Akses Terbatas terhadap Radioterapi Ancam Penanganan Kanker di Indonesia

M. Reza Sulaiman

Rabu, 21 Februari 2024 | 08:43 WIB
Akses Terbatas terhadap Radioterapi Ancam Penanganan Kanker di Indonesia
Ilustrasi pengobatan kanker. (Shutterstock)

Suara.com - Kanker menjadi salah satu penyakit serius di Indonesia, dengan 396.914 kasus baru dan 234.511 kematian di tahun 2022. Di antara berbagai modalitas pengobatan, radioterapi memegang peran penting dalam memerangi penyakit ini. Ironisnya, akses terhadap alat radioterapi di Indonesia masih teramat terbatas, menghambat upaya penanggulangan kanker secara efektif.

Radioterapi merupakan terapi yang menggunakan radiasi berenergi tinggi untuk membunuh sel kanker. Sekitar 50% pasien kanker membutuhkan radioterapi dalam proses penyembuhannya, baik sebagai terapi kuratif maupun paliatif. Terapi ini dapat membantu mengendalikan pertumbuhan tumor, meredakan gejala kanker, dan meningkatkan peluang kesembuhan pasien.

Laman Cancer.org menulis akses terhadap alat radioterapi sangat penting bagi penanganan kanker karena radioterapi merupakan salah satu metode pengobatan kanker yang efektif dan umum digunakan. Dalam konteks ini, akses yang memadai terhadap alat radioterapi menjadi krusial dalam penanganan kanker di Indonesia.

Ilustrasi radioterapi. (Shutterstock)
Ilustrasi radioterapi. (Shutterstock)

Radioterapi, sebagai salah satu metode pengobatan kanker yang efektif, memainkan peran penting dalam memberikan opsi perawatan yang komprehensif. Dengan akses yang lebih baik, pasien dapat memperoleh perawatan lebih cepat dan lebih merata di seluruh wilayah, termasuk daerah terpencil.

Melihat urgensi pencegahan dan pengendalian kanker, perusahaan medis seperti PT Itama Ranoraya Tbk (“IRRA”) turut berperan penting dalam menyediakan solusi. IRRA berkomitmen untuk mendistribusikan Linear Accelerator (LINAC) ke beberapa rumah sakit swasta di Indonesia mulai Juni 2024. LINAC, sebagai alat radioterapi, memainkan peran vital dalam membantu menyediakan perawatan kanker yang lebih efektif.

Berdasarkan data Perhimpunan Dokter Hematologi Onkologi Medik Penyakit Dalam Indonesia (Perhompedin) pada 2020, jumlah alat radioterapi di Indonesia berupa LINAC hanya terdapat 55 unit dengan fokus penyebaran paling banyak di pulau Jawa dan Sumatera. Semantara itu, hanya terdapat masing-masing satu unit yang tersedia untuk Pulau Kalimatan dan Papua.

Dengan rencana ekspansi dan distribusi LINAC, IRRA berharap dapat mengatasi kesenjangan perawatan kanker di berbagai daerah. Hal ini akan membantu meningkatkan kesejahteraan pasien dan mengurangi dampak sosial-ekonomi yang mungkin dihadapi oleh pasien dan keluarganya.

Heru Firdausi Syarif, Presiden Direktur PT Itama Ranoraya Tbk, menekankan bahwa upaya mereka dalam menyediakan LINAC mencerminkan komitmen perusahaan dalam mendukung pemerintah dan sektor swasta dalam penanganan kanker di Indonesia. IRRA berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam mengoptimalkan pencegahan dan pengendalian kanker dengan menyediakan akses terhadap teknologi radioterapi yang mutakhir.

“Kami memahami peran krusial dari produk LINAC ini dalam pengobatan kanker. Oleh karena itu, dengan mengikuti tender atau pengadaan distribusi LINAC dari pemerintah nantinya, kami berharap dapat memberikan kebermanfaatan bagi lebih banyak orang untuk menekan angka kesenjangan perawatan kanker di Indonesia,” tutup Heru.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenapa Anak Bisa Kena Kanker? Dokter Bongkar Sebabnya

Kenapa Anak Bisa Kena Kanker? Dokter Bongkar Sebabnya

Health | Senin, 19 Februari 2024 | 14:55 WIB

Menkes Ingin Deteksi Dini Kanker Bisa Dilakukan di Puskesmas, Lebih Murah Meriah?

Menkes Ingin Deteksi Dini Kanker Bisa Dilakukan di Puskesmas, Lebih Murah Meriah?

Health | Senin, 19 Februari 2024 | 14:40 WIB

Kronologi Alice Norin Divonis Kanker Sarkoma, Sakit Perut di Bagian Bawah

Kronologi Alice Norin Divonis Kanker Sarkoma, Sakit Perut di Bagian Bawah

Your Say | Senin, 19 Februari 2024 | 10:47 WIB

Terkini

Ingatkan Warga NU, Maruf Amin: Jangan Rebutan Tambang, Hati-hati Terjerat

Ingatkan Warga NU, Maruf Amin: Jangan Rebutan Tambang, Hati-hati Terjerat

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:30 WIB

Kick Off Pembangunan Kantor Imigrasi, Upaya Imigrasi Sumut Dekatkan Layanan Publik

Kick Off Pembangunan Kantor Imigrasi, Upaya Imigrasi Sumut Dekatkan Layanan Publik

Sumut | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:24 WIB

4 Color Correcting Sunscreen SPF 50 Atasi Redness & Dark Spot saat Outdoor!

4 Color Correcting Sunscreen SPF 50 Atasi Redness & Dark Spot saat Outdoor!

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:20 WIB

Mobil Keluarga 7 Seater Murah Paling Nyaman Apa Saja? Ini Opsinya, Anti Mabuk Darat!

Mobil Keluarga 7 Seater Murah Paling Nyaman Apa Saja? Ini Opsinya, Anti Mabuk Darat!

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:18 WIB

Daftar Zodiak yang Dikenal Paling Red Flag dalam Percintaan, Kamu Termasuk?

Daftar Zodiak yang Dikenal Paling Red Flag dalam Percintaan, Kamu Termasuk?

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:15 WIB

Persib Bandung Matangkan Persiapan di Bali, Igor Tolic Jadikan Dua Laga Uji Coba sebagai Tolok Ukur

Persib Bandung Matangkan Persiapan di Bali, Igor Tolic Jadikan Dua Laga Uji Coba sebagai Tolok Ukur

Jabar | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:15 WIB

Gubsu Bobby Nasution Siapkan Rumah Produksi Kelapa di Nias Utara

Gubsu Bobby Nasution Siapkan Rumah Produksi Kelapa di Nias Utara

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:07 WIB

IHSG Melonjak 2,78% Sepekan, Transaksi Saham Tembus 39,95 Miliar Lembar

IHSG Melonjak 2,78% Sepekan, Transaksi Saham Tembus 39,95 Miliar Lembar

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:05 WIB

Ketok Palu Perubahan KUA-PPAS Rp7,99 Triliun: Menilik Peta Jalan Lampung Sejahtera di 2026

Ketok Palu Perubahan KUA-PPAS Rp7,99 Triliun: Menilik Peta Jalan Lampung Sejahtera di 2026

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:03 WIB

Soroti Era SBY dan Jokowi, Purbaya Sebut Mesin Ekonomi Indonesia Pincang Selama 20 Tahun

Soroti Era SBY dan Jokowi, Purbaya Sebut Mesin Ekonomi Indonesia Pincang Selama 20 Tahun

Video | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:00 WIB

×