Apa Itu Sindrom Nasi Goreng? Keracunan Makanan yang Dihangatkan Bikin Meninggal

Rifan Aditya

Selasa, 07 November 2023 | 22:12 WIB
Apa Itu Sindrom Nasi Goreng? Keracunan Makanan yang Dihangatkan Bikin Meninggal
apa itu sindrom nasi goreng (jcomp/Freepik)

Suara.com - Sindrom nasi goreng kembali viral di media sosial. Apa itu sindrom nasi goreng? Mengapa bisa menyebabkan kematian pada orang?

Kasus sindrom nasi goreng sebenarnya sudah terjadi pada tahun 2008 lalu, di mana seorang mahasiswa berusia 20 tahun makan spageti yang dihangatkan setelah ditaruh di dalam lemari es.

Namun, adakah sindrom nasi goreng benar-benar ada? Seperti apa gejalanya? Simak informasi berikut untuk jawabannya!

Apa itu sindrom nasi goreng?

Sindrom nasi goreng atau fried rice syndrome sebenarnya adalah masalah keracunan makanan yang umum terjadi akibat bakteri Bacillus cereus.

Sebuah laporan yang terbit di Clinical Microbiology tahun 2008 lalu telah menjelaskan bahwa kematian mahasiswa berusia 20 tahun usai makan spageti adalah karena adanya bakteri Bacillus cereus.

Makanan ini diduga merupakan spageti yang kembali dihangatkan setelah disimpan selama beberapa hari di lemari pendingan.

Penyebab sindrom nasi goreng

Kontaminasi bakteri Bacillus cereus memang bisa memicu masalah kesehatan yang cukup serius, terutama pada orang-orang dengan sistem kekebalan tubuh lemah.

baca juga

Umumnya, bakteri pada makanan memang bisa mati setelah dipanaskan. Namun, B cereus bisa membentuk sel yang mampu bertahan terhadap panas.

Itulah alasan mengapa memanaskan makanan tidak akan membuat Anda terhindar dari B cereus.

Gejala sindrom nasi goreng

Selain itu, B cereus juga diketahui bisa melepaskan dua jenis racun. Racun pertama bisa menyebabkan diare sementara lainnya adalah muntah-muntah.

Jenis racun pertama akan dilepaskan di usus kecil setelah mengonsumsi makanan yang terkontaminasi.

Sementara itu, jenis racun kedua bahkan dilepaskan makanan sebelum dikonsumsi. Racun ini paling banyak ditemukan pada makanan bertepung, termasuk nasi.

Tingkat toksisitas pada racun kedua bisa menyebabkan Anda mual dan muntah setelah 30 menit mengonsumsi makanan yang terkontaminasi.

Gejala tersebut mungkin mereda setelah 24 jam. Namun, dalam beberapa kasus, racun masih bisa bertahan dalam tubuh sehingga mengakibatkan kematian jika tidak ditangani.

Dengan berbagai risiko yang ada, maka hindari untuk terlalu lama membiarkan makanan. Usahakan untuk langsung menghabiskan makanan yang diolah atau simpan makanan sesuai dengan jenisnya.

Demikian informasi mengenai sindrom nasi goreng, semoga informasi ini bisa membuat Anda lebih berhati-hati saat mengolah dan menyimpan makanan.

Kontributor : Hillary Sekar Pawestri

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ferry Irawan Bebas dari Penjara, Venna Melinda Malah Jatuh Sakit Sampai Tangan Diinfus

Ferry Irawan Bebas dari Penjara, Venna Melinda Malah Jatuh Sakit Sampai Tangan Diinfus

Entertainment | Senin, 21 Agustus 2023 | 16:21 WIB

4 Tips Mengatasi Keracunan Makanan, Jangan Asal, Bisa Tambah Fatal!

4 Tips Mengatasi Keracunan Makanan, Jangan Asal, Bisa Tambah Fatal!

Health | Selasa, 25 Juli 2023 | 16:05 WIB

Sabrina Chairunnisa Keracunan Mie Ayam, Ini 5 Langkah Pertolongan Pertama yang Perlu Dipahami

Sabrina Chairunnisa Keracunan Mie Ayam, Ini 5 Langkah Pertolongan Pertama yang Perlu Dipahami

Lifestyle | Sabtu, 22 Juli 2023 | 20:05 WIB

Terkini

Suara Demokrasi Menggema Tanpa Merusak Fasilitas, Pramono Bersyukur Bundaran HI Tetap Aman

Suara Demokrasi Menggema Tanpa Merusak Fasilitas, Pramono Bersyukur Bundaran HI Tetap Aman

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:00 WIB

Wanderers: Perjalanan Panjang Manusia Menaklukkan Jarak dan Waktu

Wanderers: Perjalanan Panjang Manusia Menaklukkan Jarak dan Waktu

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:00 WIB

Bedah 18 Ribu Hektare Jalur Air, Skema Canggih BBWS Redam Banjir Kronis di Bandar Lampung

Bedah 18 Ribu Hektare Jalur Air, Skema Canggih BBWS Redam Banjir Kronis di Bandar Lampung

Lampung | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:56 WIB

4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi

4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi

Tekno | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:55 WIB

Tetsuya Chiba, Kreator Ashita no Joe, Meninggal Dunia pada Usia 87 Tahun

Tetsuya Chiba, Kreator Ashita no Joe, Meninggal Dunia pada Usia 87 Tahun

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:50 WIB

Cerita Penumpang Detik-detik Kecelakaan Kereta Cepat Spanyol hingga Tewaskan 68 Orang

Cerita Penumpang Detik-detik Kecelakaan Kereta Cepat Spanyol hingga Tewaskan 68 Orang

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:48 WIB

Setahun Tak Berfungsi, Eskalator Sky Bridge Stasiun Bojonggede Dikasih Karangan Bunga

Setahun Tak Berfungsi, Eskalator Sky Bridge Stasiun Bojonggede Dikasih Karangan Bunga

Foto | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:47 WIB

Gantikan Alan Ritchson, Keanu Reeves Bintangi Film Aksi Netflix Maelstrom

Gantikan Alan Ritchson, Keanu Reeves Bintangi Film Aksi Netflix Maelstrom

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:45 WIB

Perbedaan Gula, Stevia, dan Pemanis Buatan: Mana yang Paling Aman Dikonsumsi?

Perbedaan Gula, Stevia, dan Pemanis Buatan: Mana yang Paling Aman Dikonsumsi?

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:44 WIB

Bulog Tertibkan Penyaluran Beras SPHP, Bentuk Satgas Khusus & Perkuat Pengawasan Nasional

Bulog Tertibkan Penyaluran Beras SPHP, Bentuk Satgas Khusus & Perkuat Pengawasan Nasional

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:39 WIB

×