Covid-19 Varian Archturus Melonjak di India, Ketua MPR Minta Perketat Pintu Masuk Negara

M. Reza Sulaiman, Dini Afrianti Efendi

Selasa, 11 April 2023 | 22:47 WIB
Covid-19 Varian Archturus Melonjak di India, Ketua MPR Minta Perketat Pintu Masuk Negara
Ilustrasi Covid-19 (Freepik.com/pikisuperstar)

Suara.com - Ketua MPR-RI Bambang Soesatyo meminta Kementerian Kesehatan (Kemenkes) lakukan kajian mendalam seputar beredarnya Covid-19 varian Archturus yang lebih rentan menyerang anak-anak. Terlebih jelang arus mudik dan pertama kali lebaran tanpa PPKM.

Archturus adalah virus SARS CoV 2 subvarian omicron XBB 1.16 yang kini tengah menyebar cepat di 22 negera dan memicu lonjakan kasus Covid-19 di India. Bahkan Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO tengah memantau ketat penyebaran varian tersebut di dunia.

Menurut Bambang Soesatyo, meski belum masuk ke Indonesia kajian mendalam sudah harus dilakukan, termasuk negara mana saja yang terkonfirmasi ditemukan varian Archturus, untuk melakukan monitoring.

"Melalui Kementerian Kesehatan bersama para pakar agar segera melakukan kajian mendalam terhadap varian Arcturus atau subvarian Omicron XBB 1.16. guna mengetahui lebih jelas karakteristik penularan, risiko hingga pencegahan yang harus dilakukan," ujar lelaki yang akrab disapa Bamsoet itu melalui keterangan yang diterima suara.com, Selasa (11/4/2023).

Ilustrasi virus (pixabay)
Ilustrasi virus (pixabay)

Meski kondisi Indonesia sudah memiliki kekebalan terhadap Covid-19 melalui penelitian sero survei, namun Bamsoet meminta pemerintah dan masyarakat tidak abai dan menganggap remeh varian Arcturus.

Apalagi masyarakat tengah dihadapkan pada musim mudik, dan pemerintah sudah menghapus PPKM pada 31 Desember 2022 silam sehingga tidak ada lagi pembatasan mobilitas saat bepergian ke daerah lain saat Hari Raya Idul Fitri mendatang.

Bamsoet juga meminta pemerintah mengerahkan upaya untuk mencegah masuknya varian tersebut ke Tanah Air, dengan cara memperkenalkan berbagai akses pintu masuk negara.

"Meminta pemerintah agar meningkatkan kewaspadaan, pangawasan serta pengetatan di pintu masuk negara, dan menjadikan kemunculan subvarian baru ini sebagai sinyal peringatan baru bagi dunia bahwa keberadaan Covid-19 masih terus berkembang dan bermutasi yang melahirkan subvarian baru," pungkas Bambsoet.

Sementara itu banyak isu yang beredar seputar varian Arcturus, selain lebih rentan menyerang anak-anak juga bisa menyerang orang dengan sistem kekebalan tubuh lebih rendah, seperti orang dengan komorbiditas sakit diabetes, hipertensi, HIV, dan penyakit jantung.

baca juga

Sebelumnya varian Arcturus disebut menyerang anak-anak terlontar dari pernyataan mantan Ketua Akademi Pediatri India dan seorang konsultan dokter anak di Rumah Sakit dan juga Pusat Penelitian Mangla Bijnor, Vipin M Vashishtha.

Ia menyebut, gejala teratas varian Arcturus masih didominasi demam tinggi, pilek, dan juga batuk yang banyak menyerang kalangan anaka-anak.

Sebelumnya, pakar juga memberikan peringatan agresifnya varian XBB. 1. 16. Varian Arcturus yang mempunyai pertumbuhan 140 persen lebih besar dibandingkan dengan XBB. 1. 5.

Pekan lalu pejabat WHO Maria Van Kerkhove menyebut bahwa subvarian tersebut sudah beredar selama beberapa bulan dan terlihat tidak menyebabkan penyakit yang lebih parah.

“Salah satu hal yang sangat kami khawatirkan adalah potensi bahwa virus berubah menjadi tidak hanya lebih menular, tetapi juga lebih parah, jadi kita harus tetap waspada,” kata Van Kerkhove dikutip Live Mint.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rentan Serang Anak-Anak, Ini 5 Fakta Mengenai Covid-19 Varian Arcturus yang Melonjak di India

Rentan Serang Anak-Anak, Ini 5 Fakta Mengenai Covid-19 Varian Arcturus yang Melonjak di India

Health | Selasa, 11 April 2023 | 16:45 WIB

Waspada! Diduga Penyebab Kasus Meningkat Pesat di India, Kenali Gejala Subvarian Covid-19 Arcturus

Waspada! Diduga Penyebab Kasus Meningkat Pesat di India, Kenali Gejala Subvarian Covid-19 Arcturus

Health | Selasa, 11 April 2023 | 16:50 WIB

China Bantah COVID-19 Berasal dari Pasar Huanan Wuhan, WHO Duga Data Sudah Dihapus

China Bantah COVID-19 Berasal dari Pasar Huanan Wuhan, WHO Duga Data Sudah Dihapus

News | Senin, 10 April 2023 | 10:48 WIB

Terkini

12 Ramalan Zodiak Hari Ini 6 Agustus 2026: Leo dan Libra Beruntung, Capricorn Waspada Konflik

12 Ramalan Zodiak Hari Ini 6 Agustus 2026: Leo dan Libra Beruntung, Capricorn Waspada Konflik

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 06:22 WIB

Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang

Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang

Foto | Kamis, 06 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

×