Saraf Kejepit dan Skoliosis Dapat Ditangani dengan Teknologi Robot, Ini Penjelasan Dokter Spesialis Rizki Gatam

Fabiola Febrinastri

Senin, 11 September 2023 | 19:05 WIB
Saraf Kejepit dan Skoliosis Dapat Ditangani dengan Teknologi Robot, Ini Penjelasan Dokter Spesialis Rizki Gatam
dr. Asrafi Rizki Gatam, Sp.OT (K) Spine dan penanganan saraf kejepit dan skoliosis berteknologi robot. (Dok: Istimewa)

Suara.com - Teknologi kedokteran di Indonesia semakin canggih dan maju. Ini terbukti dengan kedatangan robot operasi navigasi tulang belakang yang berasal dari Amerika Serikat dan hanya ada di Indonesia untuk wilayah se-Asia Tenggara.

Teknologi robot navigasi operasi ini digunakan untuk membantu dokter melakukan operasi saraf kejepit, skoliosis derajat ringan hingga kompleks, dan yang berhubungan dengan tulang belakang.

Salah satu dokter asal Indonesia yang memiliki lisensi operasi robotik untuk tulang belakang memiliki nama panjang dr. Asrafi Rizki Gatam, Sp.OT (K) Spine. Ia merupakan dokter spesialis tulang belakang, yang menuntaskan studi kedokteran subspesialisnya di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, yang dilanjutkan dengan pendidikan internasional di beberapa negara seperti, Singapura, Korea dan Jerman.

dr Rizki Gatam memiliki keahlian pada penanganan saraf kejepit atau HNP dan operasi skoliosis derajat ringan hingga kompleks.

Apa itu saraf kejepit atau HNP?

Saraf kejepit memiliki beragam penyebab, namun yang paling sering terjadi adalah kasus jepitan dari bantalan ruas tulang belakang, atau biasa disebut Hernia Nukleus Pulposus (HNP). Area yang biasanya terdampak adalah ruas tulang belakang bagian leher dan pinggang.

Ciri dan gejala penyakit saraf kejepit atau HNP sangat khas, yaitu adanya nyeri yang menjalar dari leher sampai ke tangan, terasa kebas, kesemutan, terasa terbakar, hingga sensasi kesetrum, yang sifatnya terus-menerus dan tidak hilang dalam jangka waktu yang panjang. Beberapa orang merasakan seperti gejala salah bantal, setiap hari.

Apabila saraf yang kejepit pada bagian pinggang, maka nyeri akan menjalar sampai paha, bahkan bisa sampai jari kaki terasa kebas, kesemutan, sulit berjalan hingga sering mengompol atau sulit menahan buang air kecil.

Dokter biasanya akan melihat sumber jepitan melalui MRI tulang belakang, dan apabila sudah menunjukkan keparahan, maka akan ditawarkan operasi saraf kejepit, baik melalui metode endoskopi ataupun robotik.

baca juga

“Biasanya, operasi menggunakan tekonologi robot navigasi tulang belakang ini disarankan untuk jenis saraf kejepit yang membutuhkan pemasangan implan atau bantalan artifisial, sedangkan untuk operasi skoliosis, robot navigasi operasi akan membantu saya mengarahkan penempatan implan atau screws secara akurat hingga 99%, dan tentunya menghindari terjadinya pendarahan maupun kelumpuhan, sehingga operasi skoliosis menjadi lebih aman,” jelas dr Rizki.

Dokter yang memiliki hobi menyelam dan kickboxing ini menjelaskan, tidak semua operasi saraf kejepit harus menggunakan teknologi robotik. Apabila saraf kejepit tergolong ringan, dapat ditangani dengan metode operasi endoskopi minim sayatan.

“Kita hanya melakukan sayatan selebar 0,8 cm, lalu kita masukan pipa sebesar sedotan untuk menjadi jalur ke bantalan tulang yang menjepit saraf. Metode ini disebut PELD, BESS dan efektif untuk saraf kejepit ringan hingga sedang, tanpa pemasangan bantalan disc artifisial implan. Tindakan operasi ini tergolong aman. Pasien tertua yang pernah saya operasi PELD berusia 92 tahun dan dapat beraktivitas ringan kembali, seperti berjalan 1-2 hari setelah operasi,” kata dokter yang berpraktik di Eka Hospital BSD, RS Premier Bintaro dan RSUP Fatmawati ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Elvy Sukaesih Alami Saraf Kejepit Imbas Naiknya Berat Badan hingga 70 Kg

Elvy Sukaesih Alami Saraf Kejepit Imbas Naiknya Berat Badan hingga 70 Kg

Video | Sabtu, 02 September 2023 | 08:00 WIB

Fuji Divonis Skoliosis Tak Bisa Gendong Gala Sky, Bisa Sembuh?

Fuji Divonis Skoliosis Tak Bisa Gendong Gala Sky, Bisa Sembuh?

Lifestyle | Kamis, 03 Agustus 2023 | 13:10 WIB

Kapan Penderita Skoliosis Mesti Dibawa ke Dokter?

Kapan Penderita Skoliosis Mesti Dibawa ke Dokter?

Health | Senin, 26 Juni 2023 | 14:57 WIB

Waspada Saraf Kejepit! Ini 5 Penyebab Sakit Leher dan Cara Mengatasinya

Waspada Saraf Kejepit! Ini 5 Penyebab Sakit Leher dan Cara Mengatasinya

Lifestyle | Selasa, 13 Juni 2023 | 17:00 WIB

Sering Sakit Punggung Usai Duduk Berjam-jam, Dokter Ungkap Manfaat Melakukan Rehabilitasi Medik

Sering Sakit Punggung Usai Duduk Berjam-jam, Dokter Ungkap Manfaat Melakukan Rehabilitasi Medik

Health | Selasa, 06 Juni 2023 | 08:35 WIB

Kondisi Ini Bikin Perempuan Lebih Rentan Terkena Saraf Kejepit, Bisa Sembuh Gak Ya?

Kondisi Ini Bikin Perempuan Lebih Rentan Terkena Saraf Kejepit, Bisa Sembuh Gak Ya?

Health | Senin, 13 Februari 2023 | 04:00 WIB

Terkini

Berapa Tahun AS Duduki Irak? Ini Kronologi dan Alasan Pasukan Paman Sam Akhirnya Angkat Kaki

Berapa Tahun AS Duduki Irak? Ini Kronologi dan Alasan Pasukan Paman Sam Akhirnya Angkat Kaki

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 10:59 WIB

20 Link Twibbon Hari Batik Nasional 2026 Gratis, Bisa Langsung Dipakai buat Status WA

20 Link Twibbon Hari Batik Nasional 2026 Gratis, Bisa Langsung Dipakai buat Status WA

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 10:58 WIB

Panja RUU Pemilu Resmi Dibentuk, Diisi 23 Anggota dari 8 Fraksi

Panja RUU Pemilu Resmi Dibentuk, Diisi 23 Anggota dari 8 Fraksi

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 10:51 WIB

Anak Susah Fokus? Ini 3 Rekomendasi Vitamin Otak di Apotek Beserta Harganya!

Anak Susah Fokus? Ini 3 Rekomendasi Vitamin Otak di Apotek Beserta Harganya!

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 10:51 WIB

Kronologis Ancaman Pembunuhan ke Pemain Timnas Indonesia Jelang Final FIFA ASEAN Cup 2026

Kronologis Ancaman Pembunuhan ke Pemain Timnas Indonesia Jelang Final FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 10:49 WIB

Kancil dan Gerimis di Lembah Ranting Kering

Kancil dan Gerimis di Lembah Ranting Kering

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 10:45 WIB

Bukan Mayoritas, Segini Porsi Kepemilikan Danantara Terhadap Saham BEI

Bukan Mayoritas, Segini Porsi Kepemilikan Danantara Terhadap Saham BEI

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 10:45 WIB

Bahlil Rangkap Jabatan, Pengamat Soroti Kejanggalan Struktur Birokrasi

Bahlil Rangkap Jabatan, Pengamat Soroti Kejanggalan Struktur Birokrasi

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 10:42 WIB

Agar Lebih Efisien, BUMN Mulai Ubah Tata Kelola Proses Bisnis

Agar Lebih Efisien, BUMN Mulai Ubah Tata Kelola Proses Bisnis

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 10:41 WIB

Kebiasaan Sebelum Tidur Ternyata Berpengaruh ke Otak, Ini yang Perlu Diperhatikan

Kebiasaan Sebelum Tidur Ternyata Berpengaruh ke Otak, Ini yang Perlu Diperhatikan

Health | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 10:39 WIB

×