Pasien Transplantasi Ginjal Tenyata Bisa Kembali Harus Cuci Darah Meski Sudah Sembuh, Kenapa Begitu?

Bimo Aria Fundrika, Fajar Ramadhan

Minggu, 17 September 2023 | 15:46 WIB
Pasien Transplantasi Ginjal Tenyata Bisa Kembali Harus Cuci Darah Meski Sudah Sembuh, Kenapa Begitu?
Ilustrasi transplantasi ginjal. (Shutterstock)

Suara.com - Bagi penderita gagal ginjal yang sudah parah, salah satu penanganan terbaik yang bisa dilakukan yakni melalui transplantasi. Dengan transplantasi, ini akan membuat penderita memiliki ginjal yang baru sehingga bisa kembali sehat.

Namun, tidak bisa dipungkiri kalau pasien transplantasi ginjal juga tetap harus menjaga gaya hidupnya usai operasi. Akan tetapi, pada kenyataannya banyak pasien transplantasi ginjal yang justru tidak menjalankan gaya hidupnya setelahnya.

Ketua Perhimpunan Transplantasi Indonesia, Dr, dr. Maruhum Bonar Hasiholan Marbun, SpPD-KGH., FINASIM mengatakan, hampir 60 persen pasien transplantasi ginjal di seluruh dunia justru tidak menjaga gaya hidup sehatnya.

Ilustrasi ginjal - fakta mengenai penyakit gagal ginjal misterius [freepik]
Ilustrasi ginjal - fakta mengenai penyakit gagal ginjal misterius [freepik]

“Karena pasien merasa stabil biasanya mereka pada abai dengan aturan yang dianjurkan dokter. Dan itu semua hampir seluruh dunia mengakui bahwa pasien itu karena merasa lebih sehat dari biasanya, akhirnya dia tidak teratur. Padahal obatnya harus kontrol keteraturannya,” ucap dr. Bonar dalam Seminar Awam Transplantasi Ginjal & Dialisis oleh KPCDI dan Etana, Minggu (17/9/2023).

Tidak hanya obat, dr. Bonar menjelaskan kalau pasien juga harus kontrol secara rutin usai operasi transplantasi. Jika hal tersebut tidak dilakukan, ini dapat memperburuk keadaannya kembali.

Berdasarkan keterangan dr. Bonar, jika pasien tidak konsumsi obat secara teratur dan menjaga gaya hidupnya, ini bisa sebabkan infeksi kembali. Selain itu, bisa juga terjadi rejeksi transplantasi, hingga penyakit-penyakit metabolik lainnya.

“Ya kalau nggak teratur, gagal lah. Bisa infeksi, bisa penolakan, bisa penyakit-penyakit yang metabolik yang tidak terkontrol itu muncul kembali,” jelas dr. Bonar.

Ketika kondisi pasien sudah sampai rejeksi transplantasi, hal ini bisa berdampak buruk. Jika kondisinya akut, pasien masih bisa diobati dengan obat-obatan. Namun, jika sudah kronik, ini akan lebih sulit. Pasien bisa harus cuci darah kembali, bahkan meninggal dunia.

“Ya kalau rejeksi, ada kan ada rejeksi itu kan ada 2, ada akut atau ada kronik. Kalau akut ya masih bisa kita obati, ada obat-obatannya. Tapi kalau kronik biasanya agak sulit, agak sulit di atasnya. Ya bukan meninggal aja ya, kembali lagi ke cuci darah,” sambungnya.

baca juga

Untuk itu, dr Bonar menyarankan, pasien yang sudah transplantasi ginjal harus bisa menjaga gaya hidupnya. Mereka juga harus bisa patuh dengan anjuran dokter. Dengan begitu, pasien bisa hidup sehat dan normal kembali. Bahkan, mereka juga bisa melakukan berbagai olahraga.

“Pasien biasanya stabil itu sekitar 3 sampai 1 tahun. Mereka juga boleh melakukan olahraga sesuai tahapannya. Berarti yang ringan-ringan dulu, tergantung usia dan kondisi juga,” pungkas dr. Bonar.

Sebab pentingnya hal tersebut, dr Bonar menjelaskan pentingnya menjaga kesehatan setelah proses transplantasi ginjal kepada para pasien dan keluarga dalam Seminar Awam Transplantasi Ginjal & Dialisis yang dibuat oleh KPCDI dan Etana.

Ia bersama dokter spesialis penyakit dalam, dr. Mirna Nurasri Praptini, Sp.PD, M.Epid, KGH, FINASIM menjelaskan mengenai transplantasi ginjal dan gagal ginjal, serta dialisi kepada para pasien dan keluarga.

Seminar yang dibuat ini juga difokuskan untuk memberikan edukasi dan pemahaman masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan ginjal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daftar 1.108 Obat Sirup Aman Gagal Ginjal Akut: Nyari 100 Persen Selesai Diperiksa!

Daftar 1.108 Obat Sirup Aman Gagal Ginjal Akut: Nyari 100 Persen Selesai Diperiksa!

Health | Kamis, 14 September 2023 | 08:54 WIB

Disetujui Jokowi, Pemerintah Tengah Godok Bantuan untuk Korban Gagal Ginjal

Disetujui Jokowi, Pemerintah Tengah Godok Bantuan untuk Korban Gagal Ginjal

News | Selasa, 12 September 2023 | 15:31 WIB

Dengan Metode ESWL, Batu Ginjal Langsung Pecah Tanpa Operasi: Bisa Pakai BPJS Kesehatan?

Dengan Metode ESWL, Batu Ginjal Langsung Pecah Tanpa Operasi: Bisa Pakai BPJS Kesehatan?

Health | Jum'at, 08 September 2023 | 09:59 WIB

Terkini

Polisi Tetapkan 10 Orang Tersangka Kasus Penyerangan di Humbahas

Polisi Tetapkan 10 Orang Tersangka Kasus Penyerangan di Humbahas

Sumut | Kamis, 24 September 2026 | 18:06 WIB

Ada Staf Terluka Saat Sidak Lapas Cibinong, Ombudsman Pilih Tak Tempuh Jalur Hukum

Ada Staf Terluka Saat Sidak Lapas Cibinong, Ombudsman Pilih Tak Tempuh Jalur Hukum

News | Kamis, 24 September 2026 | 18:03 WIB

Jalur KRL Bakal Diperpanjang hingga Cikampek dan Cigombong pada 2028

Jalur KRL Bakal Diperpanjang hingga Cikampek dan Cigombong pada 2028

News | Kamis, 24 September 2026 | 18:01 WIB

HUAWEI MatePad Air 2026: Tablet Tipis dengan Layar OLED 144Hz dan AI untuk Kerja Lebih Cerdas

HUAWEI MatePad Air 2026: Tablet Tipis dengan Layar OLED 144Hz dan AI untuk Kerja Lebih Cerdas

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 18:00 WIB

8 Anggota Komite Mundur Jelang Hari H, Tahapan Pemilihan Ketua PSSI Jateng Ditunda

8 Anggota Komite Mundur Jelang Hari H, Tahapan Pemilihan Ketua PSSI Jateng Ditunda

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 17:59 WIB

Simposium Khatulistiwa 2026 Refleksikan Etik Perawatan dalam Praktik Kuratorial Melalui Niti Rumat

Simposium Khatulistiwa 2026 Refleksikan Etik Perawatan dalam Praktik Kuratorial Melalui Niti Rumat

Jogja | Kamis, 24 September 2026 | 17:48 WIB

Mantan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Dituntut 5 Tahun Penjara

Mantan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Dituntut 5 Tahun Penjara

Foto | Kamis, 24 September 2026 | 17:47 WIB

Slow Dating: Tak Mau Terburu-buru atau Menghindari Hubungan Intens di Awal?

Slow Dating: Tak Mau Terburu-buru atau Menghindari Hubungan Intens di Awal?

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 17:45 WIB

Toyota Wisuda 76 Mahasiswa untuk Memperkuat SDM Industri Otomotif Nasional

Toyota Wisuda 76 Mahasiswa untuk Memperkuat SDM Industri Otomotif Nasional

Otomotif | Kamis, 24 September 2026 | 17:44 WIB

Pimpinan DPR Temui Massa Aksi Hari Tani, Kritik Soal UU Reforma Agraria Ditampung

Pimpinan DPR Temui Massa Aksi Hari Tani, Kritik Soal UU Reforma Agraria Ditampung

News | Kamis, 24 September 2026 | 17:43 WIB

×