Anak, Makin Banyak Jadi Korban?

Health | Selasa, 21 Maret 2023 | 08:43 WIB

Sepenggal Kisah dari Penjara Anak Seberang Kali Krukut

Sepenggal Kisah dari Penjara Anak Seberang Kali Krukut

News | Selasa, 21 Maret 2023 | 09:25 WIB

Terkini

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

News | Rabu, 04 November 2026 | 23:56 WIB

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Entertainment | Rabu, 04 November 2026 | 23:23 WIB

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Jabar | Rabu, 04 November 2026 | 22:37 WIB

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 22:16 WIB

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:15 WIB

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Health | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:32 WIB

×