30 Persen Anak Indonesia Alami Lambat Tumbuh Kembang, Orangtua Mesti Lakukan Ini

Bimo Aria Fundrika

Selasa, 18 Juli 2023 | 09:40 WIB
30 Persen Anak Indonesia Alami Lambat Tumbuh Kembang, Orangtua Mesti Lakukan Ini

Suara.com - Tumbuh kembang anak dan remaja di satu negara punya arti penting dalam menjamin keberlanjutan negara itu sendiri di masa depan. Sayangnya, menjamin tumbuh kembang anak dan remaja dengan baik penuh dengan berbagai tantangan. 

“Usia dini (0-6 tahun) merupakan periode emas sekaligus masa kritis yang menentukan kualitas anak di masa remaja dan masa dewasanya. Pemenuhan kebutuhan anak di usia dini merupakan suatu kewajiban bersama yang harus dilakukan demi masa depan bangsa,” jelas Psikolog, Founder dan Managing Director Jakarta Child Development Center (JCDC), Nadia Emanuella Gideon, MPsi dalam keterangannya baru-baru ini. 

Berdasarkan data Ikatan Dokter Anak di Indonesia, tahun 2018 ada 5-10% anak Indonesia mengalami kelambatan tumbuh kembang dan di tahun 2022 meningkat menjadi 30%.

Ilustrasi stunting, tinggi badan anak. (Envato Elements)
Ilustrasi stunting, tinggi badan anak. (Envato Elements)

Untuk Kesehatan mental menurut data dari National Adolescent Mental Health tahun 2018 ada 6.1% remaja terdiagnosa dengan gangguan mental dan meningkat di tahun 2022 menjadi 28% atau 1 dari 3 remaja terdiagnosa dengan gangguan mental. 

Sebagai upaya pemenuhan hak anak dan perlindungan khusus anak, sejalan dengan salah satu visi dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA) yaitu pemenuhan hak anak dan perlindungan khusus anak, JCDC berupaya untuk menjadi partner yang terpercaya bagi para orang tua dan individu dalam menghadapi tantangan dalam pengasuhan, mengoptimalkan tumbuh kembang dan kesehatan mental serta pengembangan diri anak dan remaja.

“Kami bekerja dalam berbagai disiplin ilmu dengan transdisiplin (ini level tertinggi dari multidisiplin) karena trans berarti satu anak diobservasi praktisi dari berbagai disiplin ilmu dan secara customize kami membuat dan melakukan program untuk anak dan remaja tersebut dengan melibatkan orang tua dalam pembuatan dan pelaksanaan program sebagai tim untuk bekerjasama dalam mendorong anak dan remaja, keluarga, dan individu untuk mencapai potensi terbaiknya dalam kemampuan dan tumbuh kembang anak dan remaja sesuai prinsip DIR Floortime yang kami pegang teguh yaitu “Semua anak memiliki potensi menjadi anak hebat. Tugas kita semualah untuk menciptakan dunia yang terbaik agar potensi ini bisa berkembang”, jelas Nadia.   

Isu pendidikan keluarga dan kesehatan mental menjadi topik yang banyak diperbincangkan dalam beberapa waktu terakhir. Topik kesehatan mental sendiri juga menjadi penting dalam praktek pendidikan keluarga dan perkembangan anak dan remaja. Urgensi dari pendidikan keluarga terutama tumbuh kembang sesudah pandemi ini semakin terasa. Banyak anak yang lahir di masa pandemi dan sekarang sedang bertumbuh dan berkembang. 

Klinik tumbuh kembang anak dan remaja bisa menjadi sahabat orang tua yang ingin mendapatkan bantuan ahli agar pertumbuhan anak menjadi maksimal.

“Setiap anak dan remaja mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang berbeda-beda. Bahkan beberapa mungkin tidak dapat mencapai milestone atau mengalami gangguan dalam proses tumbuh kembangnya. Di sinilah klinik tumbuh kembang anak dan remaja hadir untuk menjadi solusi”, tambah Nadia.

baca juga

Klinik akan melakukan deteksi dini, diagnosis, dan intervensi terhadap anak dan remaja sesuai kebutuhannya, serta dapat memberikan edukasi yang tepat bagi orang tua.

“Mengajak anak ke klinik tumbuh kembang bukan berarti anak memiliki masalah kesehatan namun justru untuk memenuhi hak anak untuk dapat bertumbuh dan berkembang secara maksimal. Ini penting sekali untuk dipahami oleh orang tua,” jelas Nadia.

“JCDC akan memastikan kondisi perkembangan dan psikologis dengan pemeriksaan yang menyeluruh untuk setiap individu yang didampingi,”, jelas Nadia yang juga merupakan Expert Trainer Leader DIR Floortime, certified by ICDL International.  

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Hanya Pemeriksaan Tumbuh Kembang Anak, Posyandu Juga Bisa Edukasi Ibu Tentang Permasalahan Kulit yang Dialami Bayi

Bukan Hanya Pemeriksaan Tumbuh Kembang Anak, Posyandu Juga Bisa Edukasi Ibu Tentang Permasalahan Kulit yang Dialami Bayi

Health | Jum'at, 30 Juni 2023 | 10:10 WIB

Ogah Kehilangan Momen Tumbuh Kembang Anak, Chelsea Olivia dan Glenn Alinskie Masih Cuti dari Sinetron

Ogah Kehilangan Momen Tumbuh Kembang Anak, Chelsea Olivia dan Glenn Alinskie Masih Cuti dari Sinetron

Entertainment | Senin, 08 Mei 2023 | 17:55 WIB

Dibalik Suara Berisik Lato-lato, Mainan Ini Diyakini Berikan Dampak Baik Bagi Tumbuh Kembang Anak

Dibalik Suara Berisik Lato-lato, Mainan Ini Diyakini Berikan Dampak Baik Bagi Tumbuh Kembang Anak

Purwasuka | Selasa, 17 Januari 2023 | 19:51 WIB

Terkini

Solusi Cerdas di Balik Limbah MBG: Polinela Sulap Sisa Makanan Jadi Duit Lewat Magot

Solusi Cerdas di Balik Limbah MBG: Polinela Sulap Sisa Makanan Jadi Duit Lewat Magot

Lampung | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:17 WIB

Memahami Perbedaan Buku Nikah, Akta Nikah, dan Kartu Nikah

Memahami Perbedaan Buku Nikah, Akta Nikah, dan Kartu Nikah

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:10 WIB

Dituding Jadi Imam Mahdi dan Bawa Kabur Rp1,3 Miliar, Figar Siap Lawan di Jalur Hukum

Dituding Jadi Imam Mahdi dan Bawa Kabur Rp1,3 Miliar, Figar Siap Lawan di Jalur Hukum

Jatim | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:04 WIB

7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis

7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:01 WIB

Viral Guru AI IELTS Mengamuk, Benarkah Kecerdasan Buatan Mulai Punya Perasaan?

Viral Guru AI IELTS Mengamuk, Benarkah Kecerdasan Buatan Mulai Punya Perasaan?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:49 WIB

Duh! 53 Orang Bunuh Diri di DIY, Depresi Jeratan Pinjol hingga Faktor Ekonomi Jadi Pemicu

Duh! 53 Orang Bunuh Diri di DIY, Depresi Jeratan Pinjol hingga Faktor Ekonomi Jadi Pemicu

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:47 WIB

Bagaimana Langkah Mengurus Paspor yang Hilang atau Rusak Saat Sedang Berlibur di Luar Negeri?

Bagaimana Langkah Mengurus Paspor yang Hilang atau Rusak Saat Sedang Berlibur di Luar Negeri?

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:34 WIB

Menikmati Jogja Lewat Rasa dan Sejarah: Dari Kuliner Kampung hingga Meditasi Jiwa

Menikmati Jogja Lewat Rasa dan Sejarah: Dari Kuliner Kampung hingga Meditasi Jiwa

Jakarta | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:26 WIB

Soroti Tata Kelola Negara, Emak-Emak di Yogyakarta: Remuk!

Soroti Tata Kelola Negara, Emak-Emak di Yogyakarta: Remuk!

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:10 WIB

Bukan Soal Anti Asing, Ini Alasan Standar Halal Indonesia Bikin Negara Maju Ketar-ketir!

Bukan Soal Anti Asing, Ini Alasan Standar Halal Indonesia Bikin Negara Maju Ketar-ketir!

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:55 WIB

×